Aksi Massa Desak Bawaslu Nyatakan Pemilu 2019 Curang


Rabu, 24 April 2019 - 23:32:47 WIB
Aksi Massa Desak Bawaslu Nyatakan Pemilu 2019 Curang Puluhan massa menggelar aksi protes di depan kantor Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu). CNN

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Puluhan massa menggelar aksi protes di depan kantor Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), Jakarta, Rabu (24/4). Mereka menganggap banyak kecurangan terjadi selama Pemilu 2019

Atas dasar itu, massa meminta Bawaslu agar menyatakan bahwa Pemilu 2019 sarat dengan kecurangan. Mereka menganggap saat ini hanya Bawaslu yang dapat menampung protes. 

"Kami meminta Bawaslu agar menyatakan Pemilu 2019 banyak kecurangan," tutur seorang pria lewat pengeras suara dari atas mobil komando di depan kantor Bawaslu.

"Saluran yang baik adalah Bawaslu. Hanya satu di Indonesia. Satu -satunya lembaga yang kita percayai saat ini," lanjutnya.

Massa yang hadir di depan Bawaslu didominasi oleh kalangan wanita atau emak-emak. Mereka membawa spanduk dan poster bertuliskan 'tolak pemilu curang'. 

"Kita buktikan Bawaslu masuk dalam jaringan setan atau tidak," ucap seorang orator. 

Selain diisi orasi-orasi berisi protes, aksi juga diselingi momen bernyanyi bersama. Massa menyanyikan lagu tentang polisi yang harus menjaga netralitas selama tahapan Pemilu 2019.

Emak-emak begitu antusias melantunkan lagu tersebut. Beberapa dari mereka menunjuk-nunjuk anggota polisi yang berjaga di pintu gerbang Kantor Bawaslu. 

"Pak polisi mengayomi. Bukan ikut berkompetisi," bunyi penggalan lagu yang dinyanyikan massa. 

Selama aksi lalu Jalan MHThamrin di depan kantor Bawaslu tidak ditutup. Namun, lalu lintas menjadi tersendat. Banyak pula warga yang menonton aksi massa dari atas jembatan penyeberangan. 

Tuding Komunis di Balik Kecurangan

Pria yang bicara lewat pengeras kemudian melanjutkan orasinya. Dia menuding bahwa kecurangan Pemilu 2019 erat dengan paham atheisme dan komunisme. Menurutnya, hanya penganut paham atheis dan komunis yang berani merenggut kedaulatan rakyat yang mewarnai pemilu dengan kecurangan.

"Ada anasir-anasir atheis dan komunis di balik mereka sehingga tega membajak kedaulatan rakyat. Oleh karena itu kita harus melawan," ucap pria tersebut.

Dia melanjutkan bahwa kecurangan terjadi di berbagai sektor. Tidak hanya dalam proses penghitungan suara atau penginputan data oleh KPU, tetapi juga sudah diatur sedemikian rupa sejak masa kampanye.

Menurutnya, ada penggiringan opini melalui lembaga-lembaga survei yang menerbitkan hasil survei elektabilitas Jokowi lebih unggul dibanding Prabowo. Dilanjut dengan maraknya kecurangan jelang pemungutan suara. Misalnya ketika ada surat suara tercoblos kolom Paslon 01 Jokowi-Ma'ruf Amin. 

"Kita meminta Bawaslu agar menyatakan bahwa pemilu ini curang!" pekik orator. 

Juru kampanye Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi yang ikut aksi, Ansufri Idrus Sambo mengatakan pihaknya membawa sejumlah bukti kecurangan. Dia berharap perwakilan massa bisa memberikannya kepada komisioner Bawaslu.

"Jadi ini audiensi. Kita bawa bukti-bukti," kata Sambo. 

Sambo mengamini bahwa dirinya bagian dari tim kampanye Prabowo-Sandi. Namun hari ini, dia mengklaim membawa banyak massa dari berbagai kalangan. Baik dari pendukung Prabowo-Sandi, pendukung Jokowi-Maruf serta kalangan independen yang tidak terafiliasi dengan paslon tertentu. (h/cnn/hs)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
BERITA TERKAIT

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu, 24 April 2019 - 14:45:13 WIB

    Merasa Dizalimi, Saksi Nasdem Minta Penghitungan Surat Suara Diulang

    Merasa Dizalimi, Saksi Nasdem Minta Penghitungan Surat Suara Diulang PAINAN, HARIANHALUAN.COM - Diduga tidak transparan, Partai Nasdem meminta rekapitulasi penghitungan surat suara di gudang logistik Kantor Camat Linggo Sari Baganti, Kabupaten Pesisir Selatan, di hitung ulang..
  • Rabu, 24 April 2019 - 10:34:00 WIB

    Di Pessel, Saksi Nasdem Minta Penghitungan Surat Suara Ulang

    Di Pessel, Saksi Nasdem Minta Penghitungan Surat Suara Ulang PAINAN, HARIANHALUAN.COM - Diduga tidak transparan, Partai Nasdem meminta rekapitulasi penghitungan surat suara di gudang logistik Kantor Camat Linggo Sari Baganti, Kabupaten Pesisir Selatan, dihitung ulang..
  • Kamis, 21 Maret 2019 - 20:10:24 WIB

    Yakin Menang, TKD Sumbar Berikan Pelatihan untuk Saksi

    Yakin Menang, TKD Sumbar Berikan Pelatihan untuk Saksi PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Amin Sumbar melakukan pelatihan dan Pembekalan Koordinator Saksi. TKD mengajak saksi untuk ikut melakukan sosialisasi dengan menyampaikan program-program dan keber.
  • Selasa, 18 September 2018 - 11:12:49 WIB

    Polda  Belum Terima Surat Aksi  #2019GantiPresiden

    Polda  Belum Terima Surat Aksi  #2019GantiPresiden PADANG, HARIANHALUAN.COM– Polda Sumbar sejauh ini belum menerima surat pemberitahuan deklarasi #2019GantiPresiden yang digadang-gadangkan dilaksanakan di sejumlah daerah di Sumbar. Jika suratnya masuk, Polda terlebih dahulu.
  • Selasa, 20 Februari 2018 - 15:25:15 WIB

    Perindo Sumbar Incar Target Maksimal di Pemilu 2019

    Perindo Sumbar Incar Target Maksimal di Pemilu 2019 Tauhid mengatakan angka 9 merupakan angkat tertinggi dan banyak parpol lain yang menginginkan nomor urut tersebut, namun nomor itu menjadi hak milik Partai Perindo di Pemilu 2019..
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM