IAIN Bukittinggi Siap Bertransformasi Jadi UIN 


Kamis, 23 Mei 2019 - 21:40:34 WIB
IAIN Bukittinggi Siap Bertransformasi Jadi UIN  Rektor IAIN Bukittinggi Dr. Ridha Ahida, M. Hum memindahkan jambul peserta wisuda pada Rapat Senat Terbuka Wisuda Angkatan IX IAIN Bukittinggi, di Student Centre, Kamis(23/5). YURSIL.

BUKITTINGGI,HARIANHALUAN.COM– IAIN Bukittinggi sudah pantas dan layak beralih status menjadi Universitas Islam Negeri (UIN). Untuk meraih harapan tersebut perlu mendapat dukungan dari semua lapisan masyarakat, terutama masyarakat Bukittinggi dan Agam.

Hal tersebut dikatakan oleh Rektor IAIN Bukittinggi Dr. Ridha Ahida, M. Hum dalam Rapat Senat Terbuka Wisuda Angkatan IX IAIN Bukittinggi, di Student Centre, Kamis(23/5).

Menurut Ridah Ahida pada tahun 2019 ini, mahasiswa IAIN Bukittinggi berjumlah 9.319 orang yang tersebar pada di 26 prodi, 4 Fakultas dan program pascasarjana. 

Rencananya tahun ini kampus juga akan menambah 2 prodi program pascasarjana dan 2 prodi umum baru untuk melengkapi prodi umum yang telah ada sebelumnya yakni Bimbingan Konseling, Pendidikan Matematika, Pendidikan Teknik Informatika Komputer dan Pendidikan Bahasa Inggris.

Selain itu, IAIN Bukittinggi dalam dua tahun berturut turut yakni 2018, 2019 berhasil meraih juara 2 peminat terbanyak SPAN PTKIN tingkat IAIN se-Indonesia.

Bahkan tahun 2019 ini IAIN Bukittinggi mencatat peminat sebanyak 27.136 (SPAN PTKIN) dan 4.827(UM PTKIN). Selain itu tahun ini IAIN Bukittinggi juga menargetkan akan menerima 3.500 mahasiswa baru, dengan didukung Sumber Daya Manusia (SDM) Dosen 173 orang (35 Doktor, 20 sedang kuliah S3) karyawan 103, total 276 orang dengan luas area kampus mencapai 9 hektar (kampus 1 dan 2).

“Dengan potensi-potensi yang dimiliki tersebut, maka IAIN Bukittinggi sudah layak bertransformasi jadi Universitas Islam Negeri (UIN) Bukittinggi. Kita berusaha bersama dengan segenap potensi yang kita miliki untuk mewujudkan UIN Bukittinggi. Mari maju dan berkembang bersama IAIN Bukittinggi,” kata Ridha.

Perhatian pemerintah daerah dan masyarakat lanjut Ridha Ahida, sangat berarti untuk pengembangan perguruan tinggi Islam negeri di wilayah ini. Walupun belum seluruh masyarakat dapat merasakan kehadiran IAIN Bukittinggi, dengan perkembangan IAIN Bukittinggi kedepannya, diharapkan semua masyarakat dapat menikmati hasilnya.

“Alhamdulillah, tahun 2018 IAIN Bukittinggi dapat penghargaan sebagai pengelola Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) terbaik tingkat PTKIN. Tahun 2019 dan 2020 juga dapat amanah SBSN dan tahun kita akan bangun labor terpadu dan satu gedung kuliah baru,” ungkapnya.

Untuk menghadapi tantangan tahun kedepan yang lebih berat, IAIN Bukittinggi akan terus berkembang mewujudkan IAIN Bukittinggi berakreditasi unggul dan mengembangkan Badan Layanan Umum (BLU) IAIN Bukittinggi.

Banyak hal yang harus dibenahi dan diperbaiki untuk mewujudkan akreditasi unggul. Pembenahan bidang akademik, penelitian dan pengabdian masyarakat, saran prasarana, kemahasiswaan dan Sumber Daya Manusia. Seiring dengan hal tersebut, IAIN Bukittinggi juga berusaha untuk mengakreditasi jurnal-jurnal yang ada di IAIN Bukittinggi, sebab sebelumnya sudah terakreditasi Sinta 3. 

Meningkatkan perpustakaan yang sebelumnya sudah terakreditasi B dan prodi-prodi yang sebelumnya sudah terakreditasi B.

“IAIN Bukittinggi adalah satu-satunya IAIN yang sudah alih status jadi Badan Layanan Umum (BLU). Dengan BLU, kita harus meningkatkan layanan disemua aspek dan membuka diri terhadap lembaga-lembaga atau instansi-instansi yang ingin ikut serta dalam pengembangan IAIN Bukittinggi ini. Terbatasnya dana yang diberikan oleh pemerintah mengharuskan kita untuk alih status jadi BLU. BLU adalah suatu keniscayaan bagi suatu perguruan tinggi untuk dapat berkembang dan berlari kencang,” imbuhnya.

Rektor berharap kepada instansi pemerintah untuk dapat menerima dan memanfaatkan lulusan IAIN Bukittinggi dalam berpartisipasi membangun bangsa sesuai dengan bidang keahliannya.

“Kepada orang tua wisudawan/ti, hari ini kami kembalikan anak-anak bapak dan ibu yang dulu diserahkan kepada kami untuk dididik dan dibekali dengan ilmu pengetahuan agama dan sikap moral yang baik. Kami telah berusaha sekuat daya kami untuk melaksanakan amanah yang bapak dan ibu berikan.

Ia berpesan kepada wisudawan/ti bahwa setelah tamat dari kampus bukan berarti lepas ikatan dengan IAIN Bukittinggi.

Selama ikatan tersebut menyertai alumni dan dimanapun berkiprah, jadilah orang yang berguna bagi agama dan bangsa serta menjunjung tinggi nama almamater IAIN Bukittinggi.(h/ril).

Editor: DNJ




Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
BERITA TERKAIT

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM