13 Proposal Mahasiswa PNP Lolos Kompetisi PKM Kemenristekdikti 2019


Kamis, 25 April 2019 - 21:08:10 WIB
13 Proposal Mahasiswa PNP Lolos Kompetisi PKM Kemenristekdikti 2019 Direktur PNP, Surfa Yondri (dua dari kiri) didampingi Wakil Direktur dan mahasiswa yang karya proposalnya lolos loma PKM Kemenristekdikti 2019. HUMAS PNP

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM – Sebanyak 13 proposal mahasiswa Politeknik Negeri Padang (PNP) berhasil lolos dalam kompetisi Program Kreativitas Mahasiswa, Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (PKM-Dirjen Belmawa Kemenristekdikti) 2019.

 

Pembimbing proposal masiswa PNP, Ricky Vitria kepada HarianHaluan.Com Kamis (25/4) siang mengatakan, 13 proposal yang lolos itu adalah 7 proposal PKM-Karsa Cipta (PKM-KC), 3 proposal PKM Penelitian Eksakta (PKMPE), dan 3 proposal PKM-Penerapan Teknologi (PKM-T).

 

Kemudian mahasiswa yang beruntung dari D-3 PNP adalah Rafki Mauliadi (D-3. T. Komputer) untuk kategori PKM Karsa Cipta ISEP-I dengan judul proposal “Informasi Kesehatan Pada Sapi) Sebagai Solusi Pemantau Kesehatan dan Keamanan Sapi Berbasis Mikrokontroler” Andika Budi Pratama (D-3. T. Komputer) untuk kategori PKM Karsa Cipta dengan judul “Pasambahan Virtual: Museum Tari Tradisional Minangkabau Berbasis Virtual Reality”; Nada Amanatullah (D-3. Manajemen Informatika) untuk kategori PKM Penerapan Teknologi dengan judul “Teknologi Collaborative Chat Berbasis Virtual Classroom APPSKEP UKOM Sebagai Solusi Mempersiapkan Uji Kompetensi Ners Indonesia (UKNI)”.

 

Berikutnya Ridho Ilahi (D-3. T. Komputer) untuk kategori PKM Karsa Cipta dengan judul “Mata Ketiga Untuk Tuna Netra Menggunakan Sensor Ultrasonik dan Arduino Pro Mini”; dan Putri Huriati (D-3. Manajemen Informatika) untuk kategori PKM Penerapan Teknologi dengan judul “Kancer (Kandang Cerdas) Sistem Monitoring Perkembangan Ayam Petelur Berbasis Android dan Mikrokontroler”.

 

Selain itu, mahasiswa yang beruntung dari D-4 PNP adalah Anggun Rahma Yani (D-4. T. Telekomunikasi) untuk kategori PKM Penelitian Eksakta dengan judul “Perencanaan Jaringan LTE Berdasarkan Evolved Node B Existing di Kota Batusangkar”; Widia Saputri (D-4. T. Telekomunikasi) untuk kategori PKM Karsa Cipta dengan judul “ATM Laundry Solusi Laundry Dimanapun dan Kapanpun”; Feli Ramasari (D-4. T. Telekomunikasi) untuk kategori PKM Karsa Cipta dengan judul “Dobol” (Dompet Anti Bobol); Ocha Yufiansa (D--4. T. Telekomunikasi) untuk kategori PKM Penelitian Eksakta dengan judul “Rancangan Letak Enodeb Berdasarkan Pengecekan Sinyal di Kecamatan Bukit Sundi Kabupaten Solok”.

 

Berikutnya Yoga Saputra (D-4. T. Telekomunikasi) untuk kategori PKM Penelitian Eksakta dengan judul “Peningkatan Kualitas Sinyal 4G Berdasarkan Nilai KPI Dengan Metode Drivetest Cluster Padang”; Muhamad Zaqhi (D-4. T. Manufaktur) untuk kategori PKM Penerapan Teknologi dengan judul “Penerapan Teknologi IBM Dalam Mengatasi Masalah Produksi CV Bara”; Kesy Pratiwi (D-4. T. Telekomunikasi) untuk kategori PKM Karsa Cipta dengan judul “Monitoring Pakan Ternak Otomatis Berbasis Internet Of Things”; Wahmin Rais (D-4. T. Manufaktur) untuk kategori PKM Karsa Cipta dengan judul “GCVC (Grass Cutter With Vacuum Cleaner)”.

 

PKM yang awalnya diluncurkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi pada 2001 ini merupakan integrasi sekaligus metaforfosis dari berbagai jenis kompetisi mahasiswa di bidang penalaran atau karya ilmiah yang ada saat itu.

 

PKM yang dikelola oleh Dirjen Belmawa Kemenristekdikti mulai 2016 ini terdiri atas 2 kategori besar yaitu berbasis proposal dan berbasis artikel ilmiah. PKM berbasis proposal terdiri dari PKM-Penelitian (PKM-P), PKM-Kewirausahaan (PKM-K), PKM-Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-M), PKM-Penerapan Teknologi (PKM-T), PKM Penelitian Eksakta (PKMPE), dan PKM-Karsa Cipta (PKM-KC). Di sisi lain, PKM yang berbasis artikel ilmiah adalah PKM-Artikel Ilmiah (PKM-AI), PKM-Gagasan Tertulis (PKM-GT) dan PKM-Gagasan Futuristik Konstruktif (PKM-GFK).

 

Semua PKM akan dilombakan di dalam Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional. (Pimnas). PKM-P merupakan program penelitian yang bertujuan untuk mengidentifikasi faktor penentu mutu produk, menemukan hubungan sebab-akibat antara 2 atau lebih faktor, dan menguji percobaan sebuah bentuk atau peralatan, merumuskan metode pembelajaran.

 

Sedangkan PKM-T adalah program bantuan teknologi (mutu bahan baku, prototype model, peralatan atau proses produksi, pengolahan limbah, sistem jaminan mutu dan lain lain) atau manajemen (pemasaran, pembukuan, status usaha dan lain-lain) atau lainnya bagi industry berskala mikro atau kecil (industry rumahan, pedagang kecil atau koperasi) dan menengah yang menyangkut masyarakat luas dan sesuai dengan kebutuhan calon mitra program. Mitra program yang dimaksud adalah kelompok masyarakat yang dinilai produktif.

 

PKM-GT adalah program penulisan artikel ilmiah yang bersumber dari ide atau gagasan kelompok mahasiswa. Gagasan yang dituliskan mengacu kepada isu aktual yang ada di masyarakat dan memerlukan solusi hasil karya piker yang cerdas dan realistik.

 

“Informasi perkembangan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) bisa dipantau melalui laman http://belmawa.ristekdikti.go.id/ dan https://simbelmawa.ristekdikti.go.id.,” tambah Ricky Vitria. (h/rel)

 





Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM