Diduga Curangi Pemilu, Rizieq Minta Jokowi Tobat 'Nasuha'


Rabu, 01 Mei 2019 - 13:59:26 WIB
Diduga Curangi Pemilu, Rizieq Minta Jokowi Tobat 'Nasuha' Poster Itjimak Ulama III di Hotel Lor In, Sentul, Bogor, 1 Mei 2019. CNNI

BOGOR, HARIANHALUAN.COM-Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab meminta Presiden RI yang juga capres petahana Joko Widodo (Jokowi) dan seluruh pendukungnya melakukan tobat 'nasuha' meminta pengampunan lantaran telah mencurangi Pemilu 2019.

Tobat 'nasuha' secara umum berarti adalah tobat menyeluruh. "Kepada mereka yang berbuat curang, Jokowi dan seluruh pendukungnya hati-hati, Allah SWT tidak buta, tidak tuli. Allah SWT maha adil, maha melihat, maha mendengar, dan maha kuasa," kata Rizieq dalam rekaman video sambutannya yang disiarkan dalam Ijtimak Ulama dan Tokoh Nasional Ke-3 di Sentul, Bogor, Rabu (1/5) seperti dikutip cnnindonesia.com.

"Sebaiknya Anda semua segera kembali tobat ke jalan Allah, tobat nasuha. Setop kecurangan dan kezaliman. Kalau tidak Anda semua akan binasa, akan hancur sehancur-hancurnya dihancurkan oleh Allah SWT," lanjut pria yang berada di Arab Saudi sejak April 2017 silam.

Rizieq juga meminta seluruh ulama yang hadir dalam acara itu untuk tidak takut melawan kecurangan yang dianggapnya terjadi selama gelaran pemungutan dan penghitungan suara Pemilu pada 17 April 2019.

Rizieq menegaskan ulama adalah pemimpin umat yang harus bisa berada di garis terdepan melawan segala kecurangan dan kezaliman yang terjadi.

"Kalau bukan ulama yang memimpin perlawanan terhadap kecurangan ini, siapa lagi? Ulama saat ini adalah pemimpin umat, harus berada di barisan terdepan untuk melawan kecurangan dan kezaliman," ujarnya.

Rizieq juga menyinggung soal ratusan petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), dan belasan serta puluhan petugas lain yang meninggal karena tugas dalam Pemilu 2019. Hingga kini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) mencatat ada 318 petugas KPPS yang meninggal dunia dan 2.232 lainnya yang sakit saat bertugas.

Menurut Rizieq, ratusan petugas KPPS itu meninggal dunia karena dipaksa berbuat curang sehingga mengalami stres dan depresi.

Dalam video itu, Rizieq juga turut meminta seluruh umat Islam di Indonesia untuk melaksanakan salat gaib demi mendoakan ratusan petugas KPPS yang tewas tersebut.

"Kepada seluruh umat Islam di Indonesia untuk melakukan salat gaib karena banyak yang meninggal dalam melaksanakan tugas baik petugas KPPS yang jujur dipaksa untuk curang sehingga stres, depresi, dan meninggal dunia, atau saksi-saksi lainnya," kata Rizieq.


Sumber: cnni
Editor: dnj

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 06 Februari 2020 - 18:42:00 WIB

    Diduga Langgar Kode Etik, Bawaslu Pasaman Laporkan Bacalon Bupati

    Diduga Langgar Kode Etik, Bawaslu Pasaman Laporkan Bacalon Bupati PASAMAN, HARIANHALUAN.COM -- Nasib salah seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemkab Pasaman kini berada diujung tanduk. Itu seiring dengan dilayangkannya surat ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) oleh Badan Pengawas Pem.
  • Senin, 02 Juli 2018 - 13:27:39 WIB

    Diduga Terlibat Politik Praktis, Oknum ASN Pariaman Tunggu Sanksi

    Diduga Terlibat Politik Praktis, Oknum ASN Pariaman Tunggu Sanksi PARIAMAN, HARIANHALUAN.COM – Dua orang Aparatur Sipir Negara (ASN) Kota Pariaman yang terlibat politik praktis pada Pilkada Kota Pariaman beberapa waktu lalu, masih menunggu keputusan dari Komisi Apratur Sipir Negara (KASN).
  • Ahad, 15 November 2015 - 19:31:40 WIB

    Dokter Diduga Terima Gratifikasi

    KPK TERIMA PENGADUAN MASYARAKAT

    JAKARTA, HALUAN — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku telah menerima beberapa laporan dari masyarakat terkait .

  • Jumat, 18 September 2015 - 19:59:31 WIB

    FPKS: Diduga Ada Mafia Bermain

    DI BALIK PELONGGARAN PENJUALAN MIRAS

    JAKARTA — Ketua Fraksi PKS DPR, Jazuli Juwaini, mengatakan pihaknya menolak keras upaya pelonggaran penjualan minuman keras (miras). Sebab, pelonggaran penjua.

  • Selasa, 17 Februari 2015 - 20:20:22 WIB

    Budi Gunawan Diduga Palsukan KTP

    ABRAHAM SAMAD TERSANGKA

    Ketua KPK Abraham Samad ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pemal.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]