Antisipasi Bencana, Tim Gabungan Sawahlunto Bersihkan Drainase


Selasa, 11 Juni 2019 - 23:55:56 WIB
Antisipasi Bencana, Tim Gabungan Sawahlunto Bersihkan Drainase Personil dari tim gabungan bersihkan saluran drainase. dok.TAGANA

SAWAHLUNTO, HARIANHALUAN.COM - Puluhan personil dari tim gabungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Taruna Siaga Bencana (Tagana) dan Satuan Polisi Pamong Praja - Pemadam Kebakaran (Satpol PP - Damkar) lakukan gotong royong membersihkan saluran drainase di ruas jalan menjelang simpang tiga Muaro Kalaban, Kecamatan Silungkang,Selasa (11/6).

Pembersihan saluran drainase yang dilaksanakan untuk mengantisipasi banjir dan longsor yang dapat terjadi jika drainase (saluran air) tersumbat.

Baca Juga : Bupati Khairunas Imbau TP PKK Solok Selatan Tingkatkan Etos Kerja di Era New Normal

Selain personil tim gabungan tersebut, juga ikut bergabung sejumlah personil Kelompok Siaga Bencana (KSB) dan staf kantor Desa Muaro Kalaban serta staf Kecamatan Silungkang.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kesbangpol - BPBD) Kota Sawahlunto, Adriyusman menyebut kegiatan gotong royong pembersihan drainase itu sekaligus menindaklanjuti arahan Walikota Deri Asta untuk mengaktifkan gotong royong membersihkan saluran air baik di jalan maupun pemukiman warga.

Baca Juga : Dokter Dian Fadly Kunjungi Panti Asuhan dan Santri Tahfiz di Padang Panjang

"Jadi untuk jumlah personil, dari BPBD turun 25 orang, Tagana ada 20 orang, kemudian teman - teman Satpol PP - Damkar juga turun 30 orang. Kita juga berterima kasih, sejumlah masyarakat sekitar bersama unsur Pemerintahan Desa dan Kecamatan juga ikut terjun membantu," kata Adriyusman, usai kegiatan gotong royong.

Sementara, Kepala Desa Muaro Kalaban, Herdiamon mengatakan sangat berterima kasih tim gabungan tersebut telah datang membantu pembersihan jalur drainase di kawasan simpang tiga Muaro Kalaban itu.

Baca Juga : Semarakkan Ramadan, Pemuda Masang Timur Gelar MTQ Tingkat Nagari

"Setiap kali hujan deras, kawasan ini memang selalu tergenang air, sehingga mengganggu arus lalu lintas yang biasa ramai di simpang tiga ini. Semoga dengan kita bersihkan drainasenya, aliran airnya tidak lagi meluber ke jalan. Sehingga simpang tiga ini pun terbebas dari genangan air saat hujan datang," ujar Herdiamon.

Sebelumnya, Walikota Sawahlunto Deri Asta mengajak dan mengarahkan masyarakat untuk mengaktifkan kembali gotong royong, terutama untuk membersihkan saluran air di jalan dan pemukiman. Hal ini sekaitan dengan naiknya intensitas banjir dan longsor yang salah satu penyebabnya adalah macetnya saluran air/drainase tersebut.

Baca Juga : Mudik ke Solsel? Pos Penyekatan Arus Mudik Ada di Kubang Gajah Sangir

"Tersumbatnya saluran air/drainase ini sangat membahayakan saat hujan, karena menyebabkan banjir bahkan tanah longsor. Karena itu, kita mengajak masyarakat, dan difasilitasi oleh Pemerintah Desa, Kecamatan maupun Dinas terkait dapat menggiatkan gotong royong membersihkan drainase itu," sebut Deri Asta, di sela - sela penyerahan bantuan kepada korban bencana tanah longsor di Dusun Dalimo Godang, Desa Pasar Kubang, Kecamatan Lembah Segar, Senin 11 Juni 2019.

Editor : DNJ | Sumber : HUMAS
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]