BPN Apresiasi Masyarakat Kawal Hasil Pemilu Dengan Kumpulkan C1


Rabu, 24 April 2019 - 20:27:23 WIB
BPN Apresiasi Masyarakat Kawal Hasil Pemilu Dengan Kumpulkan C1 Direktur Relawan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Ferry Mursyidan Baldan mengapresiasi langkah masyarakat yang secara mandiri mengumpulkan form C1 plano untuk menjaga pemilu 2019 belangsung jujur dan adil.

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Direktur Relawan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Ferry Mursyidan Baldan mengapresiasi langkah masyarakat yang secara mandiri mengumpulkan form C1 plano. Langkah itu dinilai sebagai bagian dari upaya rakyat untuk menjaga pemilu 2019 agar belangsung jujur dan adil.

Hal itu disampaikan Ferry saat menerima puluhan ribu foto C1 plano dari anak-anak muda anggota komunitas relawan pendukung Prabowo-Sandiaga. Acara digelar di Media Center Prabowo-Sandi, Jalan Sriwijaya I, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (23/4).

"Terima kasih atas kepeduliannya. Terima kasih atas peran sertanya. Terima kasih juga atas semangat untuk menjaga pemilu 2019, sebuah pemilu terumit di dunia. Kami membuka diri atas masukan-masukan dari masyarakat," kata Ferry dalam siara pers BPN, Selasa (23/4).

Ferry mengatakan tingkat partisipasi masyarakat sangat tinggi dalam mengawal pemilu. Tidak hanya berhenti menggunakan hak suaranya pada hari pemungutan suara 17 April, masyarakat secara sadar ingin mengawal jalannya penghitungan suara hingga tuntas.

"Pengumpulan C1 adalah bentuk partisipasi yang luar biasa. Emak-emak, anak muda, semuanya ingin memastikan supaya suaranya tidak dibawa lari ataupun dimanipulasi," kata Ferry.

Salah satu komunitas relawan yang mengumpulkan foto C1 adalah Gerakan Milenial Indonesia (GMI). Perwakilan GMI, Vinny Nuraini mengatakan pihaknya telah menyiapkan dua simpul relawan yang bertugas mengumpulkan foto C1 dan memantau situs hitung milik Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Kami tidak ingin perolehan suara masyarakat diinput secara salah ke website KPU. Kami mengajak seluruh masyarkat Indonesia untuk mengawal C1 kemudian memantau situs hitung KPU dan mendokumentasikannya jika ada kesalahan," ucap Vinny.

Sementara itu, perwakilan komunitas relawan Ruang Sandi Dimas Akbar mengatakan, beberapa waktu ke belakang banyak informasi simpang siur terkait hasil hitung cepat dan perhitungan suara KPU. Karenanya, pihaknya mengumpulkan foto C1 sebagai basis data untuk mengawal perhitungan suara hasil pemilu.

"Kiita harus kawal C1 dimana ini akan menjadi sumber data primer dari tangan pertama untuk nanti memverifikasi apakah hasil hitung cepat dan yang ditampilkan oleh wbebsite KPU itu benar atau tidak," kata Dimas. (h/rel)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
BERITA TERKAIT

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 21 Mei 2019 - 12:00:20 WIB

    BPN Tolak, Demokrat Terima Hasil Pleno KPU

    BPN Tolak, Demokrat Terima Hasil Pleno KPU HARIANHALUAN.COM – Partai Demokrat yang masuk gerbong Prabowo-Sandi, menandatangani hasil rekapitulasi. "Pemilu presiden dan wakil presiden ditandatangan oleh Ketua dan Komisioner KPU RI lengkap. Kemudian saksi paslon 01 at.
  • Jumat, 03 Mei 2019 - 21:29:50 WIB

    Bawa Bukti 73.000 Lebih Kesalahan Input, Relawan IT BPN Desak Bawaslu Hentikan Situng KPU

    Bawa Bukti 73.000 Lebih Kesalahan Input, Relawan IT BPN Desak Bawaslu Hentikan Situng KPU JAKARTA, HARIANHALUAN.COM – Relawan IT BPN Prabowo-Sandi kembali melaporkan hasil verifikasi data aplikasi penghitungan suara (Situng) KPU ke Bawaslu. Mereka menemukan sebanyak 73.715 kesalahan input data Situng atau sebesa.
  • Jumat, 26 April 2019 - 19:25:08 WIB

    BPN Dukung Pembentukan Tim Pencari Fakta Pemilu 2019

    BPN Dukung Pembentukan Tim Pencari Fakta Pemilu 2019 JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi sangat mendukung wacana pembentukan tim pencari fakta yang diusulkan masyarakat luas guna meluruskan segala bentuk kejanggalan yang mengganggu kelancar.
  • Rabu, 24 April 2019 - 23:21:49 WIB

    Ini Pesan Ahmad Dhani untuk BPN Prabowo

    Ini Pesan Ahmad Dhani untuk BPN Prabowo SURABAYA, HARIANHALUAN, COM - Ahmad Dhani dituntut 18 bulan penjara sebagai ganjaran atas tindakan pencemaran nama baik yang telah ia lakukan. Usai sidang, Dhani menyampaikan pesan untuk Badan Pemenangan Nasional (BPN) Pra.
  • Kamis, 18 April 2019 - 15:26:46 WIB

    Setelah ke KPU, BPN Siap ke KPI Minta Quick Count Tak Disiarkan Lagi

    Setelah ke KPU, BPN Siap ke KPI Minta Quick Count Tak Disiarkan Lagi JAKARTA, HARIANHALUAN.COM – Tim Advokasi dan Hukum  Direktorat Advokasi dan Hukum Badan Pemenangan Nasional Prabowo- Sandi, Djamaluddin Koedoeboen, melaporkan sejumlah lembaga survei ke Biro Hukum Komisi Pemilihan Umum..
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM