Sungai Limau Sering Diterjang Banjir, Warga Desak Pemerintah Perbaiki Bendungan


Jumat, 14 Juni 2019 - 18:17:55 WIB
Sungai Limau Sering Diterjang Banjir, Warga Desak Pemerintah Perbaiki  Bendungan Garin Mesjid di Sungai Limau, saat membersihkan lumpur bekas terjangan banjir. CHAIRUL

PADANG PARIAMAN,HARIANHALUAN.COM-Takut ada banjir susulan, warga Sungai Limau desak pemerintah daerah membenahi bendungan Pangian yang jembol.  Menurut warga banjir sering  terjadi disebabkan karena jebolnya bendungan tersebut.

Anggi (43) warga Sungai Limau yang ikut menjadi korban, menyatakan  hampir setiap tahunnya Sungai Limau dilanda banjir yang berasal dari luapan sungai Kuranji. Ditahun 2018 lalu, rumahnya sudah dilanda banjir sebanyak enam kali berturut-turut. Namun banjir yang paling besar adalah yang terjadi Rabu kemarin. 

"Semenjak rusaknya bendungan Pangian di tahun lalu, Sungai Limau khususnya rumah saya menjadi langganan banjir. Bahkan kalau sudah musim hujan pasti air sungai Kuranji sudah meluap ke perkarangan rumah saya," ujarnya menjawab haluan, Jumat.

Menurutnya, pemerintah harus segera memperbaiki bendungan tersebut, kalau tidak warga di Sungai Limaua  akan terus terancam banjir susulan. "Saya berharapa pemerintah segera memperbaiki bendungan Pangian yang rusak tersebut," ujarnya lagi.

Hal senada juga diutarakan Masrizal (37) pedagang di Pasar Sungai Limau yang  mengeluhkan kondisi pasar yang sering terkena banjir bandang.
 Ia mengatakan, kerugian sudah sering dialami oleh para pedagang karena sering terkena banjir. Dimana banjir tersebut terkadang datang dengan tiba-tiba, sehingga dirinya tidak bisa menyelamatkan barang dagangannya. "Kalau sudah datang musim hujan kami para pedagang sudah was-was akan terkena banjir. Saya sebenarnya sudah kapok jualan di pasar ini, namun mau gimana lagi, kalau tidak jualan tidak dapat duit," ujarnya.

Ia juga meminta kepada Pemerintah Daerah Padang Pariaman, agar segera menindak lanjuti keluhan warga ini. "Saya berharap pemerintah segera memperbaiki bendungan ini, kalau tidak ekonomi warga Sungai Limau terancam mati," ujarnya lagi menambahkan.

Sementara itu, Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni menilai banjir yang datang akibat Cek Dam tebing sungai yang sudah jebol. Ditambah lagi tidak adanya pengaman tebing  pada sungai tersebut.  "Saya berharap pemerintah Provinsi segera memperbaiki dinding sungai yang saat ini rusak," ujar Ali Mukhni.

Ia juga menegaskan, pemerintah daerah  Padang Pariaman akan melakukan yang terbaik untuk mengevakuasi warga. "Atas nama pemerintah daerah Padang Pariaman ikut berduka cita atas bencana alam yang terjadi. InsyaAllah dalam waktu dekat ini kami akan memperbaiki semua sarana dan prasarana yang rusak akibat banjir," ujarnya lagi. (rul)


Reporter : RUL /  Editor : DNJ


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM