Atas Kemacetan, Pemko Padang Bakal Gunakan Perda Derek


Jumat, 29 Maret 2019 - 11:46:42 WIB
Atas Kemacetan, Pemko Padang Bakal Gunakan Perda Derek Dokumentasi Haluan

PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Padang telah menyediakan peraturan daerah (perda) derek untuk menertibkan masyarakat yang masih melakukan parkir sembarangan. Namun, perda tersebut belum bisa direalisasikan karena peraturan wali kota (perwako) sebagai penunjangnya masih dalam tahap pembahasan 

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Kota Padang, Dian Fakri di Media Center Diskominfo Kota Padang, kemarin. Ia meNgatakan, saat ini pihaknya sedang gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait adanya perda derek ini.

Baca Juga : Walikota Padang Hendri Septa Terima 500 Paket Sembako bagi Petugas DLH dari BNI Wilayah 02 Sumbar Riau Kepri

"Dalam perwako ini nantinya, katanya, akan ada mekanisme maupun tatacara dalam melakukan penindakan terhadap kendaraan yang parkir sembarangan," katanya.

Kendaraan yang kena derek, katanya, nantinya biaya penderekan tersebut akan ditanggung oleh pemilik kendaraan.  Sementara untuk sanksi tilang terhadap kendaraan yang kena derek tetap akan dilakukan oleh pihak kepolisian. Dalam Perda Derek tersebut, pengendara yang melanggar harus membayar denda atau retribusi sebesar Rp500 untuk kendaraan besar seperti truk. Sedangkan kendaraan kecil seperi mobil pribadi dikenakan denda sebesar Rp350 ribu,” sebutnya.

Baca Juga : Bangun Industri CPO dan Turunannya di Kota Padang, Hendri Septa Tinjau PT Padang Raya Cakrawala

"Uang denda bukan menjadi tujuan utama dari Dishub untuk pemasukan kas daerah, tetapi bagaimana arus lalu lintas menjadi lancar di Kota Padang. Lalu membentuk warga Kota Padang yang tertib berlalu lalu lintas," katanya

Tahun ini, katanya, Kota Padang bakal memiliki satu unit mobil derek. Pengadaan mobil derek tersebut masih dalam proses, diperkirakan teralisasi pada September mendatang.

Baca Juga : Meski Pandemi, Pasar Pabukoan di Padang Tetap Ramai Pembeli

“Mobil derek tersebut sudah lama direncanakan, tujuannya untuk membuat efek jera si pengguna kendaraan yang suka parkir disembarangan tempat. Seperti di kawasan Jalan Perintis Kemerdekaan, Jalan Khatib Sulaiman, Sawahan dan titik-titik lainnya,” katanya.

Dikatakannya, pengadaan mobil derek ini untuk menindaklanjuti Perda Nomor 4 tahun 2013 tentang lalu lintas, dan Perda Nomor 09 tahun 2018 tentang Retribusi Derek.  

Baca Juga : Pesantren Ramadan Digelar, Pemko Padang Siapkan Pengawasan Berlapis

“Kita juga akan membentuk tim bersama pihak kepolisian dalam melakukan penderekkan kendaraan-kendaraan (roda empat-red) yang parkir disembarangan tempat dan lokasi-lokasi yang dilarang,” jelasnya.  

Ia mengatakan, kendaraan-kendaraan yang diderek tersebut, akan ditarik ke penampungan yakni, Terminal Koto Lalang, Bandar Buat, Kecamatan Lubuk Kilangan, dan Eks kantor Dinas Kesehatan Kota (DKK) Padang, di jalan Diponegoro. (h/mg-mal)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]