Bareskrim Tolak Laporan Mantan Komandan Tim Mawar


Rabu, 12 Juni 2019 - 14:26:50 WIB
Bareskrim Tolak Laporan Mantan Komandan Tim Mawar Mantan Komandan Tim Mawar Mayjen (Purn) Chairawan Kadarsyah Nursyirwan. CNN

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri menolak laporan yang diajukan oleh mantan Komandan Tim Mawar Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD, Mayjen (Purn) Chairawan Kadarsyah Nursyirwan terkait pemberitaan pada majalah Tempo yang dianggap merugikan dirinya.

Kuasa hukum Chairawan, Herdiansyah mengatakan laporan itu belum diterima pihak kepolisian dengan alasan masih menunggu rekomendasi dari Dewan Pers.

"Barusan kami dari dalam, berdiskusi dan konsultasi, dan alhamdulillah laporan kami belum diterima karena menunggu rekomendasi dari Dewan Pers. Jadi dari kami saya rasa itu," kata Herdiansyah di Gedung Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Rabu (12/6).


Majalah Tempo menuliskan laporan yang berjudul Tim Mawar dan Rusuh Sarinah. Laporan itu berisi soal dugaan keterlibatan sejumlah orang eks anggota Tim Mawar Kopassus TNI AD dalam kerusuhan 21-22 Mei lalu. Nama yang disebut Tempo dalam laporannya adalah Fauka Noor Farid.

Menurut Herdiansyah pemberitaan Tempo mengandung fitnah dan mencemarkan nama baik Chairawan sebagai mantan komandan Tim Mawar Kopassus TNI AD kala itu.
Selain itu, Herdiansyah mengatakan pihaknya akan terus bertemu dan berkonsultasi dengan polisi untuk menemukan tindak pidana dalam pemberitaan majalah Tempo.

"Terus konsultasi dengan polisi karena beliau [Chairawan] merasa dirugikan, difitnah, unsur pidananya apa. Tapi kita tunggu hasil Dewan Pers dulu," kata dia.

Lebih lanjut, Herdiansyah mengklaim Dewan Pers akan mengeluarkan keputusan pada hari Selasa, 18 Juni 2019 mendatang. Setelah itu, ia baru akan menyusun rencana untuk menindaklanjuti pemberitaan majalah Tempo yang dianggap telah merugikannya.

"Kita baca judulnya aja lah. Judulnya itu tidak ada kata-kata apakah itu dugaan, langsung menjustifikasi," kata dia.

Chairawan telah lebih dulu mengadukan Tempo ke Dewan Pers kemarin karena merasa dirugikan oleh pemberitaan di majalah itu.

Selain itu, Herdiansyah mengatakan pihaknya akan terus bertemu dan berkonsultasi dengan polisi untuk menemukan tindak pidana dalam pemberitaan majalah Tempo.

"Terus konsultasi dengan polisi karena beliau [Chairawan] merasa dirugikan, difitnah, unsur pidananya apa. Tapi kita tunggu hasil Dewan Pers dulu," kata dia.

Lebih lanjut, Herdiansyah mengklaim Dewan Pers akan mengeluarkan keputusan pada hari Selasa, 18 Juni 2019 mendatang. Setelah itu, ia baru akan menyusun rencana untuk menindaklanjuti pemberitaan majalah Tempo yang dianggap telah merugikannya.

"Kita baca judulnya aja lah. Judulnya itu tidak ada kata-kata apakah itu dugaan, langsung menjustifikasi," kata dia.

Chairawan telah lebih dulu mengadukan Tempo ke Dewan Pers kemarin karena merasa dirugikan oleh pemberitaan di majalah itu.(h/cnn)


 Sumber : CNN /  Editor : HSP


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
BERITA TERKAIT

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin, 22 April 2019 - 22:28:05 WIB

    Bareskrim Tolak Laporan Ade Armando Soal Klaim Kemenangan Prabowo

    Bareskrim Tolak Laporan Ade Armando Soal Klaim Kemenangan Prabowo JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Ikatan Masyarakat Peduli Indonesia (IMPI) melaporkan Capres 02 Prabowo Subianto ke Bareskrim Polri. Prabowo ditudingnya menyebarkan kabar bohong dengan mengklaim kemenangan di Pilpres 2019..
  • Kamis, 01 Desember 2016 - 00:26:36 WIB
    DUGAAN PENISTAAN AGAMA

    Bareskrim Serahkan Berkas Ahok ke Kejagung

    JAKARTA, HALUAN — Bareskrim Polri memastikan akan menyerahkan tersangka kasus dugaan penistaan agama, yakni gubernur nonaktif DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), beserta barang buktinya ke Kejaksaan Agung (Kejagung).
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM