Hutan Pangkalan Dibabat, Tim Gabungan Temukan Ratusan  Balok Meranti 


Senin, 15 April 2019 - 18:57:04 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Hutan Pangkalan Dibabat, Tim Gabungan  Temukan Ratusan  Balok Meranti  Tim gabungan  Dinas  Kehutanan Sumbar dan Unit Pelaksana Teknis Daerah Kesatuan Pengelola Hutan Lindung Kabupaten Limapuluh Kota bersama ratusan balok meranti yang berhasil disita. DADANG ESMANA

PAYAKUMBUH, HARIANHALUAN.COM-Tim gabungan  Dinas  Kehutanan Sumbar dan Unit Pelaksana Teknis Daerah Kesatuan Pengelola Hutan Lindung Kabupaten Limapuluh Kota, membongkar sindikan pembalakan hutan.

Tak tanggung-tanggung, ratusan kayu jenis meranti yang sudah dipotong-potong berbentuk balok itu, disita dari dalam hutan di kawasan hutan Nagari Gunuang  Malintang, Kecamatan Pangkalan Koto Baru. “Penemuan kayu ini, awalnya dari laporan masyarakat yang ditindak lanjuti. Setelah ditelusuri, ternyata benar, memang ada pembalakan hutan disana,” terang Eka Mainarsih Kepala Dinas  Kehutanan Sumbar UPTD KPHL Limapuluh Kota saat konferensi pers,  pada Senin (15/4) siang.

Didampingi Kepala Bidang Perlindungan Hutan Mego Sanatung, Kepala Seksi Perlindungan Hutan Ismet Fanani serta Kepala Seksi Pengendalian Hutan Syamsul  Bahary,   Eka Mainarsih menerangkan, kayu balok tersebut ditemukan jauh di pedalaman. Sekitar 20 kilo meter dari pemukiman warga.
Bersama tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri serta sejumlah masyarakat, penelusuran ke lokasi kayu balok tersebut terbilang butuh tenaga ekstra. Selain medan yang sulit dan  juga jarak yang terlalu jauh. “Subuh mendapatkan laporan, pagi langsung ditindak lanjuti ke lokasi. Ada sekitar 50 tim gabungan dengan senjata lengkap meneluri  ke lokasi,”ucapnya lagi.

Sesampai di lokasi, tim menemukan sejumlah pekerja yang tengah mengeluarkan kayu dari dalam hutan ke pinggir sungai Batang Loan. Dari keterangan  pekerja di sana kayu-kayu itu akan dialirkan ke sungai Batang Loan, terus mengalir ke sungai Batang Maek. Sekitar Lubuak Nago disungai Batang Maek, di sanalah kayu-kayu tersebut dimuat dan diangkut dengan truk. 

Katanya lagi, aktifitas pembalakan liar dikawasan hutan Nagari Gunuang Malintang tersebut, baru dimulai sekitar 2 bulan belakangan ini. Berdasarkan kondisi dilapangan, kayu-kayu itu ditebang dari kawasan hutan yang juga berada jauh dari titik penemuan kayu. “Dari titik penemuan kayu, jarak dengan lokasi penebangan pohon sangat jauh. Berada sekitar batas propinsi Sumbar-Riau,”ucap Eka Mainarsih.
 UPTD KPHL Limapuluh Kota butuh waktu selama 4 hari  untuk menyita kayu-kayu ukuran besar itu. “Kayu baru muat di kantor UPTD KPHL tadi pagi dengan  diangkut oleh 4 truk. Kayu-kayu ini kita sita dan kemudian untuk proses hukum diserahkan ke pihak yang berwenang,”ucapnya.

Diakui  Eka Mainarsih, pihaknya sudah melalukan koordinasi dengan Polres Limapuluh Kota serta Kodim 0306/50 Kota terhadap temuan kayu-kayu tersebut untuk proses lebih lanjut. “Kita sudah koordinasi dengan sejumlah instansi,” katanya lagi.

Dengan adanya penemuan kayu dikawasan UPTD KPHL Limapuluh Kota itu, Eka Mainarsih meminta kepada seluruh masyarakat untuk memantau serta melaporkan apabila adanya penebangan hutan secara liar dikawasan Limapuluh Kota. Terutama yang berada di wilayah kerja UPTD KPHL Limapuluh Kota meliputi Kecamatan Bukit Barisan, Kecamatan Kapur IX, Kecamatan Pangkalan, Kecamatan Mungka serta sebagian Kecamatan Harau.

“Mari kita sama-sama selamatkan hutan. Karena kami minta masyarakat untuk melaporkan apabila ada indikasi penebangan hutan secara liar,” tegasnya lagi.(do/ddg)

 



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
BERITA TERKAIT

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu, 30 Maret 2019 - 20:54:43 WIB

    Ambil Paksa L300, Penagih Hutang di Agam Tewas Diamuk Massa

    Ambil Paksa L300, Penagih Hutang di Agam Tewas Diamuk Massa AGAM, HARIANHALUAN. COM- Seorang penagih hutang atau yang sering disebut Debt Collector tewas diamuk masa setelah mengambil paksa satu unit mobil L300 milik warga di Padang Koto Gadang, Palembayan, Kabupaten Agam, Sabtu (30/3.
  • Rabu, 27 Maret 2019 - 14:26:55 WIB

    Hutan Produksi di Pasbar Dirambah Lagi

    Hutan Produksi di Pasbar Dirambah Lagi PADANG, HARIANHALUAN.COM—Kasus perambahan hutan produksi kembali terjadi di Sumatera Barat. Kali ini, tepatnya di kawasan hutan produksi di Nagari Aia Bangih, Kecamatan Sungai Beremas, Kabupaten Pasaman Barat. Kejadian pera.
  • Selasa, 18 Desember 2018 - 10:14:50 WIB

    Pemko Pariaman Mengaku Terkecoh, Proyek Jalan Babat Hutan Mangrove

    Pemko Pariaman Mengaku Terkecoh, Proyek Jalan Babat Hutan Mangrove PARIAMAN, HARIANHALUAN.COM – Pembabatan hutan mangrove untuk pembuatan jalan kampung di Desa Apar, Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman berbuntut panjang. Pada saat bersamaan, Pemerintah Kota (Pemko) Pariaman mengaku kec.
  • Rabu, 05 Desember 2018 - 10:14:04 WIB

    Simpang Hampir Sejuta Ton Bijih Emas, Dalami Alih Status Hutan Manggani

    Simpang Hampir Sejuta Ton Bijih Emas, Dalami Alih Status Hutan Manggani Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi mengaku sedang mengusulkan pengalihan status hutan di kawasan bekas tambang emas Manggani agar potensi emas yang terkandung di dalamnya dapat dimanfaatkan, terutama bagi masyarakat. Upaya i.
  • Selasa, 04 Desember 2018 - 09:18:14 WIB

    Perubahan Status Hutan Manggani Dibidik

    Perubahan Status Hutan Manggani Dibidik LIMAPULUH KOTA, HARIANHALUAN.COM – Temuan aktivitas imigran asing di lokasi bekas tambang emas Manggani, Koto Tinggi, Kecamatan Gunuang Omeh, membuat banyak pihak angkat bicara. Terkait status hutan, Pemerintah Kabupaten (.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM