Jumlah Penumpang Kereta Api Meningkat Dibanding Tahun Lalu


Kamis, 13 Juni 2019 - 13:25:08 WIB
Jumlah Penumpang Kereta Api Meningkat Dibanding Tahun Lalu Puluhan Penumpang terlihat tengah menunggu kedatangan KA Sibinuang di Stasiun Padang. DANI

PADANG, HARIANHALUAN.COM — Setelah sempat mati suri beberapa tahun yang lalu, kereta api kini kembali menjadi salah satu moda transportasi paling diminati di Sumatera Barat. PT KAI (Persero) Divre II Sumbar mencatat, selama momen lebaran terjadi peningkatan intensitas penumpang sebesar empat persen dibanding tahun sebelumnya.

"Seperti tahun-tahun sebelumnya, tahun ini kami memberlakukan masa angkutan lebaran selama 22 hari, yakni mulai dari H-10 sampai H+10, ditambah dua hari lebaran. Hingga hari ini kami mencatat total penumpang KA selama momen lebaran mencapai 83.000 atau rata-rata 8.000 orang per hari. Sementara tahun lalu, hingga hari yang sama, total penumpang kami hanya 79.000. Jadi ada peningkatan sekitar empat persen," ujar Kepala PT KAI Divre II Sumbar, Fredi Firmansyah saat ditemui di kantornya, Rabu (12/6) sore.

Tahun ini, Divre II menargetkan penumpang angkutan lebaran bisa mencapai setidaknya 112.000 orang. Dengan empat hari tersisa, Fredi optimis pihaknya mampu mengejar target tersebut. Bahkan, bukan tidak mungkin target itu dapat terlampaui.

"Sejauh ini, kami telah mencapai 74 persen dari target. Apabila dikalkulasikan, kami butuh rata-rata 7.900 penumpang per hari. Insya Allah, itu bisa tercapai," ucapnya.

Peningkatan jumlah penumpang selama lebaran ini, menurut Fredi tak terlepas dari antusiasme masyarakat terhadap kereta api yang semakin lama semakin bertambah. Tak hanya di momen-momen liburan, di hari-hari biasa pun kereta api di Sumbar seolah tak pernah kekurangan penumpang.

Masyarakat Sumbar, tutur Fredi, sudah mulai menyadari berbagai keuntungan menggunakan jasa transportasi kereta api. Dengan naik kereta api, perjalanan akan dijamin lebih murah, aman, cepat, dan tepat waktu.

"Kereta api adalah transportasi paling murah di Sumbar saat ini. Bayangkan, untuk rute Naras–Padang hanya dipungut biaya Rp 5.000. Coba kalau naik mobil, pasti ongkosnya lebih dari itu. Belum lagi jika masuk masa liburan. Pasti ada kemacetan. Dengan naik kereta api, tidak ada yang namanya terjebak macet," kata Fredi.

Seperti diberitakan sebelumnya, demi menghadapi momen lebaran, PT KAI Divre II menambah rangkaian untuk KA relasi Padang–Naras. Setiap KA Sibinuang mendapat tambahan satu kereta k3. Dengan penambahan ini, KA Sibinuang 1 akan berkapasitas sebanyak 488 tempat duduk dan KA Sibinuang 2 sebanyak 466 tempat duduk, ditambah masing-masing 50 persen untuk penumpang tanpa tempat duduk dalam sekali jalan.

"Di samping itu, meskipun tidak ada penambahan rangkaian, kami juga akan tetap menyiagakan dua KA lainnya, yakni KA Minangkabau Ekspres relasi Padang–BIM yang berkapasitas 393 penumpang dan KA Lembah Anai relasi Kayu Tanam–BIM yang berkapasitas 117 penumpang," kata Fredi. (h/mg-dan)


Reporter : Dani /  Editor : HSP


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 12 Desember 2019 - 16:18:53 WIB

    Gebyar ICBS 2019 Diwarnai Sejumlah Lomba

    Gebyar ICBS 2019 Diwarnai Sejumlah Lomba PAYAKUMBUH, HARIANHALUAN.COM - Masih dalam rangka milad ke 10 Insan Cendekia Boarding School (ICBS) Payakumbuh atau Gebyar ICBS 2019, ICBS menggelar lomba Tahfiz dan Olimpiade Sains untuk tingkat SD se-provinsi Riau. Lomba b.
  • Kamis, 05 Desember 2019 - 08:59:25 WIB

    Luar Biasa, Sejumlah OPD di Dharmasraya Raih Kategori Informatif

    Luar Biasa, Sejumlah OPD di Dharmasraya Raih Kategori Informatif PULAUPUNJUNG, HARIANHALUAN.COM - Guna mendongkrak kinerja badan publik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya dalam pelaksanaan keterbukaan informasi, PPID Utama Pemerintah Kabupaten Dharmasraya melakukan penilaian in.
  • Senin, 25 November 2019 - 19:33:31 WIB

    Sejumlah Kafilah MTQ 2020 Ancam Mundur, Kok Bisa?

    Sejumlah Kafilah MTQ 2020 Ancam Mundur, Kok Bisa? PADANG, HARIANHALUAN.COM - Sejumlah kafilah yang akan bertanding pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) 2020 mendatang mengancam untuk mundur. Hal tadi dikarenakan, adanya indikasi ketidak adilan yang diterima oleh para kafilah.
  • Sabtu, 16 November 2019 - 18:57:46 WIB

    BNN Kota Sawahlunto Tes Urine Sejumlah Wartawan

    BNN Kota Sawahlunto Tes Urine Sejumlah Wartawan SAWAHLUNTO, HARIANHALUAN.COM - Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Sawahlunto lakukan tes urin sejumlah wartawan yang tergabung dalam organisasi profesi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). Tes urin dilakukan di Kantor PWI .
  • Rabu, 13 November 2019 - 15:37:01 WIB

    Jumlah Pengangguran di Sumbar Berkurang

    Jumlah Pengangguran di Sumbar Berkurang PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumbar, Sukardi menyampaikan jumlah pengangguran di Sumbar per Agustus 2019 sebanyak 138,46 ribu orang. Dibandingkan bulan yang sama di tahun sebelumnnya, jumlah .
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM