Bandara Merugi Karena Tiket Mahal, Menhub Sebut Minat Penumpang Pesawat Masih Tinggi


Ahad, 26 Mei 2019 - 14:08:43 WIB
Bandara Merugi Karena Tiket Mahal, Menhub Sebut Minat Penumpang Pesawat Masih Tinggi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi

HARIANHALUAN.COM – Harga tiket pesawat yang masih tinggi hingga menyebabkan PT Angkasa Pura II sebagai pengelola Bandara merugi, karena jumlah penumpang turun ternyata tidak demikian halnya di pusat. Menteri Perhubungan justru menyatakan minat penumpang pesawat masih tinggi, meski harga tiket masih mahal.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan walaupun harga tiket pesawat belakangan ini dikeluhkan banyak orang mahal, tapi masalah tersebut tak mengurangi jumlah penumpang pesawat. Kondisi tersebut tercermin dari jumlah penerbangan. Data yang dimilikinya menunjukkan belakangan ini jumlah penerbangan naik 1 persen dari 1.300 menjadi 1.470.

Selain cerminan tersebut, minat tinggi masyarakat terhadap moda angkutan udara juga tercermin dari tingkat keterisian pesawat. Ia mengatakan menjelang mudik Lebaran 2019 ini tingkat keterisian pesawat dari Jakarta ke wilayah lain nyaris menyentuh 100 persen.

Sebaliknya, dari daerah lain menuju Jakarta justru penumpang turun hingga hampir 60 persen. Budi mengatakan perbedaan mencolok tersebut perlu dimanfaatkan Jakarta untuk menggenjot sektor pariwisata.

"Potensi harus digunakan oleh untuk kegiatan wisata atau lain menuju Jakarta. Saya menganjurkan pada airline mengajukan tarif khusus atau beri promosi," kata Budi saat ditemui di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (26/5) dilansir dari CNNIndonesia.

Budi mengatakan angkutan udara saat ini cukup aman untuk digunakan. Kesimpulan tersebut dibuat setelah Kementerian Perhubungan melakukan pengecekan kesiapan angkutan udara.

Sementara itu, seperti diberitakan HarianHaluan.com sebelumnya, harga tiket pesawat yang sampai saat ini masih tinggi berdampak buruk pada kondisi Bandara Internasional Minang Kabau (BIM). Pasalnya, saat ini BIM sudah mengalami kerugian sekitar Rp4 miliar setiap bulannya, dan sudah berjalan selama empat bulan belakang.

General Affairs BIM Fendrick Sondra, menerangkan, sejak kenaikkan harga tiket pesawat BIM mulai mengalami kerugian lumayan besar. Karena, selain sepi kunjungan, pembatalan penerbangan juga banyak dilakukan oleh beberapa maskapai penerbangan. (CNN/Win)

Editor: Davidr

 




Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
BERITA TERKAIT

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu, 02 Juli 2016 - 01:41:56 WIB

    TNI-Polri Jaga Ketat Bandara di Indonesia

    JAKARTA, HALUAN— Bom meledak di bandara di Istanbul Turki. Puluhan orang tewas karena bom bunuh diri dari tindakan yang dilakukan kelompok ISIS. Menyikapi itu, pemerintah Indonesia akan melakukan pengamanan ketat di bandar.
  • Jumat, 06 Mei 2016 - 17:19:46 WIB

    Sistem FIFO di Bandara Soetta Dinilai Lebih Efisien

    Sistem FIFO di Bandara Soetta Dinilai Lebih Efisien JAKARTA, HALUAN - Pelaksanaan sistem first in first out (FIFO) untuk layanan taksi telah berlangsung empat bulan terakhir di Terminal 1A Bandara Soekarno-Hatta (Bandara Soetta)..
  • Rabu, 30 Maret 2016 - 03:25:06 WIB

    Kemenhub Dorong Bandara Perintis Perpanjang Landasan

    JAKARTA, HALUAN — Ke­menterian Perhubungan terus mendorong pengembangan landasan pada bandara pe­rintis di seluruh kawasan Indonesia. Nantinya dengan perpanjangan landasan mam­pu disinggahi pesawat ko­mersil ukuran besa.
  • Selasa, 08 Maret 2016 - 03:19:59 WIB

    Besok, Bandara Ngurah Rai Ditutup

    DENPASAR, HALUAN — Bandara Inter­nasional Ngurah Rai, Bali, akan ditutup selama 24 jam untuk menghormati Hari Raya Nyepi yang jatuh pada Rabu (9/3) mendatang..
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM