Ali Mukhni Kunjungi Lokasi  Longsor Sungai Geringging


Kamis, 13 Juni 2019 - 13:17:55 WIB
Ali Mukhni Kunjungi Lokasi  Longsor Sungai Geringging Bupati Ali Mukhni tinjau Cek Dam yang tersumbat akibat tertutup tumpukan kayu yang hanyut akibat banjir di Korong Kampung Pinang, Nagari Batu Gadang Kuranji Hulu Kecamatan Sungai Geringging. IST

PADANG PARIAMAN, HARIANHALUAN.COM - Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni tinjau lokasi longsor dan banjir bandang akibat hujan deras yang terjadi selasa sore yang lalu di korong kampung pinang Nagari Batu Gadang Kuranji Hulu Kecamatan Sungai Geringging. Ali Mukhni juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada mengingat curah hujan masih tinggi.

Akibat longsor satu orang meninggal dunia tertimbun tanah dirumahnya. Korban bernama Syaril (41), wiraswasta, berhasil dievakuasi tim BPBD dan Tagana dari tumpukan tanah yang jatuh dari tebing belakang rumahnya. 

"Atas nama Pemerintah Daerah dan DPRD, kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya, semoga khusnul khotimah," kata Ali Mukhni didampingi Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Hendra Aswara, Kamis (13/6).

Pada kesempatan tersebut juga diserahkan bantuan logistik, makanan, beras, tenda, matras, selimut untuk korban longsor. 

Usai melayat, Bupati Ali Mukhni juga meninjau Cek Dam yang tersumbat di aliran sungai tersebut. Pohon dan sisa kayu menutup penuh aliran sungai yang mengakibatkan air melimpah menggenangi rumah warga hingga satu meter. 

Dari pantauan Haluan, terlihat Ali Mukhni bersama masyarakat bergotong royong membersihkan kayu-kayu dan memotong menggunakan mesin chainsaw. Ia berharap Pemerintah propinsi Sumatera Barat segera membangun pengaman tebing sehingga air tidak lagi menggenangi rumah warga. 

Tingginya curah hujan, tambah Ali Mukhni, ia menghimbau masyarakat tetap siaga. Apabila hujan berdurasi lama, maka diharapkan masyarakat yang tinggal didaerah rawan bencana seperti dipinggir tebing agar segera mengungsi ke tempat yang aman.

"Kepada Warga, kami mengingatkan karena masih tingginya curah hujan, dan apabila ada hujan dengan intensitas yang lama agar segera evakuasi tempat yang lebih aman," ujarnya.

Hal senada juga diutarakan, Kepala BPBD Budi Mulia mengatakan jumlah kerugian materi sedang dalam proses pendataan. Hingga saat ini tercatat 300 juta kerugian yang ditimbulkan bencana longsor ini.

"Kerugian masih dihitung dan saat ini kita masih siap siaga dilokasi mengingat curah hujan masih tinggi," kata Budi. 

Sementara itu, Kepala DSP3A Hendra Aswara mengatakan, terdapat sembilan rumah yang terkena dibanjir. Saat ini sudah diberikan nasi bungkus dan bantuan beras serta lainnya. "Kepada korban meninggal kita berikan santunan dan kepada korban banjir kita berikan bantuan logistik," ungkap Hendra. (h/rul)

 


Reporter : Khairul /  Editor : HSP

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
BERITA TERKAIT

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM