Selamatkan Iklan Bilih, Pemda Segera Tertibkan Bagan Masyarakat di Singkarak dan Maninjau


Jumat, 17 Mei 2019 - 08:47:23 WIB
Selamatkan Iklan Bilih, Pemda Segera Tertibkan Bagan Masyarakat di Singkarak dan Maninjau Iklan Bilih kering

PADANG, HARIANHALUAN.COM — Keberadaan bagan di Danau Singkarak dinilai dapat mengancam keberlangsungan komunitas ikan bilih di Sumatera Barat. Oleh karena itu, DPRD Sumbar mendorong Pemprov serta Pemkab Solok dan Tanah Datar untuk menindak tegas dan segera menertibkan bagan-bagan tersebut.

"Komunitas bilih Danau Singkarak merupakan satu-satunya endemik ikan bilih yang mendunia. Namun sayangnya, saat ini ikan bilih sedang berada di ambang kepunahan, dan penyebab utamanya adalah bagan-bagan yang memenuhi Danau Singkarak. kata Wakil Ketua DPRD Sumbar, Arkadius Dt. Intan Bano kepada Haluan, kemarin.

Di samping itu, lanjutnya, bagan juga dapat mengurangi keindahan danau. Untuk itu, penertiban bagan-bagan yang ada di Danau Singkarak perlu segera dilakukan demi keberlangsungan ikan bilih.

Kendati demikian, Arkadius juga mengakui bahwa penertiban bagan di Danau Singkarak bakal mendapat berbagai tentangan, khususnya dari para pemilik bagan, lantaran dapat mematikan mata pencaharian masyarakat.

"Di sini kita harus melihat Danau Singkarak secara utuh dan dari berbagai sisi. Bukan hanya dari sisi ekonomi masyarakat saja, namun juga dari segi keindahan serta keberlangsungan ikan bilih. Jika keindahan danau dapat terjaga, pariwisata di Sumbar tentu akan meningkat dan pada gilirannya juga akan meningkat perekonomian Sumbar. Begitu pula halnya dengan ikan bilih yang harga jualnya juga termasuk di pasaran. Intinya, kami tidak ingin Danau Singkarak menjadi seperti Danau Maninjau, sehingga menimbulkan problema yang tidak berkesudahan," katanya.

Sebelumnya, Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit menyatakan, pihaknya telah memberikan tenggat waktu selama enam bulan kepada masyarakat untuk menertibkan bagan-bagan di Danau Maninjau.

"Pemprov telah berkomitmen bahwa dalam rangka rehabilitasi Danau Singkarak, keberadaan bagan harus dikurangi. Untuk itu, kami memberi waktu enam bulan kepada warga untuk menertibkan bagan-bagan tersebut," kata Nasrul.

Lebih lanjut ia menuturkan, pihaknya akan segera menyiapkan aturan terkait rehabilitasi Danau Singkarak. Sehingga jika imbauan untuk menertibkan bagan di Danau Singkarak tidak diindahkan, maka tim akan diturunkan melakukan razia dan pembongkaran.

"Kami berharap masyarakat mau bekerjasama. Bagaimanapun, keberadaan bagan di Danau Singkarak dapat mencemari dan merusak ekosistem danau. Masyarakat pun harus sadar dengan hal itu," ucapnya. (h/mg-dan)

Editor: Davidr





Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
BERITA TERKAIT

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 01 Agustus 2019 - 15:33:29 WIB

    Selamatkan Habitat Bilih, Pemkab Tanah Datar Bekali Nelayan Singkarak dengan Gillnet

    Selamatkan Habitat Bilih, Pemkab Tanah Datar Bekali Nelayan Singkarak dengan Gillnet TANAH DATAR, HARIANHALUAN.COM - Para nelayan Danau Singkarak menerima bantuan gillnet jaring bermata dua inchi dari Pemda Tanah Datar, pemenerima merupakan nelayan yang tergabung pada kelompok nelayan salingka Danau Singkara.
  • Sabtu, 04 Juni 2016 - 02:40:18 WIB

    Normalisasi Batang Lumpo, Selamatkan Warga dari Banjir

    Normalisasi Batang Lumpo, Selamatkan Warga dari Banjir PAINAN, HALUAN —Nor­malisasi alur sungai Batang Lumpo di Kecamatan IV Jurai, Peisisr Selatan, tengah dikerjakan berupa pem­ba­ngu­nan dam pengaman bibir sungai. Dengan pekerjaan ini, maka ratusan rumah penduduk yang b.
  • Ahad, 29 Mei 2016 - 22:15:55 WIB

    Butuh Kesadaran Masyarakat untuk Selamatkan Danau Maninjau

    Butuh Kesadaran Masyarakat untuk Selamatkan Danau Maninjau AGAM, HALUAN -- Kepala Badan Pengelola Lingkungan Hidup (BPLH) Kabupaten Agam, Edi Busti, mengatakan, aksi gerakan bersih di Danau Maninjau Kabupaten Agam, yang dilaksanakan, Sabtu dan Minggu berjalan dengan sangat lancar. I.
  • Kamis, 19 Mei 2016 - 22:06:43 WIB

    Diselamatkan Pohon Mangga, Bus NPM Rebah Kuda di LA

    Diselamatkan Pohon Mangga, Bus NPM Rebah Kuda di LA PADANG PARIAMAN, HALUAN—Bus NPM jurusan Pariaman – Bandung BA 7659 AU rebah kuda setelah berupaya menghindari pengendara motor yang melaju dari arah berlawanan. Kejadian berlangsung di jalan Raya Lintas Padang - Bukitting.
  • Selasa, 09 Februari 2016 - 04:23:24 WIB
    Satu Jam Terperangkap

    Tiang Rumah Selamatkan Andi

    BENCANA longsor di Jorong Taratak Ti­ng­gi, Nagari Ala­m Pa­uh Duo, Ke­ca­ma­tan Pauh Duo, Solok Selatan, Senin (8/2) sekitar pukul 04.00 WIB, menyisakan duka men­dalam bagi Andi, bocah 10 tahun yang berhasil selamat .
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM