19 Kotak Suara Terbakar, KPU Pessel Pastikan Tak Ada Pencoblosan Ulang


Senin, 22 April 2019 - 22:52:57 WIB
19 Kotak Suara Terbakar, KPU Pessel Pastikan Tak Ada Pencoblosan Ulang Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah Kabupaten Pesisir Selatan, Epaldi Bahar didampingi Komisoner KPU setempat menjelaskan sikap KPU Pessel pasca musibah kebakaran kantor KPU saat pertemuan dengan ppengurus Parpol peserta Pemilu 2019, Senin (22/4). OKIS

PAINAN, HARIANHALUAN.COM - Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Epaldi Bahar, menegaskan, tidak ada pencoblosan ulang terkait insiden terbakarnya kotak suara di Kantor UDKP Camat Koto XI Tarusan.

 

Hal itu disampaikannya, saat menggelar pertemuan dengan sejumlah Ketua Parpol, Bawaslu, Kepolisian, TNI, Pol PP dan sejumlah pejabat terkait lainnya di Hannah Hotel Syariah, Painan, Senin (22/4).

 

"Sekali lagi kami tegaskan, proses rekapitulasi di Kecamatan Koto XI Tarusan tetap kami lanjutkan. Jadi, tidak ada nantinya pencoblosan ulang. Hal ini sudah kami bicarakan dengan masing-masing pengurus partai dan mereka setuju," katanya pada wartawan di Painan.

 

Ia menjelaskan, terkait insiden terbakarnya sejumlah kotak suara di gudang logistik Kantor Camat Koto XI Tarusan, tak menjadi alasan untuk dilakukan pencoblosan ulang. Sebab, kata dia, masing-masing saksi partai, termasuk KPU dan Bawaslu sudah mengantongi formulir C1 mulai dari saksi Presiden, DPD RI, DPR RI, DPR Provinsi dan kabupaten/kota.

 

"Jadi, tidak ada hambatan untuk melanjutkan proses rekaputalasi ini," ujarnya.

 

Secara keseluruhan, kata Epaldi, kotak suara yang terbakar ada pada 5 TPS di Nagari Kapuh, Kecamatan Koto XI Tarusan. Masing-masingnya formulir C1 Pileg dan Pilpres.

 

"Proses selanjutnya, akan sama dengan pencoblosan sebelumnya. Nanti akan kami hadirkan saksi, PPK, PPS pada TPS yang bakal di rekap. Dan kami berharap hal ini tidak perlu diperdebatkan lagi. Sebab, C1 sudah ada pada masing-masing kita," ucapnya mengingatkan.

 

Terkait situasi politik saat ini, pihaknya menghimbau agar masyarakat jangan mudah percaya informasi yang tidak jelas, terutama terkait isu penggelembungan suara atau semacamnya. Sebab, pihaknya sudah bekerja keras dan profesional sesuai aturan yang ditetapkan.

 

"Apalagi C1 ini kan sudah dipegang semua pihak. Jadi, kalaupun ada pihak tertentu yang mencoba melakukan rekayasa terhadap formulir C1 ini, nanti bakal ketahuan, sebab pihak kami tinggal melakukan konfrontir dengan C1 yang dimilki oleh saksi lain atau Bawaslu," tuturnya menjelaskan.

 

Selain itu, Lanjut Epaldi, syarat dilakukannya pemilihan ulang itu adalah, jika pencoblosan surat suara dilakukan di ruang gelap, atau anggota KPPS sengaja merusak surat suara, kemudian terdapat pemilih yang datang ke TPS namun tidak membawa apa-apa, seperti tidak bawa KTP, atau identitas lainnya dan tidak terdaftar di DPT.

 

"Perlu kami sampaikan, secara keseluruhan jumlah kotak suara yang terbakar di gudang logistik UDKP Kantor Camat Tarusan adalah sebanyak 19 kotak suara, namun 9 dokumen diantaranya berhasil diselamatkan oleh petugas jaga saat itu," tuturnya. (h/kis)





Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
BERITA TERKAIT

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM