Sijunjung Butuh Pabrik Pengelolaan Karet


Ahad, 19 Mei 2019 - 16:06:33 WIB
Sijunjung Butuh Pabrik Pengelolaan Karet ilustrasi

SIJUNJUNG, HARIANHALUAN.COM — Keberadaan Kabupaten Sijunjung sebagai salah satu penghasil karet terbesar di Sumatera Barat ternyata tidak berbanding lurus dengan tingkat kesejahteraan para petaninya. Hal ini tak terlepas dari harga karet mentah yang masih terbilang rendah di pasaran.

"Harga karet mentah saat ini tidak bisa dibilang memuaskan. Hanya sekitar Rp 6.000 per kilogram. Tentu saja ini berdampak besar pada tingkat kesejahteraan para petani karet, khususnya yang ada di Sijunjung," kata Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit usai Safari Ramadan di Masjid Nurul Falah, Jorong Taratak Malintang, Kenagarian V Koto, Kecamatan Koto VII, Kabupaten Sijunjung, Jumat (17/5) malam.

Baca Juga : Pantauan Perkembangan Virus Corona di Sumbar: Positif 204, Sembuh 99, dan Meninggal Dunia 3 Orang

Dihadapkan pada persoalan ini, ia mengaku Pemprov Sumbar tengah menyiapkan sebuah rencana untuk membangun pabrik pengelolaan karet di Sijunjung. "Bahan jadi dari hasil pengolahan karet tentunya punya nilai jual yang lebih tinggi. Oleh karenanya, jika tidak bisa menaikkan harga bahan mentah, kenapa tidak dibangun saja pabrik pengolahan karet, sehingga para petani dapat menjual karetnya dengan harga tinggi," ujar mantan Bupati Pesisir Selatan itu.

Namun sayangnya, wacana pendirian pabrik pengolahan karet tersebut mesti terbentur permasalahan klasik yang sering dihadapi Pemprov Sumbar belakangan ini, yakninya investasi. Pembangunan pabrik pengolahan bagaimanapun memerlukan investasi yang tidak sedikit.

Baca Juga : Pasca Oknum Pegawai Lapas Terlibat Narkoba, Kalapas Bukittinggi Gelar Razia dan Bentuk Tim Khusus

"Saat ini pemprov sedang berusaha mencari peluang itu, dan kami berharap secepatnya bisa menjaring investor luar yang mau berinvestasi di Sumbar agar rencana ini dapat segera terwujud," tuturnya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sumbar, luas kebun karet di Sumbar per 2017 ialah 141.131,90 hektare. Sementara luas perkebunan karet di Kabupaten Sijunjung sendiri mencapai 33.827 hektare, yang terdiri dari kebun yang sedang berproduksi, kebun yang belum berproduksi, serta kebun yang sudah mati.

Baca Juga : Aksi Pencurian Kotak Amal di Dharmasraya Ini Terekam CCTV

 

 

Baca Juga : Pemerintahan Kecamatan IV Jurai Lakukan Vaksinasi Covid-19

Reporter: Dani

Editor: HSP

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]