Awasi Politik Uang, Ini yang Dilakukan Bawaslu Sumbar


Ahad, 14 April 2019 - 22:22:59 WIB
Awasi Politik Uang, Ini yang Dilakukan Bawaslu Sumbar ILUSTRASI
PADANG, HARIANHALUAN.COM - Memasuki masa tenang kampanye Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) harus meningkatkan pengawsanya pada daerah yang sulit akses. Karena di daerah tersebut dinilai rentan terjadinya politik uang oleh oknum caleg ataupun tim suksesnya.
 
"Sebenarnya yang diperlukan itu adalah kesadaran para caleg dan tim sukses agar tidak melakukan politik uang, agar tidak mencederai pesta demokrasi kita," kata Asrinaldi, pengamat Politik dari Universitas Andalas (Unand), saat dihubungi Haluan, Minggu (14/4).
 
Ia menyampaikan, biasanya politik uang ini dilakukan oleh para peserta pemilu pada daerah-daerah yang aksesnya sulit dilakukan pengawasab oleh Bawaslu. Untuk di Sumbar sendri ada diberbagai daerah yang memang akses itu sangat sulit.
"Daerah yang aksesnya sulit cendrung lemah pengawasan oleh Bawaslu seperti sebagian daerah Mentawai, bagian pedalaman Solok Selatan dan bagian ujung daerah Pasaman Barat. kesempatan inilah yang dimanfaatkab oleh oknum caleg nakal untuk politik uang drni mendapatkan suara terbanyak dan mencari jabatan," katanya.
 
Untuk mengatasi terjadinya politik uang atau serangan fajar tersebut, makanya perlu pengawasan yang lebih oleh Baswaslu, serta mengajak masyarakat untuk sama-sama melalukan pengawalan terhadap politik uang tersebut.
"Sebanarnya masyarakat itu pasif dan yang aktuf itu adalah caleg ataupun tim susksesnya. Untuk perlu kesadaran semua unsur suapaya tidak ada terjadi politik uang, termasuk masyarakat yang menerima. Kerana dengan uang sebayak itu mereka mengadaikan nasib bangsa selama 5 tahun kedepanya," kata Asrinaldi.
 
Sementara, Komisioner Bawaslu Sumbar, Alni mengatakan, dalam rangka meningkatkan pengawasan politik uang di masa tenang ini, Bawaslu seluruh Indonesia telah melakuan apel secara serentak pada Jumat (12/4). Apel itu diikuti okeh seluruh Bawaslu hingga tingkat Nagari/Desa.
 
"Masa tenang ini merupakan fasi yang krusial dalam masa pemilu yang akan menguji integritas seluruh elemen bangsa termasuk didalamnya Bawaslu dan Peserta Pemilu. Berdasarkan pengalaman pada Pilkada sebelumnya, pada fase ini cenderung diwarnai dengan praktik-praktik kecurangan, seperti politik uang, propaganda isu SARA, penyebaran berita bohong yang menjatuhkan lawanya dan tidak jarang juga terjadi benturan kekerasan antar sesama pendukung," kata, Alni.
 
Salah satu persoalan klasik lainya yang sering dihadapai penyelengara maupun pemilih, lanjut Alni, yaitu peserta pemilu dan calon menggunakan segala cara untuk memenangkan kontestasi politik, termasuk melibatkan sejumlah uang dalam jumlah yang tidak rasional untuk mempengaruhi masyarakat memilih.
 
"Politik uang jelas-jelas melecehkan kecerdasan pemilih, merusak tatanan demokrasi. Oleh karena itu pengawas pemilu dan masyarakat kita tolak dan lawan politik uang demi pemilu yang bersih, berintegritas dan bermartabat," katanya.
 
Secara keseluruhan, potensi itu bisa saja terjadi di seluruh Indonesia termasuk di Sumbar sendiri. Untuk itu, Alni menyampaikan pada seluruh pengawas hingga pengawas nagari/desa agar melakukan patroli secara menyeluruh di daerah cakupan tugasnya masing-masing.
"Berbicara potensi tentu semuanya sama saja berpotensi, untuk perlu patroli yang intensif dilakukan seluruh jajaran guna mengawasi kemungkinan-kemubgkinan yang terjadi di lapangan," katanya.
 
Diketahui, Bawaslu Sumbar juga membentuk 10 tim untuk melakukan patroli politik uang di masa tenang. Tim tersebut akan berkeliling pada daerah-daerah yang telah dibagi sebelumnya. Tim patroli politik uang ini akan bergerak selama masa tenang dan akan ditambah dengan tim yang dibentuk oleh Bawaslu Kabupaten/Kota, kecamatan dan Pengawas Lapangan (Desa atau Nagari).
 
Adapun sasaran yang dijangkau oleh tim patroli Bawaslu tersbut adalah memastikan Bawaslu kabupaten/kota telah membentuk tim patroli politik uang pada masa tenang.
 
"Besok (hari ini, red) kami akan melakukan pemberishan APK secara besar-besaran, sekarang ini pembersihan APK sudah dimulai di Kecamatan-kecamatan, kita juga sudah membentuk tim patroli politik uang dan akan bergerak sampai masa pemungutan suara," kata Sekretaris Bawaslu Pasaman Barat, Indra kepada tim Minitoring Bawaslu Sumbar di kantornya.
 
Ia menyampaikan di Pasaman Barat sendiri telah dibentuk 4 tim, dimana tim tersebut bergerak sesuai wilayahnya masing-masing. Satu tim bergerak dari simpang empat menuju ujung gading, setu tim bergerak dari Simpang Empat menuju Talu, satu tim bergerak dari Simpang empat menuju Kinali dan tim terahir dari Simpang Empat menuju Sasak. 
"Tim ini selain memberisikan APK, juga akan melakukan patroli politik uang di wilayah yang telah ditentukan, meraka akan bergerak mengawasi wilayah yang ada potensi-potensi politik uang," katanya.(h/mg-hen/hel)





Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
BERITA TERKAIT

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Ahad, 21 April 2019 - 12:24:01 WIB

    Prabowo Tak Akan Temui Luhut, Alasan Awasi Penghitungan Suara

    Prabowo Tak Akan Temui Luhut, Alasan Awasi Penghitungan Suara JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto disebut tidak akan menemui utusan Capres Petahana Joko Widodo, Luhut Binsar Panjaitan..
  • Jumat, 19 April 2019 - 21:43:09 WIB

    Prabowo: Awasi Rekapitulasi di Kecamatan, Pastikan Tidak Ada Angka Diubah

    Prabowo: Awasi Rekapitulasi di Kecamatan, Pastikan Tidak Ada Angka Diubah  JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Capres Prabowo Subianto meminta relawannya tetap mengawasi rekapitulasi suara. Prabowo meminta agar kotak suara hasil penghitungan suara di kecamatan dijaga..
  • Kamis, 20 September 2018 - 09:15:37 WIB

    10 Kepala Daerah Pendukung Jokowi-Makruf Diawasi Bawaslu Sumbar

    10 Kepala Daerah Pendukung Jokowi-Makruf Diawasi Bawaslu Sumbar PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Sepuluh kepala daerah kabupaten-kota di Sumbar, yang resmi  mendeklarasikan dukungan pada pasangan bakal calon presiden Joko Widodo-Maruf Amin dipastikan menjadi prioritas pengawasan oleh Badan Pe.
  • Kamis, 24 November 2016 - 00:39:19 WIB

    Parpol Harus ikut Awasi Pilkada

    Parpol Harus ikut Awasi Pilkada MENTAWAI, HALUAN — Ba­dan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sumbar undang parpol untuk mengikuti sosialisasi pe­nga­wasan partisipatif pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Men­tawai tahun 2017 mendatang, Rabu, (23/11.
  • Selasa, 22 November 2016 - 00:33:49 WIB

    Bawaslu Libatkan Seluruh Elemen Masyarakat Awasi Pilkada

    Bawaslu Libatkan Seluruh Elemen Masyarakat Awasi Pilkada MENTAWAI, HALUAN — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sumbar meminta seluruh masyarakat Mentawai turut serta mengawasi jalannya Pilkada. Jika ada pelanggaran, warga diminta untuk segera melapor..
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM