Dianggap Kontroversial, PSSI Akan Periksa Wasit Laga PSS Sleman Vs Semen Padang FC


Senin, 27 Mei 2019 - 22:33:16 WIB
Dianggap Kontroversial, PSSI Akan Periksa Wasit Laga PSS Sleman Vs Semen Padang FC Wasit Armyn Dwi Sryathin saat memberikan penalti untuk PSS Sleman saat menjamu Semen Padang FC di laga Shopee Liga 1 2019, Sabtu (25/5). dok/topskor

HARIANHALUAN.COM - PSSI akan mengevaluasi pertandingan antara PSS Sleman melawan Semen Padang yang berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (25/5), dalam lanjutan pekan kedua kompetisi Liga 1 2019.

Laga itu dipimpin oleh wasit Armyn Dwi Sryathin yang dibantu oleh asisten wasit 1 Fuad Qohar dan Dedek Duha sebagai asisten wasit 2, tersebut berkesudahan dengan skor 1-1.

Baca Juga : Semen Padang FC Pastikan Kontrak 25 Pemain Lewat Operasi Senyap

Dalam pertandingan tersebut, Semen Padang berhasil unggul terlebih dahulu melalui gol Rosad Setiawan pada menit ke-31. Tuan rumah membalas melalui sepakan penalti Brian Ferreira pada menit ke-73.

Penalti itu dinilai kontroversial. Terkait itu, PSSI akan mengevaluasi dan menginvestigasi wasit pada pertandingan tersebut. PSSI tidak akan mentolerir setiap pelanggaran peraturan permainan apabila terbukti telah terjadi kesalahan.

Baca Juga : Semen Padang FC Resmi Boyong Striker Sarat Pengalaman ke Indarung

“Kami akan mengumpulkan laporan teknis dari penilai wasit (referee assessor PSSI) dan dari wasit serta asisten wasit itu sendiri. Kami akan analisis kondisi kesehatan dan kebugarannya, penerapan pasal-pasal permainan, pengambilan keputusan selama pertandingan dan cara membaca situasi pertandingan,” tutur anggota Komite Wasit PSSI, Purwanto.

Tak hanya itu, PSSI juga akan mengirim rekaman pertandingan ke Asosiasi sepak bola Jepang (JFA) yang menjadi mitra PSSI dalam melakukan penilaian terhadap kinerja wasit atau perangkat pertandingan.

“Dalam pertandingan itu, secara khusus kami akan mendalami dugaan pelanggaran peraturan permainan pasal 10 dan pasal 12,” imbuh Purwanto.

PSSI sendiri sudah mengagendakan pemanggilan perangkat pertandingan. Kalau menyalahi pasal permainan maka mereka tidak akan ditugaskan lagi di Piala Indonesia 2018-2019. Bahkan, untuk bertugas di Liga 1 akan dievaluasi. Andai kesalahan yang mereka lakukan sangat mendasar, mereka tak akan diberi tugas di Liga 1 melainkan Liga 2. (FT)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]