Kabar Surat Suara Tercoblos. Bawaslu: Bukan Hoaks


Kamis, 11 April 2019 - 23:23:50 WIB
Kabar Surat Suara Tercoblos. Bawaslu: Bukan Hoaks video yang beredar di Facebook menunjukkan adanya satu ruangan berisi kantong-kantong plastik terisi penuh surat suara yang sudah tercoblos. Facebook

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM-Kabar temuan surat suara yang sudah tercoblos pada gambar paslon capres-cawapres 01 dan  surat suara pileg yang telah tercoblos untuk caleg DPR dari Partai Nasdem, hampir dapat dipastikan bukan kabar hoaks.

Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Fritz Edward Siregar dikutip  republika bahkan  menyatakan, temuan boks berisi surat suara dan surat suara yang tercoblos di Malaysia benar dan bukan informasi hoaks. 

"Benar (temuan itu). Panwaslu Kuala Lumpur sebagai penemu dan kami well informed," ujar Fritz  kepada wartawanKamis (11/4).

Demikian pula  Anggota Bawaslu Rahmat Bagja  yang menegaskan, video surat suara tercoblos di Selangor, Malaysia itu bukan berita bohong. 
"Kejadian ini ditemukan oleh petugas Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kuala Lumpur. "Dari perbincangan yang ada ini bukan hoaks," kata Bagja.

Atas kejadian itu,  Bawaslu  meminta proses pemungutan suara Pemilu 2019 di Malaysia dihentikan sementara. 

Sebelumnya, beredar informasi adanya paket berisi surat suara dan surat suara yang telah tercoblos di Selangor, Malaysia. Informasi ini ditemukan oleh pengawas pemilu di Malaysia.

Selain itu, ada pula informasi yang beredar di video. Dalam video tersebut terungkap ada temuan surat suara yang sudah tercoblos pada gambar paslon capres-cawapres 01. Selain itu, ada pula surat suara pileg yang telah tercoblos untuk caleg DPR dari Partai Nasdem. (h/dd/rol)
 





Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
BERITA TERKAIT

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 26 Mei 2016 - 04:50:54 WIB
    Dugaan Korupsi Lahan Pelabuhan Dorak

    Irwan Nasir Mangkir Tanpa Kabar

    Irwan Nasir Mangkir Tanpa Kabar PEKANBARU, HALUAN — Bupati Kepulauan Meranti, Irwan Nasir, tidak memenuhi panggilan penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Riau. Irwan sejatinya diperiksa sebagai saksi, dalam kasus dugaan korupsi pengadaan lahan untuk pem.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM