SMP I RJ Luncurkan Antologi Cerpen dan Puisi


Senin, 27 Mei 2019 - 16:18:33 WIB
SMP I RJ Luncurkan Antologi Cerpen dan Puisi SMP Islam RJ Payakumbuh, meluncurkan antologi cerpen dan puisi di sekolah setempat, kemarin.

PAYAKUMBUH, HARIANHALUAN.COM - SMP Islam Raudhatul Jannah (SMP I RJ) meluncurkan buku antologi cerpen dan puisi, berjudul ‘gadis hujan’. Kegiatan ini dilaksanakan Senin (27/05) di Aula YPI Raudhatul Jannah. Selain launching kegiatan ini sekaligus pembedahan buku oleh sastrawan nasional Gus TF Sakai dan Iyut Fitra.

SMP Islam Raudhatul Jannah melakukan launching buku antologi cerpen yang bertemakan semangat pemuda semangat berkarya. Dihadiri oleh ratusan orang, terdiri dari pejabat pemerintahan, guru se Kota Payakumbuh, pengurus YPI RJ, forum lingkar literasi dan siswa siswi yang menyempatkan hadir.

Ketua Yayasan YPI RJ, Ultra menuturkan, launching buku ini adalah pengejawantahan YPI RJ dalam semangat membangun generasi yang melek literasi. Kegiatan ini sekaligus bedah buku dari sastrawan Nasional Gus TF Sakai dan Iyut Fitra. Tujuannya supaya siswa dapat mengambil banyak pelajaran, pengalaman serta masukan dari sastrawan yang telah malah melintang didunia sastra.

Gerakan Literasi sekolah yang dicanangkan pemerintah melalui Kementerian pendidikan dan kebudayaan (Kemendikbud) direspon dengan sangat baik oleh SMP Islam Raudhatul Jannah. Terbukti, hingga kini Yayasan Pendidikan Islam Raudhatul Jannah (YPI RJ) telah menerbitkan 5 antologi cerpen dan puisi. Mulai dari Taman Surga (2011), Malakok (2013), Buah sebuah pilihan (2017), 10 tahun lagi (2018), Guyur Hujan (2019), dan Insyaallah dalam waktu dekat Di sini surga kita (2019).

Dikatakan, gerakan literasi yang semakin menggeliat utamanya dilingkungan YPI RJ, dijadikan momentum oleh para guru untuk mengajak siswanya menulis. Terlebih di YPI RJ, ada banyak guru-guru yang berbakat menulis, seperti Lindawati dan Novi Handra, ulasnya.

Jauh, sebelum pemerintah mencetuskan gerakan literasi nasional, dari YPI RJ telah mewajibkan kepada siswanya untuk melek membaca dan menulis. Berkat kerja keras dari semua guru dalam membimbing, akhirnya tahun 2011 YPI RJ menerbitkan karya sastra pertama yang berjudul taman surga.

“Dari sinilah cikal bakal gerakan literasi menjadi massif di lingkungan YPI RJ kita, hingga hari ini (27/05) YPI RJ menerbitkan buku yang ke 5,”ujar Ultra dihadapan ratusan tamu undangan, Ultra juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang ikut membantu mulai belum terbentuknya suatu karya hingga menjadi karya yang manis untuk dibaca terkhusus kepada siswa SMP I RJ angkatan ke XV yang telah menggoreskan pena, menuangkan ide dan hingga tersusun karya sastra yang akan dinikmati banyak orang.

Menurut Ultra, menulis adalah selembut-lembutnya cara untuk berjihad, namun mampu membunuh jutaan orang yang membacanya. Inilah istimewanya menulis dia lebih tajam dari sebuah peluru. peluru hanya mampu membunuh satu kepala namun dengan tulisan bisa membunuh jutaan kepala secara bersamaan. “Semoga anak kita bisa konsisten dan mampu menjadi sastrawan nasional bahkan dunia,”harapnya..

Terpisah, Lindawati selaku pembina dan salah satu inisiator gerakan literasi di lingkungan YPI RJ mengisahkan hampir secara keseluruhan anak-anak sangat susah menulis bahkan ada yang keberatan jika saya menulis, namun berkat kegigihan dan rasa percaya dalam diri keberatan itu kini telah menjadi kecintaan, semoga dari rahim YPI RJ ini lahir penulis-penulis berbakat yang mampu mensyiarkan Islam dan membawa arah baru bangsa Indonesia tercinta.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Payakumbuh, Dasril mengatakan, SMP I RJ satu satunya sekolah di Kota Payakumbuh yang telah menerbitkan buku plus memakai isbn. Kami dari Dinas pendidikan kota Payakumbuh menyampaikan rasa kagum dan apresiasi kepada SMP I RJ terkhusus kepada siswa yang terlibat. Saya tau menulis itu sangatlah susah, butuh ide yang bagus, butuh mood yang baik namun siswa SMP I RJ mampu mengalahkan semua halangan dan rintangan tersebut.

Ananda Sadira siswa SMP I RJ dan salah satu penulis yang tulisannya menjadi judul dari buku “Gadis Hujan” menceritakan bahwa sebelumnya tulisan ini diperuntukkan untuk memenuhi tugas disekolah, namun ibu Lindawati selaku pembina selalu mengarahkan saya untuk terus mengasah kemampuan menulis dan akhirnya saya mampu menghasilkan karya. Buku gadis hujan dicetak sebanyak 500 eksemplar dengan harga normal 65 ribu. Antologi yang bermuatan 148 halaman ini dikemas dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami.

 

Reporter: Zulkifli

Editor: HSP





Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
BERITA TERKAIT

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 20 Agustus 2019 - 18:45:36 WIB

    Siswa Kurang Mampu di SMPN 7 Sijunjung Mendapatkan Beasiswa

    Siswa Kurang Mampu di SMPN 7 Sijunjung Mendapatkan Beasiswa SIJUNJUNG, HARIANHALUAN.COM - Bupati Sijunjung, Yuswir Arifin menyerahkan bantuan dana pendidikan kepada siswa dan siswi yang kurang mampu di SMP Negeri 7 Sijunjung..
  • Kamis, 15 Agustus 2019 - 16:13:30 WIB

    Gudep Pramuka SMPN 4 Sawahlunto Peringati Hari Pramuka

    Gudep Pramuka SMPN 4 Sawahlunto Peringati Hari Pramuka SAWAHLUNTO, HARIANHALUAN.COM - Peringati Hari Pramuka ke 58, Gugus Depan (Gudep) Kota Sawahlunto 01.031-01.032 Pangkalan SMPN 4 ‘Kota Arang’ menggelar apel besar, yang diwarnai dengan beberapa kegiatan ekstrakurikuler..
  • Kamis, 18 Juli 2019 - 21:14:31 WIB

    Siswa SMPN 4 Sutera Diterapkan Pola Pikir Ilmiah Melalui Program MPLS

    Siswa SMPN 4 Sutera Diterapkan Pola Pikir Ilmiah Melalui Program MPLS PAINAN, HARIANHALUAN.COM- Dinas Pendidikan Kabupaten Pesisir Selatan bersama tim Putra Sampoerna Foundation-School Development Outreach (PSF-SDO) melalui Lighthouse School Program (LSP), menerapkan konsep program MPLS berbas.
  • Kamis, 18 Juli 2019 - 20:59:27 WIB

    Lighthouse School Program,Guru SMPN 4 Sutera Dapat Pembelajaran Abad ke 21

    Lighthouse School Program,Guru SMPN 4 Sutera Dapat Pembelajaran Abad ke 21 PAINAN,HARIANHALUAN.COM- Sejumlah guru SMPN 4 Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan, kembali dilatih untuk melakukan perencanaan dan pengembangan model pembelajaran abad ke 21 di daerah itu. Model pembelajaran tersebut, guna men.
  • Kamis, 18 Juli 2019 - 16:43:01 WIB

    Pengawas Disdik Payakumbuh Monitoring Sekolah SMP

    Pengawas Disdik Payakumbuh Monitoring Sekolah SMP PAYAKUMBUH, HARIANHALUAN.COM -- Para pengawas dari Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh lakukan kunjungan ke sekolah-sekolah SMP se-Kota Payakumbuh. Hal tersebut dalam rangka monitoring proses pendidikan pada awal Tahun Ajaran 20.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM