Jakarta Memanas, IHSG dan Rupiah Terpuruk ke Zona Merah


Rabu, 22 Mei 2019 - 21:18:24 WIB
Jakarta Memanas, IHSG dan Rupiah Terpuruk ke Zona Merah Ilustrasi Saham, dok. SH

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM- Bentrok yang terjadi itik di Ibu Kota, membuat pasar valuta asing dan saham bereaksi negatif. Nilai tukar rupiah semakin terpuruk.

Seperti dikutip sinarharapan.co Rabu petang, bahkan nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada Rabu (22/5/2019), akhirnya menyentuh level terendah sepanjang tahun 2019 ini. 

Rupiah pada perdagangan pasar spot pada pukul 10.00 WIB menembus level Rp 14.500 atau melemah 0,17 persen dibandingkan penutupan hari sebelumnya.

Kondisi tersebut tidak kunjung membaik, sehingga pada penutupan perdagangan Rabu sore, rupiah pun terlempar ke level yang lebih buruk yakni Rp 14.520 per dolar AS.

Sebagai informasi, rupiah terakhir kali berada di level Rp 14.500 per dolar AS terjadi pada 28 Desember 2018.
Kondisi serupa juga dialami oleh Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) yang kembali berada di zona merah dengan ditutup melemah 0,20% ke Level 5.939,64.

Meski demikian, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution meyakini dampak aksi demonstrasi 22 Mei 2019 tidak akan berdampak signifikan terhadap investasi dan pasar keuangan dalam negeri.

Darmin di Jakarta, Rabu, menilai pelemahan rupiah dan IHSG yang terjadi sepanjang perdagangan hari ini, tidak akan berlangsung lama.

"Ya itu namanya euforia pasar. Pasar itu suka sentimental saja," katanya.

Menurut Darmin, aksi massa yang terjadi secara keseluruhan masih bisa dikendalikan oleh aparat keamanan. Oleh karena itu, kondisi pada 22 Mei 2019 ini tidak akan berpengaruh signifikan terhadap kepercayaan pelaku pasar. "Belum ada yang signifikan," ujar dia.

Menurut Darmin, tekanan di pasar keuangan domestik juga tidak hanya disebabkan kondisi dalam negeri, melainkan tekanan perang dagang antara AS dan China dari eksternal yang telah memicu pembalikan arus modal. 

Jadi selalu ada yang istilahnya dalam pasar keuangan itu taper-tantrum. Jika ada kejadian, investor bisa panik dan pergi. Anda akan lihat sekarang ada yang keluar, tapi kalau situasinya sudah baik, nanti dia balik lagi," ujar dia. 

Sumber: Sinarharapan
Editor: DNJ




Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
BERITA TERKAIT

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 04 September 2018 - 12:01:12 WIB

    Gubernur Sumbar Minta  Garuda Turunkan Harga Tiket Padang-Jakarta

    Gubernur Sumbar Minta  Garuda Turunkan Harga Tiket Padang-Jakarta PADANG, HARIANHALUAN.COM-Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Irwan Prayitno mengkritisi harga tiket Garuda Indonesia rute Padang-Jakarta yang terbilang cukup mahal. Ia juga meminta Garuda menambah jadwal penerbangan untuk meneka.
  • Selasa, 06 Desember 2016 - 22:56:05 WIB

    Jual Kawa Daun di Jakarta, Mahasiswa Padang Panjang Raup Omzet Rp100 Juta Sebulan

    Jual Kawa Daun di Jakarta, Mahasiswa Padang Panjang Raup Omzet Rp100 Juta Sebulan Empat mahasiswa asal Padang Panjang meraup omzet besar di Jakarta dengan berdagang kawa daun. Omzet mereka sebulan rata-rata Rp100 juta..
  • Senin, 27 Juni 2016 - 05:00:02 WIB

    Jelang Lebaran, Harga Tiket Jakarta-Padang Naik

    Jelang Lebaran, Harga Tiket Jakarta-Padang Naik PADANG, HALUAN — Menurut Air Operator Certificate (AOC) Padang, harga tiket pesawat rute Jakarta-Padang naik sejak seminggu belakangan. Artinya, kenaikan tersebut terjadi sebelum masa penerbangan tambahan untuk Bandara Inte.
  • Jumat, 24 Juni 2016 - 05:12:18 WIB

    Lima Maskapai Tambah Penerbangan Padang-Jakarta

    Lima Maskapai Tambah Penerbangan Padang-Jakarta PADANG, HALUAN — Sejumlah maskapai penerbangan menambah jadwal penerbangan rute Padang-Jakarta sebelum dan sesudah Lebaran. Langkah itu diambil terkait melonjaknya jumlah penumpang Padang-Jakarta atau sebaliknya terkait mud.
  • Rabu, 10 Juni 2015 - 18:52:01 WIB

    Dubes Australia Kembali Bertugas di Jakarta

    CANBERRA, HALUAN — Paul Grigson, Duta Besar Australia untuk Indonesia, diam-diam telah bertugas kembali ke Jakarta, Selasa (9/6/2015).

    Sydney Morning Herald mengabarkan, hal itu dibenarkan Julie .

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM