Lembaga Survei Jangan Manipulasi Pelaksanaan Quick Count Pemilu 2019


Senin, 15 April 2019 - 22:22:37 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Lembaga Survei Jangan Manipulasi Pelaksanaan Quick Count Pemilu 2019 Perserikatan Wartawan Independen Pro Demokrasi (PWI-PD) gelar jumpa pers, Senin (15/04/2019).SYAFRIL AMIR

 JAKARTA, HARIANHALUAN.COM- Sejumlah wartawan yang tergabung dalam Perserikatan Wartawan Independen Pro Demokrasi (PWI-PD) mengingatkan media massa atau atau lembaga survei yang melakukan kegiatan quick count atau kegiatan hitung cepat hasil Pemilu 2019 untuk objektif dan tidak manipulatif.

"Kami menghimbau agar kegiatan-kegiatan quick count atau kegiatan hitung cepat tidak bersifat manipulatif dan tidak menyesatkan," kata Ketua PWI-PD Arief Gunawan, di Jakarta Senin petang (15/4/2019). 

Kepada media massa dimintanya dalam memberitakan hasil perolehan suara sementara agar bersikap objektif serta bertanggungjawab secara moral dan secara profesi.

"Karena kebebasan opini berkaitan dengan quick count akan berdampak pada persepsi publik dan  pada kualitas pemilu serta demokrasi di Indonesia," ujar Arief Gunawan.

Dihadiri mantan Juru Bicara Presiden ke-4 Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Adhie Massardi dan Akademisi serta Peneliti Universitas Paramadina, Herdi Sahrasad itu, PWI-PD) menyerukan secara moral dan menghimbau secara profesi agar seluruh media massa ikut menyukseskan pemilu 2019 ini dengan mengedepankan aspek profesionalitas, objektivitas, menjalankan kode etik jurnalistik dan mentaati undang-undang yang berlaku.

"Kami menyerukan secara moral dan menghimbau secara profesi agar dalam melakukan pemberitaan mengenai Pemilu 2019 ini tidak bersikap partisan, mengabaikan kode etik jurnalistik dan undang-undang pers yang berlaku. Jangan pula mengabaikan objektivitas dan fakta serta mengabaikan azas keseimbangan berita," himbau Arief.

Tak Lupa PWI-PD menghimbau semua pihak, mulai dari pelaksana pemilu dari seluruh tingkatan, pengawas, aparat keamanan hingga masyakat luas untuk bersama-sama melaksanakan Pemilu 2019 secara jujur adil dan bersih , bersih dari segala kecurangan, bersih dari segala bentuk intimidasi ,bersih dari money politik serta bersih dari berbagai jenis manipulasi lainnya.

"Mari kita jadikan Pemilu 2019 benar benar sebagai pesta demokrasi yang penuh dengan kegembiraan, persaudaraan, persatuan, dan  azas untuk membuktikan bahwa kita bangsa yang beradab dan mampu berdemokrasi," kata Arief.  (syam)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
BERITA TERKAIT

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu, 20 April 2019 - 18:03:43 WIB

    Yusril Ihza Mahendra Tidak Percaya Quick Count  Lembaga Survei 

    Yusril Ihza Mahendra Tidak  Percaya Quick Count  Lembaga Survei  JAKARTA, HARIANHALUAN.COM- Ketua Umum Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra meminta seluruh kader tidak terpengaruh dengan hasil quick count atau hitung cepat dari lembaga survei. .
  • Jumat, 19 April 2019 - 01:20:13 WIB

    Sejumlah Lembaga Survei Dilaporkan ke Bareskrim

    Sejumlah Lembaga Survei Dilaporkan ke Bareskrim JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Sejumlah lembaga survei dilaporkan ke Bareskrim Polri karena mengumumkan hasil hitung cepat atau quick count Pilpres 2019. Lembaga survei ini dipolisikan terkait dugaan tindak pidana kebohongan pub.
  • Selasa, 06 September 2016 - 03:10:02 WIB

    PSI Dukung Penguatan Lembaga DPR RI

    PSI Dukung Penguatan Lembaga DPR RI JAKARTA, HALUAN — Ketua Umum DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie mengatakan, Indonesia bukan hanya re­pre­sen­tasi kepentingan politik yang diwakili oleh keberadaan fraksi-fraksi di DPR RI. Indonesia bah.
  • Senin, 21 September 2015 - 18:52:40 WIB

    Nasdem Siapkan 4 Lembaga Survei untuk Pilkada

    JAKARTA, HALUAN — Ketua Bapilu Partai Nasdem Enggartiasto Lukita mengatakan partainya akan bekerjasama dengan empat lembaga survei untuk melihat kredibilitas dan integritas calon independen yang akan diu.

  • Selasa, 25 Agustus 2015 - 19:43:49 WIB

    22 Lembaga Negara Terancam Dibubarkan

    JAKARTA, HALUAN — Pemerintah tengah mela­kukan evaluasi terhadap 22 lem­baga non-struktural yang dibentuk melalui Pe­ra­­turan Presiden (Perpres). Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Re­for­.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM