Ketum PPP Menolak? Pengunduran Diri Hariadi Masih Simpang Siur


Selasa, 18 Juni 2019 - 14:16:32 WIB
Ketum PPP Menolak? Pengunduran Diri Hariadi Masih Simpang Siur Ilustrasi

PADANG, HARIANHALUAN.COM – Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan (DPC PPP) Kota Padang Maidestal Hari Mahesa Selasa (18/6), menyayangkan pengunduran diri Hariadi dari Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Sumatera Barat.

"Sebenarnya saya sangat sayangkan, berita ini mencuat keluar. Karena, beliau itu hanya mengirimkan lewat WhatsApp (WA)," ungkapnya.

Dalam aturan organisasi manapun, mana bisa pengunduran diri hanya lewat WA dan sekali lagi ditegaskan, ini urusan internal yang tidak perlu mencuat keluar

"Lagian setelah beliau membuat di group WA tersebut, saya selaku Ketua DPC PPP Kota Padang dan beberapa rekan- rekan Ketua DPC se Sumbar langsung mengadakan pertemuan, yang dihadiri oleh DPC Pessel, Bukittinggi, Kabupaten Solok, Pasaman dan lainnya," ujarnya.

" Dan kami bersepakat lakukan konsultasi langsung kepada Ketua Umum (Ketum) DPP PPP, yang alhamdulillah saya dan kawan -kawan diterima langsung oleh Ketua Umum DPP PPP Soeaharso Manoarfa ditengah kesibukan beliau sebagai Watimpres dan sebagai pengusaha nasional," tambahnya.

Dikatakan, Ketum ternyata sudah mendapatkan kabar tentang pengunduran diri Ketua DPW PPP Sumbar Hariadi, secara tegas Ketum menyampaikan pada saat itu, ia menolak dan tidak terima pengunduran diri Hariadi selaku Ketua DPW PPP Sumbar.

Bahkan, Ketua DPW PPP Sumbar Hariadi sebenarnya saat ketemu dengan Ketum beberapa waktu sebelumnya untuk menyampaikan secara tertulis kepada Ketum, tapi langsung Ketum menyatakan, tidak mau terima surat pengunduran Hariadi.

"Bahkan, Ketum mengatakan kepada Hariadi "apakah anda ingin PPP kehilangan nahkoda di Sumbar? Dan Ketum merasa Hariadi masih dibutuhkan dan mempunyai kapasitas dan kapabilitas memimpin PPP pada saat ini dan kedepannya," tambahnya.

Dijelaskannya, jangan kan membuka surat pengunduran diri tersebut, menerima dan melihat pun Ketum tidak mau. Karena, Ketum minta Hariadi terus memimpin dan besarkan PPP di Sumbar.

"Jadi kami pun bersepakat, tentunya sesuai arahan Ketum DPP PPP memohon dan meminta Hariadi untuk menarik lagi niatnya mengundurkan diri," tegasnya.

"Alhamdulillah, karena permintaan DPC se Sumbar, dan pengurus PPP. Akhirnya Hariadi mengurungkan niatnya dengan catatan semua kembali harus solid untuk kedepannya," ungkapnya.

Karena tantangan yang akan dihadapi kedepannya lebih berat, yakni Pilkada Provinsi dan kabupaten/kota se Sumbar

"Jadi saya juga heran Sekretaris Provinsi mengeluarkan statement itu, bahkan konfrensi pers di Gedung DPRD Propinsi Sumbar bahkan di ruangan beliau," tanyanya.

"Masalah partai harusnya konfrensi persnya di kantor partai. Sama- sama tahulah, urusan partai jangan sampai dibawa ke kantor atau gunakan fasilitas negara seperti itu," ujarnya.

"Saya juga heran dengan sikap dan langkah Sekretaris DPW Propinsi seperti itu. Karena menurut kami ini juga termasuk sebuah pelanggaran etika partai dan nanti akan diminta kejelasan dan keterangan dari DPW PPP Sumbar serta minta proses itu di Badan Kehormatan DPRD Propinsi," jelasnya.


Reporter : Ade /  Editor : DavidR


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM