Bangkitkan Kenangan Tempo Dulu, Ratusan Warga Kotobaru Pulang Basamo


Kamis, 30 Mei 2019 - 23:23:45 WIB
Bangkitkan Kenangan Tempo Dulu, Ratusan Warga Kotobaru Pulang Basamo Para pemuda Kotobaru mempersiapkan tarian Kolosal Babaliak Pulang untuk menyambut perantau Perwako yang akan Pulang basamo pada lebaran ini. WANDI MALIN

AROSOKA, HARIANHALUAN.COM - Libur hari raya Idul Fitri merupakan momen bagi para perantau untuk pulang ke kampung halaman, setelah mengadu untung hidup di perantauan. Tak terkecuali bagi warga Nagari Kotobaru Kec. Kubung Kabupaten Solok. Sedikitnya sekitar 600 orang perantau dari berbagai daerah asal nagari berpenduduk terbanyak di Kabupaten Solok tersebut akan mudik melalui jalur darat pada tahun ini. 

"Mayoritas tahun ini mudik melalui jalur darat. Disamping menggunakan kendaraan pribadi, kami juga menyediakan bus bagi perantau yang ingin pulang kampung," kata ketua Persatuan Warga Kotobaru (Perwako) Jabodetabek Deni Helvia Rasi kepada Harianhaluan.com, melalui telp selulernya, Kamis (30/5). 

Dia menyebutkan, tingginya harga tiket pesawat belakangan ini, tidak menyurutkan niat para perantau untuk pulang kampung. Karena setidaknya dengan mudik melalui jalur darat, akan mengingatkan masa-masa awal para perantau berangkat ke negeri orang yang kala itu umumnya menempuh jalur darat.
"Pulang Basamo ke kampung halaman ini sudah menjadi agenda tahunan, dan sudah direncanakan jauh-jauh hari. Jadi tak ada alasan untuk tidak pulang karena ongkos mahal," ujarnya. 

Rencananya kata dia, rombongan dari Jabodetabek akan berangkat secara beriringan pada (31/5) sembari menunggu rombongan lain di rest area tol menuju Merak. " Kami perkirakan selambat-lambatnya rombongan sampai di kampung halaman pada hari Senin (2/5). Semoga perjalanan nanti lancar dan tak ada hambatan berarti," ucapnya. 

Sementara dewan penasehat Perwako Solok Prof. Dr. H. Irsal Las Dt. Pintu Basa mengatakan, pulang basamo merupakan momen untuk "malapeh taragak", tak hanya dengan sanak saudara yang selama ini ditinggalkan, tapi juga dengan berbagai kenangan masa lalu yang dulu menghiasi memori perantau saat hidup di kampung halaman. 

Atas alasan itu, Kegiatan hiburan seperti pagelaran sandiwara khas tempoe doeloe dengan layar jadul yang akan diperankan oleh para perantau gaek nan dulu menghiasi panggung hiburan anak nagari, dipastikan akan membangkitkan kenangan akan romantisme masa lalu. Selain itu, ada acara "balek-balekan" atau makan bersama dengan sajian makanan khas nagari Kotobaru yang kini sudah mulai langka akibat kemajuan zaman. 

"Momen ini akan menghiasi libur Hari Raya nanti, saat perantau berbaur bersama dunsanak di kampung. Inilah yang akan membuat kami yang selama ini hidup di negeri orang, merasa sangat antusias untuk pulang kampung," kata Irsal las. 

Sejumlah kegiatan lain yang tak kalah seru dan dipastikan akan memberi dampak positif bagi kemajuan nagari di masa depan tentunya juga telah dipersiapkan. Panitia yang merupakan gabungan organisasi Perwako, Ipekos, Forum Masyarakat Peduli Nagari dan pemerintah nagari setempat telah menyusun rangkaian kegiatan yang mengusung tema "Pulang Basamo Malapeh Taragak, Duduak Basamo Insya Allah masalah Salasai" tentunya bukan sekedar rangkaian kalimat tanpa makna.

"Disamping hiburan, tentunya ada bakti sosial, Kotobaru Expo pameran produk asli nagari dan juga duduak Baropok membahas berbagai tantangan yang dihadapi nagari ke depan," ujar ketua panitia Jhoni Akhiyar Rustam yang dihubungi terpisah. 

 

Reporter: Wandi Malin

Editor: HSP





Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM