Jemaah Tarekat Syattariyah Tarawih Pertama Malam Ini


Senin, 06 Mei 2019 - 21:12:04 WIB
Jemaah Tarekat Syattariyah Tarawih Pertama Malam Ini Jemaah Tarekat Syattariyah Pessel saat berdialog. OKIS

PAINAN, HARIANHALUAN.COM - Setelah memastikan tampak hilal pada Senin 6 Mei 2019 sore, jemaah Tarekat Syattariyah di Kabupaten Pesisir Selatan, memulai tarawih pertama Ramadan 1440 Hijriah malam ini di Masjid Nur Aman, Nagari Surantih, Kecamatan Sutera, Pessel. 

Seperti dikatakan Amirrullah, tokoh Tarekat Syattariyah di Kecamatan Sutera, menurutnya sesuai dengan petunjuk hilal yang sudah terlihat, maka 1 ramadhan akan dimulai Selasa (7/5/2019) besok.

Baca Juga: Jemaah Tarekat Syattariyah Pessel Mulai Puasa Hari Selasa

"Ya, kami semua sepakat berdasarkan hilal yang sudah terlihat sore tadi (Senin), maka 1 ramadhan jatuh pada Selasa besok. Dan malam ini kami akan mulai tarawih pertama," ucapnya pada Haluan, Senin, (6/5).

Ia menjelaskan, pengamatan hilal hari tadi terpantau di beberapa titik, sesuai dengan ahli hilal Syattariyah atau yang biasa disebut dengan menilik bulan.

"Benar, serentak hari tadi, mulai dari jamaah Syattariyah yang ada di Sumbar maupun Riau. Dan sesuai hasil tadi, maka kami sepakat besok sudah berpuasa," katanya.

Menurut dia, Tarekat Syattariyah merupakan penganut aliran Tasawuf Syekh Burhanuddin dari Ulakan Pariaman. Dan metode dalam penentuan satu Ramadhan serta Hari Raya Idul Fitri dan idul Adha sudah ditentukan sejak dahulunya.

"Kami dari Syaathari dari ulakan pariaman, berbeda dengan Syaathariyah dalam penentuan jadwal perhitungan bulan hari raya dan puasa. Ada rumusnya, sudah tertentu dari dahulunya semasa Syekh Burhanuddin," ujarnya. 

Lebih lanjut kata dia, seiring perkembangan zaman, hingga kini jamaah Syaathari hanya diminati oleh kaum 35 tahun keatas.

"Kami merasa tersistem. Rata-rata memang 35 tahun keatas. Yang muda tidak ada, jarang," tuturnya. 

Sebelumnya, Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin mengumumkan umat muslim Indonesia akan menjalani awal puasa Ramadan pada hari Senin (6/5). Keputusan itu ditetapkan melalui sidang itsbat yang digelar pada Minggu (5/5) petang.

Sidang isbat sendiri dipimpin oleh Abdullah Zaini dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan perwakilan DPR Komisi VII Ali Taher.

"Hasil sidang isbat tadi menetapkan 1 Ramadan jatuh pada hari Senin, tanggal 6 Mei 2019," kata Lukman di kantor Kementerian Agama Jalan MH Thamrin, Jakarta.

Lukman menjelaskan, dalam sidang itsbat telah diterima laporan terkait dengan dua hal. Pertama, posisi hilal, dan kedua laporan dari pelaku rukyat hilal yang diselenggarakan di 102 titik seluruh Indonesia. Peserta sidang itsbat yang dipimpin Menteri Agama pun mendengarkan kesaksian dari pelaku rukyat yang melihat dan menyaksikan adanya hilal.

"Dalam sidang itsbat itu dilaporkan bahwa posisi hilal berada di posisi antara 4 derajat 30 menit hingga 5 derajat 42 menit. Dari pelaku rukyatul hilal yang tersebar di 102 titik sampai dengan sidang itsbat berlangsung, kita terima 9 pelaku, yang melaporkan berhasil melihat hilal dan disumpah,” jelasnya.

 

Reporter: Okis

Editor: HSP

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR


Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]