Pesta Anak Nagari Semarakkan Idul Fitri di Koto Baru Solok


Sabtu, 08 Juni 2019 - 19:12:10 WIB
Pesta Anak Nagari Semarakkan Idul Fitri di Koto Baru Solok Aksi penari yang merupakan generasi mileneals Kotobaru dalam tarian kolosal Babaliak Pulang di depan balai adat Nagari Kotobaru, Kec. Kubung Kab. Solok, Jum'at (7/6). WANDI MALIN

AROSUKA, HARIANHALUAN.COM - Gegap gempita pesta anak nagari menyambut momen Idul Fitri yang dirangkai dengan kegiatan pulang basamo perantau di nagari Kotobaru tahun 2019 begitu terasa.

Sedikitnya 100-an penari dan pemain musik mampu membius penonton dalam tarian kolosal babaliak pulang yang digelar di depan Balai Adat Nagari Kotobaru, Jum'at (7/6) malam.

Penampilan artistik dan energik dari para penari lintas generasi dari sanggar Lubuak Limpapeh Kotobaru, mulai dari anak-anak hingga kaum emak-emak tersebut mampu memukau ratusan penonton yang hadir memadati komplek tungku nan tigo sajarangan nagari Kotobaru pada malam itu.

Sorak sorai dengan gerak langkah seragam dan tingkah polah kaum ibu bundo kanduang menjadi kolaborasi unik yang memadukan seni tradisional dan tarian moderen para mileneal. Ditingkah permainan gendang tabuik tradisional dan sistem pencahayaan berlatar Balai Adat Nagari, mengukuhkan tarian kolosal ini sebagai sebuah kesatuan nan penuh harmonisasi unik dan apik.

Tarian kolosal karya koreografer muda Kotobaru Dodi Atmanegara dan kawan-kawan tersebut memang sudah disiapkan jauh-jauh hari untuk menyambut kehadiran perantau Perwako di kampung halaman. Tarian tersebut mengisahkan tentang kerisauan terhadap besarnya pengaruh budaya moderen terhadap budaya tradisional di dalam sebuah nagari. 

Diawal tarian terlihat kaum bundo kanduang yang asyik dengan kesibukan menumbuk padi di lesung berpadu dengan tingkah para remaja yang asyik dengan permainan anak nagari pada masa lalu. Hal itu kemudian buyar dengan masuknya tarian para kaum mileneals berpakaian kekinian, seakan menandai masuknya pengaruh luar yang merusak generasi muda dengan beragam masalahnya seperti rokok, miras dan narkoba. 

Pada sesi berikutnya terlihat para pemeran berpakaian ninik mamak yang berpakaian datuk tengah bermusyawarah di atas jerami, yang mengisahkan tentang kerisauan terhadap kondisi anak kemenakannya yang sudah terpengaruh budaya global. Sang mamak kemudian seolah membawa pulang anak kemenakannya untuk kembali kepada tradisi budaya yang menjadi jati diri anak nagari. 

Melalui tarian kolosal ini, seolah  ingin menegaskan bahwa sebagai anak muda mileneals, yang menekuni budaya tradisional tidak takut dengan budaya modern yang tidak sesuai dengan jati diri anak nagari. "Pada sesi akhir, kami menggambarkan tentang kondisi sesungguhnya anak nagari Kotobaru yang kompak dan kukuh dengan adat dan tradisinya. Babaliak pulang diartikan dengan pulang ke tradisi masa lalu yang sarat makna positif dan meninggalkan budaya modern yang merusak," terang Doddi Atmanegara kepada Harianhaluan.com.

Kreatifitas anak nagari Kotobaru tersebut praktis mengundang decak kagum para penonton yang hadir. Wakil Bupati Solok H. Yulfadri Nurdin,SH yang ikut berjejer di tenda penonton bersama tokoh Perwako, Wali Nagari Afrizal K dan tokoh Masyarakat seakan dibuat tak berkedip dengan kreatifitas yang dipertontonkan itu.

"Saya sangat salut dengan kreatifitas generasi muda Kotobaru malam ini, kerisauan terhadap kondisi saat ini, mereka gambarkan dengan tarian. Sungguh sebuah kreatifitas yang luar biasa," ucap Wabup Yulfadri Nurdin.

Sementara itu ketua panitia pulang basamo Perwako 2019 Jhoni Akhiar Rustam mengatakan, tarian Kolosal Babaliak pulang ini merupakan rangkaian dari kegiatan Pulang Basamo Perwako 2019, yang sudah berlangsung sejak malam takbiran lalu. Pada malam sebelumnya juga diisi dengan sandiwara yang berjudul Ande (ibu) yang diperankan oleh para perantau Perwako.

 Sedangkan pada hari Sabtu (8/6) malam akan ditampilkan sandiwara 4 babak dengan judul "Ikara tak Baunian" oleh "PNC 68 Kembali".

"Kami ingin momen pulang basamo ini betul-betul penuh makna. Mengembalikan ingatan masyarakat tentang berbagai kenangan masa lalu," ujar Jon.

Reporter : WANDI MALIN

Editor: HSP




Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
BERITA TERKAIT

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 25 Juli 2017 - 16:57:20 WIB

    Hidupkan Potensi Wisata Daerah, Pesta Rakyat Paninggahan Sukses Digelar

    Hidupkan Potensi Wisata Daerah, Pesta Rakyat Paninggahan Sukses Digelar PADANG PANJANG, HARIANHALUAN.COM - Pesta Rakyat Paninggahan yang digagas oleh Mahasiswa Pascasarjana Institut Seni Indonesia (ISI) Padang Panjang, Minggu (23/7) di Dusun Muaro, Jorong Subarang, Nagari Paninggahan sukses dige.
  • Senin, 03 Juli 2017 - 19:54:17 WIB

    Pesta Pantai di Pasbar, Menampilkan Artis Ibukota

    Pesta Pantai di Pasbar, Menampilkan Artis Ibukota PASAMAN BARAT, HARIANHALUAN.COM— Acara Pesta Pantai Bancah Galinggang Indah di Jorong Pantai Indah, Nagari persiapan Maligi, Kecamatan Sasak Ranah Pasisia, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) berlangsung meriah dan tertib..
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM