Satpol PP Pasaman Amankan Warkel di Ulu Sontang


Rabu, 15 Mei 2019 - 14:17:31 WIB
Satpol PP Pasaman Amankan Warkel di Ulu Sontang PENAMPAKAN warkel milik Risdianto ditengah ladang coklat saat diamankan petugas Pol PP dan Damkar di Ulu Sontang, Nagari Sontang Cubadak. YUDI

PASAMAN, HARIANHALUAN.COM - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Damkar Kabupaten Pasaman, kembali merazia warung kelambu (Warkel) yang buka pada siang hari di bulan puasa Ramadan.

Razia kali ini menyasar Warkel milik Risdianto (30), di Ulu Sontang, Nagari Sontang Cubadak, Kecamatan Padanggelugur, Selasa (15/5). Sejumlah pengunjung yang tengah asyik makan dan minum pun dibuat kocar kacir.

Tim dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Pol PP dan Damkar, Asmadi, Kabid Tibumtranmas, Aprialdi Said serta belasan personel.

"Kita minta warkel itu ditutup. Sejumlah barang bukti, berupa mie instan, kopi, gula dan peralatan memasak lainnya dari warung makan yang buka pada siang hari itu kita amankan untuk selanjutnya dimusnahkan," kata Asmadi.

 

Di warung tersebut, kata Asmadi pemilik menyediakan beraneka ragam menu. Mulai dari kopi, teh, mie rebus dan mie goreng. Saat dirazia, sejumlah pengunjung kedapatan tengah asyik bersantap siang meski di bulan puasa Ramadan.

 

"Sipemilik tidak kita amankan. Dia hanya membuat surat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatannya lagi. Dia bersedia mentaati Perda Nomor 12 Tahun 2016 tentang ketentraman dan ketertiban umum," kata Asmadi.

Meski hanya membuat pernyataan tertulis, bukan berarti si pemilik warung itu bisa melenggang bebas begitu saja. Pihaknya, kata dia, akan tetap memonitor warkel tersebut apakah tetap membandel.

"Apabila dia (Pemilik Warkel) tetap membangkang, dia tetap membuka warungnya dan berjualan makan minuman selama puasa, dia akan kita tindak tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku," tukas Asmadi.

Tindakan penertiban warung makan itu, kata dia, dilakukan petugas Satpol PP sejak hari pertama puasa, Senin (6/5/2019) lalu hingga nanti puasa Ramadan berakhir.

"Tiap hari di bulan Ramadhan kita terus melakukan penertiban bagi warung, restoran, rumah makan yang buka siang hari kita razia," katanya.

 

Pemerintah Kabupaten Pasaman, kata Asmadi, sudah menerbitkan surat edaran mengenai larangan bagi rumah makan buka siang hari selama bulan Ramadan.

 

Pelarangan tersebut maksudnya supaya masyarakat bisa konsentrasi menjalankan ibadah puasa.

"Surat edaran sudah disampaikan ke masyarakat, pengusaha rumah makan tidak boleh buka siang hari, Allah sudah kasih rejeki selama 11 bulan, sebulan ini kita konsentrasi ibadah dulu," kata Asmadi.

 

Reporter: Yudi Lubis

Editor: HSP

 





Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM