Isu Penculikan Anak Mulai Terkuak, RS Ditemukan Tewas Mengenaskan


Kamis, 16 Mei 2019 - 14:39:23 WIB
Isu Penculikan Anak Mulai Terkuak, RS Ditemukan Tewas Mengenaskan Ilustrasi

PASAMAN, HARIANHALUAN.COM - RS (10), anak yang diisukan diculik oleh orang tak dikenal di Sukadamai II, Jorong Bahagia, Nagari Panti Utara, Kecamatan Panti, Kabupaten Pasaman, Rabu (15/5) sore kemarin, akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa, Kamis (16/5) sekitar pukul 13.00 WIB.

Baca juga : Ada Penculikan Anak di Sukadamai Pasaman, Polisi Lakukan Penyelidikan

Kondisi korban sangat mengenaskan. Jasad korban ditemukan dalam kondisi tergeletak di tanah, disebuah kebun coklat disekitaran Batang Sumpu, Panti. Sekitar 3 Km dari tempat tinggal korban. Kepala korban tampak ditutupi baju yang Ia kenakan.

"Jasad anak itu ditemukan sekitar pukul 13.00 WIB oleh warga, dengan TKP di Sukadamai, jalan ke Batang Sumpu diperkebunan milik warga. Pertama kali ditemukan warga adalah sepeda motor milik korban, tidak jauh dari TKP penemuan mayat," ungkap Kapolres Pasaman, AKBP Hasanuddin.

Pihaknya, kata AKBP Hasanuddin belum bisa menyimpulkan apa motif dari penculik itu hingga nekat menghabisi nyawa sianak yang tak berdosa itu. Pihaknya, kata dia, masih mengumpulkan bukti-bukti di TKP.

"Belum, belum bisa kita simpulkan apa motifnya. Data dan bukti bukti masih dikumpulkan. Petugas masih di lapangan," katanya.

Selain itu, dihari yang sama sesosok mayat laki-laki dan perempuan tanpa busana dan kartu identitas juga ditemukan warga dalam kondisi tewas, sekitar pukul 11.00 Wib tadi siang di Rimbo Simpang, Nagari Simpang, Kecamatan Simpati.

"Jasad kedua korban ditemukan di dalam jurang dengan kedalaman 10 meter untuk mayat perempuan dan dan 50 meter untuk mayat perempuan. Itu yang baru bisa kita sampaikan," ujar Hasanuddin.

Kedua korban ini, kata dia, sudah dilarikan ke RSUD Lubuk Sikaping untuk divisum. Sementara, mayat anak laki-laki korban penculikan, RS akan divisum di RS Ibnu Sina Panti, sebelum diserahkan ke pihak keluarga.

"Untuk RS, akan kita serahkan hari ini juga begitu selesai di autopsi oleh dokter. Sementara dua korban tewas lain, belum. Kita masih menunggu. Bagi warga yang kehilangan anggota keluarganya bisa datang ke RSUD Lubuksikaping," ujarnya.

 

Reporter: Yudi Lubis

Editor: HSP

 



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
BERITA TERKAIT

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin, 06 Mei 2019 - 22:31:52 WIB

    Gudang Amunisi TNI Dikuras untuk Polri, Fahri Hamzah: Ini Isu Sensitif

    Gudang Amunisi TNI Dikuras untuk Polri, Fahri Hamzah: Ini Isu Sensitif JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Wakil Ketua DPR RI itu menyebut, pengosongan amunisi di gudang TNI merupakan isu sensitif. “Kalau dalam negara demokrasi ini sih isu sensitif. Tapi di kita ok2 aja. Lucu ya,” kata Fahri melalu.
  • Jumat, 23 November 2018 - 13:56:57 WIB

    Isu Dana Bantuan Warga Miskin Dipotong, Kantor Lurah Kubu Gadang Disidak Riza Falepi

    Isu Dana Bantuan Warga Miskin Dipotong, Kantor Lurah Kubu Gadang Disidak Riza Falepi PAYAKUMBUH, HARIANHALUAN.COM--Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi mendadak berkunjung ke Kantor Lurah Kubu Gadang, Kecamatan Payakumbuh Barat, Kamis (22/11). Disamping melihat operasional kantor yang belum lama ini diresmikan, R.
  • Kamis, 24 Mei 2018 - 13:18:11 WIB

    Korban Sodomi Berantai Mulai Divisum

    Korban Sodomi Berantai Mulai Divisum PADANG, HARIANHALUAN.COM-- Aksi sodomi yang dilakukan oleh sesama anak di bawah umur yang berstatus teman sepermainan pada tanggal 18 Mei 2018 lalu, sedang didalami oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Pad.
  • Rabu, 25 April 2018 - 10:50:28 WIB

    Seluruh Fakultas Disurati, Unand Kembalikan Uang Negara

    Seluruh Fakultas Disurati, Unand Kembalikan Uang Negara PADANG, HARIANHALUAN.COM – Universitas Andalas (Unand) secara lembaga mengaku telah menindaklanjuti hasil temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI terkait pemberian Tunjangan Hari Raya kepada seluruh dosen Unand pada 2015 l.
  • Kamis, 15 Maret 2018 - 01:24:13 WIB
    MAIRIAK PADI DAN MAKAN BASAMO

    Bukittinggi Hadirkan Kampuang Minang Saisuak

    Bukittinggi Hadirkan Kampuang  Minang Saisuak PADANG, HALUAN-Kegiatan mairiak padi akan dihelat di Ngarai Sianok Bukittinggi pada areal Kelompok Usaha Tani Ngarai Saiyo, RT 07 Ngarai, Kelurahan Kayukubu.Ini merupakan langkah nyata mewujudkan Kampuang Minang Saisua.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM