Air Danau Diatas Keruh, Pakar Perikanan: Itu Bekas Letusan Gunung Berapi


Rabu, 27 Maret 2019 - 14:24:06 WIB
Air Danau Diatas Keruh, Pakar Perikanan: Itu Bekas Letusan Gunung Berapi Kondisi di Danau Diatas saat perubahan warna pada air dan berbau amis. IST

PADANG, HARIANHALUAN.COM--Terkait dengan fenomena berubah warnanya air Danau Diatas dan berbau amis, pakar perikanan dari Universitas Bung Hatta, Prof. Hafrizal Sandry mengatakan, keruh dan berbaunya air diduga disebabkan oleh belerang.

"Karena Danau Diatas merupakan bekas letusan gunung merapi. Ini gejala alam yang sebenarnya normal. Bisa jadi belerang ini karena cuaca atau karena gempa yang kemarin itu terjadi," katanya kepada Haluan, Selasa (26/3).

Baca Juga : Siman, Korban Terakhir Longsor Lokasi Tambang Emas Solok Selatan Ditemukan Jelang Magrib

Ia mengatakan, untuk hilangnya keruh dan bau amis hanya menunggu waktu sampai dengan belerang tersebut kembali mengendap.

"Biasanya dua sampai tiga bulan bisa kembali normal. Tapi, apabila cuaca sering hujan, ini bisa lebih cepat karena pergantian air bisa lebih cepat," ujarnya.

Baca Juga : Longsor Terjang Beberapa Wilayah di Bayang Pesisir Selatan Usai Diguyur Hujan

Hal serupa, katanya, juga pernah terjadi di danau singkarak. Dan saat ini sudah kembali normal. Untuk saat ini, katanya, pemerintah harus menghentikan pemakaian air danau di atas untuk minum.

"Saat ini memang hanya bisa menunggu. Terlalu susah untuk pembersihan manual, karena debit air dan luas danau di atas," sebutnya. (h/mg-mal)

Baca juga: Air-danau-diatas-keruh-dan-berbau-amis-warga-resah

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]