Diduga Hendak ke Brunei via Batam, Kivlan Zen Dicegat di Bandara Soetta


Sabtu, 11 Mei 2019 - 00:18:10 WIB
Diduga Hendak ke Brunei  via Batam,  Kivlan Zen  Dicegat di Bandara Soetta Mayor Jenderal TNI (Purn) Kivlan Zen. Detik.com
JAKARTA, HARIANHALUAN.COM- Rencana Mayor Jenderal TNI (Purn) Kivlan Zen yang hendak ke luar negeri, di duga ke Brunai  via Batam, dicegat polisi   Jumat (10/5/2019) malam.
 
"Betul, dicegah keluar negeri. Beliau (Kivlan) mau ke Brunei lewat Batam," jelas Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Biro Penerangan Masyarakat Humas Polri, Komisaris Besar Asep Adi Saputra seperti dikutip  CNNIndonesia.com, Jumat (10/5) malam.

Menurut Asep, Kivlan  diketahui akan pergi ke Brunei Darussalam melalui Batam.
 
Surat cegah Kivlan terkait dengan pengembangan kasus dugaan makar atau berita bohong yang melibatkan dirinya.
Sementara  Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono juga membenarkan telah menyampaikan surat cegah kepada Kivlan Zen  di Bandara Soetta.
 
Mantan kepala staf Komando Strategis Angkatan Darat (Kas Kostrad) tersebut dikenal sebagai  salah satu tokoh yang vokal mengkritik pemerintah.
 
Belakangan dia getol menggembar-gemborkan isu kecurangan Pemilu 2019.
 
Sebelumnya, Kivlan pada Selasa (7/5) dilaporkan ke ke Bareskrim Polri atas dugaan penyebaran berita bohong dan makar.
Laporan terhadap Kivlan tersebut diterima oleh polisi dengan nomor laporan LP/B/0442/V/2019/Bareskrim tertanggal 7 Mei 2019.
 
Dalam tanda terima laporan yang diperoleh CNNIndonesia.com, diketahui Kivlan dilaporkan oleh seseorang bernama Jalaludin.
 
Selain Kivlan, aktivis Lieus Sungkharisma pada hari yang sama juga dilaporkan atas dugaan penyebaran berita bohong dan makar ke Bareskrim Polri.
Laporan terhadap Lieus itu diterima dengan nomor laporan LP/B/0441/B/2019/Bareskrim tertanggal 7 Mei 2019. Dalam laporan itu, diketahui laporan terhadap Lieus dilakukan oleh Eman Soleman.
 
Dalam laporan tersebut, keduanya dilaporkan atas Tindak Pidana Penyebaran Berita Bohong atau hoaks dengan Undang-Undang (UU) Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP pasal 14 dan atau pasal 15 serta terhadap Keamanan Negara atau Makar UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP pasal 107 jo asal 110 jo pasal 87 dan atau pasal 163 bis jo pasal 107.
 
Sumber: cnni
Editor;  DNJ





Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
BERITA TERKAIT

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM