Massa Larikan Bantuan Kematian Masyarakat dari Kantor Nagari di Sialang


Senin, 22 April 2019 - 17:20:15 WIB
Massa Larikan Bantuan Kematian Masyarakat dari Kantor Nagari di Sialang ilustrasi

LIMAPULUHKOTA, HARIANHALUAN.COM -  Ratusan massa mendatangi kantor Walinagari Sialang, Kecamatan Kapur IX , dua hari setelah Pemilu Jumat (19/4) lalu. Kedatangan massa tersebut, untuk menarik kembali bantuan kematian yang sudah diserahkan ke pihak nagari setempat.

“Mereka (massa) datang sangat ramai, ada ratusan orang mendatangi kantor saya,” terang Zasmurdi Walinagari Sialang yang dihubungi Haluan pada Senin (22/4) pagi. Massa tersebut, katanya menuntut untuk mengambil bantuan masyarakat yang merupakanpokok pikiran dari salah seroang oknum anggota DPRD Kabupaten Limpuluh Kota daerah pemilihan setempat.

Bantuan yang diambil massa itu, terdiri dari tenda, kursi, keranda jenazah, pemandian jenazah, ember serta gayung. “Barang-barang tersebut adalah Pokir yang dibeli dari APBD untuk kongsi kematian. Bantuan itu sudah diserahkan ke nagari dan nagaripun sudah menyerahkannya ke kongsi kematian,”ucap Walinagari Sialang.

Diceritakan Zasmurdi, awalnya Nagari Sialang mendapatkan bantuan perlengkapan untuk kematian melalui pokok pikiran DPRD Kabupaten Limapuluh Kota pada 2018 lalu. Setelah peralatan dibeli, seluruh perangkat tersebut disimpan digudang kantor Nagari Sialang.

Kemudian, katanya, pada Februari lalu, peralatan kematian tersebut diserahkan dari pihak nagari ke kelompok kongsi kematian Nagari Sialang. “Setelah peralatan ada, semuanya disimpan di gudang milik kantor nagari,”ucapnya.

Karena adanya aksi massa yang jumlahnya cukup banyak, Walinagari Sialang tidak bisa berbuat banyak. Akhirnya, massa dai berbagai umur tersebut membuka gudang dan membawa seluruh bantuan peralatan kematian milik kongsi kematian.

“Sekarang, seluruh alat-alat tersebut sudah dipindahkan ke kios yang ada di Pasar Sialang. Kios itu merupakan milik Nagari Sialang,” ucapnya.

Sementara, oknum anggota DPRD Kabupaten Limapuluh Kota dari daerah pemilihan Kapur IX berinisial YS mengakui peralatan kematian yang dibawa oleh massa tersebut merupakan pokir dirinya. Katanya, peralatan tersebut sudah diserahkan ke pihak nagari untuk kongsi kematian Sialang.

“Memang, itu pokir saya dan sudah diserahkan ke nagari,” ucap YS. Dari berbagai issu yang berkembang, ucap YS,  massa yang datang ke kantor walinagari dan mengambil peralatan kematian merupakan perintah darinya. Tapi itu semua dibantah YS.

“Saya tidak ikut-ikut soal itu. Ada yang bilang massa yang mendatangi kantor walinagari adalah pendukung saya yang. Itu adalah bohong. Saya sendiri tidak tahu persis bagaimana kejadian nya dan waktunya. Saya hanya mendapat kabar ada massa bergerak mengambil peralatan bantuan masyarakat di kantor walinagari,”ucapnya lagi.

Menurut YS, berbagai issu dikembangkan untuk menjatuhkan dirinya. Apalagi YS yang mencalokan kembali sebagai anggota DPRD Kabupaten Limapuluh Kota itu, tidak terpilih lagi. Sehingga muncul berbagai  issu terkait adanya bantuan dari pokok pikiraanya ditarik kembali. (h/ddg/hs)





Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
BERITA TERKAIT

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM