DPRD Bukittinggi Sorot  Kartu Brizzi


Kamis, 13 Juni 2019 - 14:40:12 WIB
DPRD Bukittinggi Sorot  Kartu Brizzi Ketua DPRD Beny Yusrial dan Wakil Ketua DPRD H. Trismon, meninjau penggunaan kartu brizzi di TMSBK Bukittinggi. Gatot

BUKITTINGGI, HARIANHALUAN.COM - Adanya pro kontra tentang pemakaian kartu e money brizzi untuk masuk  objek wisata  berbayar di Bukittinggi, mendapat sorotan dari anggota DPRD Bukittinggi.

Unsur pimpinan dan anggota dewan setempat merekomendasikan kepada Pemko, agar penggunaan kartu brizzi yang telah dimulai semenjak libur lebaran kemarin, dapat  ditinjau ulang kembali dengan melihat dari berbagi sisi.

Ketua DPRD Bukittinggi Beny Yusrial mengatakan,  penggunaan kartu brizzi yang diterapkan untuk masuk ke tempat objek wisata ini memang banyak manfaatnya. Namun demikian, tentu ada sejumlah persoalan yang terjadi di lapangan dan harus segera dibenahi oleh pemerintah bersama pihak terkait.

DPRD melihat  cukup banyak persoalan yang ditimbulkan terhadap penggunaan kartu brizzi tersebut, diantaranya  sosialisasi kepada masyarakat atau pengunjung  yang dinilai kurang, dan  sarana pendukung tidak terlalu maksimal. Sehingga  pengunjung bingung dengan sistem yang diterapkan itu. 

Mirisnya lagi,awal penggunaan kartu ini menimbulkan persoalan bagi pengunjung terkait antrian panjang untuk masuk objek wisata, khususnya objek wisata TMSBK saat libur lebaran kemarin,” ujar Beny Yusrial,  didampingi Wakil Ketua DPRD H Trismon dan Ketua Komisi III DPRD Rusdi Nurman,  ketika meninjau penggunaan kartu Brizzi tersebut ke TMSBK, Selasa (11/6).

Menurut politisi Gerindra ini, dari satu sisi DPRD Bukittinggi mendukung penggunaan kartu brizzi dalam rangka penghematan uang daerah serta mengurangi tingkat kebocoran. Disamping itu penggunaan karti brizzi itu juga dalam rangka meningkatkan kualitas terhadap objek wisata itu sendiri. Sistem Brizzi memang akan menambah transparansi untuk antisipasi kebocoran pada  tiket masuk objek wisata.

Namun disisi lain, Pemko Bukittinggi tentu  harus melihat kondisi pengunjung yang datang ke  objek wisata berbayar. Sebab pengunjung  yang datang ke Taman Marga Satwa Budaya Kinantan (TMSBK) dan Taman Panorama Lobang Jepang tidak saja pengunjung dari perkotaan namun juga pengunjung dari pedesaan.

“Bagi masyarakat perkotaan tentu tidak menjadi masalah terhadap penggunaan kartu brizzi tersebut. Namun bagi masyarakat pedesaan yang datang dari berbagai pelosok dan perkampungan,  tentu tidak mungkin mereka  untuk mempergunakan kartu itu untuk kepentingan lainnya. Sehingga  kartu yang mereka bayar itu menjadi mubazir,” kata Beny.

Kemudian dalam penggunaan kartu brizzi tersebut ulasnya, telah terjadi Doble pembayaran. Pengunjung disamping harus mengisi Saldo sesuai dengan harga tiket masuk yang telah ditetapkan, pengunjung juga diharuskan terlebih dahulu untuk membeli kartu brizzi seharga Rp.20.000. Hal ini jelas memberatkan pengunjung. “Untuk itu kita minta kepada pemko untuk meninjau kembali penggunaan kartu tersebut,” ucap Beny.

Hal yang sama juga disampaikan Wakil Ketua DPRD H.Trismon. Politisi senior partai Golkar ini menyorot penggunaan kartu brizzi yang dinilia  sangat menguntungkan bagi BRI selaku pemberi CSR. “Walau kartu Brizzi itu merupakan CSR dari BRI,tetapi BRI menjual kartu itu kepada pengunjung. Dalam hal ini tentu  BRI mendapat keuntungan yang besar dari penggunaan kartu brizzi. Sementara untuk Pemko Bukittinggi apa yang didapat,” kata Trismon.

Menurutnya, jika memang dilakukan peralihan karcis masuk objek wisat ke kartu Brizzi, Pemko seharusnya juga membicarakannya dengan DPRD. Sebab perubahan dari karcis kepada kartu yang diterapkan itu tentu  harus  diketahui oleh DPRD. Hal inilah yang sangat kita sayangkan. “Kita minta kepada pemerintah untuk melakukan evaluasi terkiat sistem ini. Sebab DPRD dibuat bingung dengan dana CSR yang diberikan BRI,” tukasnya.

Sementara itu Ketua Komisi III Rusdy Nurman menilai bahwa penggunaan Kartu Brizzi yang diterapkan itu kurang sosialisasi,sehingga  penggunaan  kartu brizzi secara mendadak itu membuat pengunjung terkejut  dan merasa kebingungan, dan  menimbulkan imej yang tidak baik  ditengah tengah masyarakat.

“Pengunaan kartu brizzi secara mendadak itu membuat ribet pengunjung. Selain itu, dalam  penggunaan kartu brizzi juga tidak dilengkapi  dengan mesin untuk mencek Saldo,sehingga pengunjung tidak tahu berapa Saldonya yang tersisa. Sebab dalam penggunaan  kartu itu hanya dihitung jumlah orangnya. Sementara antara orang dewasa dengan anak anak tariff masuknya berbeda. Untuk mencek saldo yang tertinggal tentu  diperlukan adanya mesin untuk mencek saldo di TMSBK maupun di Panorama Lobang Japang,” ujar Politisi Demokrat ini.

Oleh karena itu pihaknya  meminta kepada Pemko Bukittinggi untuk meninjau ulang penggunaan kartu Brizzi itu agar tidak menimbulkan permaslahan, baik itu bagi Pemko maupun bagi  pengunjung objek wisata.  “Dalam waktu dekat DPRD akan melakukan rapat kerja dengan Pemko dan pihak BRI dalam penggunaan kartu Brizzi ini,” tukas Rusdi Nurman.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Erwin Umar yang turut mendampingi anggota dewan dalam peninjauan itu mengatakan, penggunaan kartu brizzi ini dalam rangka penghematan anggaran, salah satunya dalam pencetakan karcis. Dengan kartu brizzi maka Pemko tidak perlu lagi untuk mencetak karcis masuk ke objek wisata, sehingga anggaran yang dihematkan cukup besar.

“Dengan penggunaan kartu brizzi, maka Pendapatan Asli Daerah (PAD) dapat terukur dan tidak ada kebocoran.  Dengan menggunakan kartu e money brizzi semua pemasuk an akan terukur dan uang nya langsung masuk kas daerah “ ujar Erwin Umar.

Sebelumnya Wali Kota Bukittinggi  Ramlan Nurmatias menyampaikan, penggunaan kartu brizzi tersebut banyak manfaat. Selain bisa dipakai untuk pembayaran biaya masuk objek wisata, kartu brizzi juga bisa dipergunakan untuk hal lain  karena sifatnya kartu saldo.

“Kartu ini bisa untuk token listrik, isi pulsa, masuk BIM, dan bisa juga untuk e money berbelanja di Niagara. Pemko Bukittinggi memulai menggunakan kartu e money Brizzi dengan tujuan untuk penghematan anggaran, salah satunya dalam pencetakan karcis. Dalam libur lebaran  kemarin, Pemko  berhasil menghemat anggaran sekitar  250 juta untuk biaya pencetakan karcis. Karena dengan menggunakan kartu Brizzi, tidak perlu lagi memakai karcis,” sebut Ramlan. (h/tot) 


Reporter : Gatot /  Editor : HSP

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
BERITA TERKAIT

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin, 17 Juni 2019 - 18:57:12 WIB

    Wakil Ketua DPRD Sumbar Ajak Masyarakat Galakkan Remaja Masjid

    Wakil Ketua DPRD Sumbar Ajak Masyarakat Galakkan Remaja Masjid TANAH DATAR, HARIANHALUAN.COM — Masa depan dan kemajuan suatu bangsa amat ditentukan oleh generasi mudanya. Pemberdayaan generasi muda lewat berbagai kegiatan kepemudaan, khususnya di bidang keagamaan, karenanya mutlak dipe.
  • Ahad, 16 Juni 2019 - 21:23:00 WIB

    Anggota DPRD Sumbar Akan Kunker ke Sejumlah Negara

    Anggota DPRD Sumbar Akan Kunker ke Sejumlah Negara PADANG, HARIANHALUAN.COM – Tujuh rombongan anggota DPRD Sumbar akan melakukan kunjungan kerja (kunker) ke sejumlah negara di Benua Eropa, Australia dan Amerika pada akhir Juni mendatang..
  • Jumat, 14 Juni 2019 - 22:37:01 WIB

    Sidang Paripurna DPRD Sawahlunto Soroti Persoalan Abu PLTU Ombilin

    Sidang Paripurna DPRD  Sawahlunto Soroti Persoalan Abu PLTU Ombilin SAWAHLUNTO, HALUAN – Sidang paripurna DPRD Sawahlunto mencantumkan tiga poin penting terkait persoalan dampak abu bekas pembakaran batu bara, yang sangat meresahkan masyarakat, yang berdomisili di sekitar pembangkit PLTU Se.
  • Kamis, 13 Juni 2019 - 14:43:57 WIB

    DPRD Bukittinggi Tinjau Pekerjaan Revitalisasi TMSBK

    DPRD Bukittinggi Tinjau Pekerjaan Revitalisasi TMSBK BUKITTINGGI, HARIANHALUAN.COM - Dengan telah dimulainnya pekerjaan revitalisasi Taman Marga Satwa Budaya Kinantan (TMSBK) Bukittingi pada April lalu, anggota DPRD Bukittinggi meninjau  pekerjaan revitalisasi tersebut u.
  • Kamis, 13 Juni 2019 - 14:42:19 WIB

    Fraksi DPRD Bukittinggi Sampaikan Pemandangan Umum

    Fraksi DPRD Bukittinggi Sampaikan Pemandangan Umum BUKITTINGGI, HARIANHALUAN.COM - Fraksi di DPRD Kota Bukittinggi sampaikan pemandangan umum atas ranperda pertanggubgjawaban APBD 2018 yang dihantarkan oleh Wali Kota Bukittinggi ke DPRD. Pemandangan umum itu disampaikan ole.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM