Kesal Dituduh Gelapkan Uang, Janda  Ini Nekad Curi Emas Majikan


Senin, 17 Juni 2019 - 22:10:01 WIB
Kesal Dituduh Gelapkan Uang, Janda  Ini Nekad Curi Emas Majikan Afrianti

SOLOK,HARIANHALUAN.COM- Merasa sakit hati dituduh menggelapkan uang hasil penjualan minyak bensin di warung, Yanti nekat memukul majikannya dengan sepotong besi penyangga pintu hingga tak sadarkan diri.  Setelah majikannya (Eva) tak sadarkan diri, Afrianti alias Yanti alias Adek  melucuti emas korban dengan perinçian  tiga buah cincin emas dengan total berat 8 emas, sebuah helang seberat 5 emas, kalung seberat 3 1/4 emas dan anting seberat 1 emas.

Tak hanya sampai disitu, janda beranak tiga ini  juga menyikat barang berharga milik korban lainya berupa satu unit Hp merek Nokia tipe 106 warna hijau serta Hp lipat merek Samsung  warna putih.

Dihadapan penyidik di Mapolres Solok Kota, Senin (17/6), Yanti mengatakan, ia sudah enam bulan hidup menumpang dengan Eva. Selama enam bulan itu ia ikut membantu Eva menjaga warung.Karena hubungan selama enam bulan iitu berjalan dengan baik, akhirnya  ia  dianggap sebagai saudara sendiri oleh Eva.

Hubungan baik itu mulai retak ketika Yanti dituduh menggelapkan uang hasil penjualan minak bensin di warung. Hubungan yang mulai tak harmonis ini, ditambah dengan kesulitan ekonomi yang mendera, ibu rumah tangga  ini nekat mencuri emas majikannya dengan cara kekerasan.

Kapolres Solok Kota, AKBP Donni Setiawan mengatakan, kejadian itu terjadi pada Hari Kamis (13/6) sekitar jam 17.00 WIB di Jorong Sikumbang Nagari Sumani, Kecamatan X Koto Singkarak,Kabupaten Solok. Saat itu Yanti mengatakan kepada korban bahwa tabung gas elpiji di dapur rusak. Mendapat laporan seperti itu, Eva tanpa curiga lansung memeriksa tabung gas dengan posisi membungkuk.

Saat korban membungkuk, dari belakang Yanti lansung memukul kepala koraban bagian belakang dengan besi penyangga pintu. Mendapat pukulan dari besi itu, lansung Eva lansung tak sadarkan diri. Lalu Yanti melucuti emas dan Hp Korban. Setelah mecuti seluruh barang berharga milik korban, Yanti lansung kabur dan eva kemudian dilarikan ke Puskesmas Singkarak dan pihak Puskesmas Singkarak merujuk korban ke Rumah Sakit Umum M. Natsir Kota Solok.

Setelah melakukan olah TKP, Kanit Reskrim dan Tim Opsnal hari itu mengejar tersangka. Selang tiga hari kemudian Tim dari jajaran Polres Solok Kota ini berhasil menangkap tersangka di Nagari Tanah Kareh Gurun Panjang, Kecamatan Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan.

“Sekarang tersangka sudah ditahan. Ia disuga melanggara pasal 365 ayat (1) dengan ancaman pidana kurungan 9 tahun,” ujar Donni Setiawan. (eri)

loading...
Reporter : ERI SATRI /  Editor : DODI NJ

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]