Bahas Kondisi  Bangsa, Sandiaga Uno Sambangi Kediaman Zulkifli  Hasan


Sabtu, 15 Juni 2019 - 20:52:06 WIB
Bahas Kondisi  Bangsa, Sandiaga Uno Sambangi Kediaman Zulkifli  Hasan Zulkifli Hasan memberikan keterangan pers bersam Sandiaga Uno, Sabtu (15/6/2019) malam. ANTARANEWS

JAKARTA, HARIANJHALUAN.COM-Sandiaga Uno  menyambangi  kediaman  Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan, Sabtu malam 15/6).  Dalam pertemuan ini juga dibahas kondisi bangsa dan sidang gugatan  di MK.

"Alhamdulillah silaturahmi ini berlangsung hangat dan kita bertukar pikiran tentang perkembangan terakhir khususnya saya memberikan 'update' proses sidang di MK dan juga masalah perekonomian negeri yang sekarang dalam keadaan belum baik," kata Sandiaga, di kediaman Zulkifli Hasan, di Jakarta, Sabtu malam.

Sandiaga menilai proses di MK dan proses-proses politik harus mampu menghadirkan kepastian dalam dunia usaha, sehingga investasi kembali masuk, lapangan kerja terbuka dan perang dagang Amerika-China jangan sampai berdampak pada harga kebutuhan pokok masyarakat.

Dia mengatakan untuk sidang di MK, dirinya bersyukur prosesnya berlangsung lancar dan berharap prosesnya membawa kebaikan di dalam sistem demokrasi Indonesia.

"Menurut kami yang menjadi ikhtiar dari saya dan Pak Prabowo adalah mengaspirasikan apa yang disampaikan masyarakat. Ini bukan masalah Prabowo-Sandi kalah atau menang tapi ini adalah perbaikan dan bagaimana kita memperkuat institusi demokrasi kita," ujarnya.

Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan mengatakan silaturahmi dirinya dan Sandiaga baru bisa terjadi hari ini, karena dirinya sibuk mengurusi rekapitulasi suara PAN di daerah pemilihan (dapil).

Menurut dia, silaturahmi yang terjadi hari ini adalah langkah yang baik bagi ke depannya, namun dirinya enggan membahas isi pertemuannya dengan Sandiaga tersebut.

"Jadi baru pada kesempatan ini silturahmi ini berhasil dan mudah-mudahan bisa membuat kebaikan bagi bangsa dan negara Indonesia," katanya.

Dia mengatakan sikap politik PAN menunggu hasil sidang sengketa PHPU di MK dan baru bersidang pada Jumat (14/6), dan diyakininya akan menghasilkan keputusan yang bisa diterima dengan baik dan dihormati.

Menurut dia, ke depannya tidak perlu ada penyebutan "kampret" atau pun "cebong" di masyarakat, karena Pemilu 2019 telah usai dan saat ini yang terjadi harus pertemanan yang kuat antarsesama anak bangsa.
 

 Sumber : antara /  Editor : DNJ
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]