MUI Kota Padang Imbau Masyarakat Tak Mudah Terpancing Isu


Rabu, 19 Juni 2019 - 19:05:13 WIB

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Sekaitan dengan proses gugatan Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) sedang bergulir di Mahkamah Konstitusi (MK), Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Padang, Duski Samad berharap, masyarakat Sumbar jangan mudah terpancing isu.

"Masyarakat kita sudah cerdas, jika diimbau oleh pihak manapun, tentu mereka sudah bisa menentukan mana yang terbaik. Kita hanya bisa berharap agar mereka tidak terprovokasi, masyarakat perlu menjaga Sumbar agar tetap kondusif," ujar Duski Samad kepada Haluan, Rabu (19/6).

Menurut Guru Besar Ilmu Pemikiran Islam di Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol (IB) Padang itu, setiap masyarakat bebas memilih. Namun, dia juga berharap, agar masyarakat bisa menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.

"Jadi yang kita gugah itu mari berpikir jernih, perhatikan betul diri kita, jangan mudah terkecoh dengan hal-hal yang tidak penting. Pelihara dirimu dan keluargamu," harap Duski.

Lebih lanjut, kata Duski, tidak ada fatwa yang melarang dan menolak aksi demo. MUI hanya menyerukan jangan beraksi secara berlebihan. Jika menyalurkan aspirasi, kata dia, jangan sampai timbul kegaduhan, anarkis dan kekacauan.

Seperti diketahui, MK kembali menggelar sidang sengketa Pilpres 2019, Rabu (19/6). Anwar pun menegaskan MK meminta pengajuan bukti tambahan dari pemohon, tim kuasa hukum paslon nomor urut 02 dalam Pilpres 2019 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, sebelum sidang dilanjutkan.

"Perlu disampaikan bahwa pengajuan bukti tambahan untuk pemohon paling lambat besok sebelum persidangan dimulai," ujar Anwar dikutip CNNIndonesia.com.

MK juga memberikan waktu lebih panjang penyerahan bukti tambahan bagi KPU selaku termohon, Joko Widodo-Ma'ruf Amin selaku pihak terkait, dan Bawaslu hingga Kamis (20/6). 

"Kemudian untuk pihak termohon, terkait, dan Bawaslu paling lambat diserahkan hari Kamis sebelum sidang dimulai," katanya. 

Sidang sengketa Pilpres yang dilayangkan kubu Prabowo-Sandi diregister oleh MK dengan nomor 01/PHPU-PRES/XVII/2019. Permohonan sengeketa Pilpres ini dilayangkan kubu Prabowo-Sandi yang menuding telah ada kecurangan bersifat terstruktur, sistematis, dan masif (TSM) dalam pelaksanaan pemilu.

Dalam sidang sengketa pilpres ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) menjadi pihak termohon, paslon nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf menjadi pihak terkait, dan Bawaslu RI hanya menjadi pihak pemberi keterangan. (h/ade)


Reporter : Ade Budi /  Editor : HSP


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 03 Juli 2018 - 18:08:38 WIB

    Nasib Parkir Meter Dibahas Pekan Ini, PT MATA Segera Temui Pemko Padang

    Nasib Parkir Meter Dibahas Pekan Ini,  PT MATA Segera Temui Pemko Padang PADANG, HARIANHALUAN.COM—Dalam pekan ini PT. Mas Arya Tunggal Abadi (MATA) selaku investor dan pengelola parkir meter di Kota Padang akan menemui Pemko Padang untuk memberi kejelasan terkait kelanjutan investasinya. Saat in.
  • Senin, 02 Oktober 2017 - 11:42:47 WIB

    Temui Nasrul Abit, Faldo Maldini Belajar Kepemimpinan

    Temui Nasrul Abit, Faldo Maldini Belajar Kepemimpinan PADANG, HARIANHALUAN.COM--Faldo Maldini, pendiri pulangkampuang.com, menemui Wakil Gubernur Sumatra Barat, Nasrul Abit, di Padang baru-baru ini.  Dalam pertemuan tersebut, tokoh lintas generasi ini berdiskusi banyak hal tent.
  • Selasa, 18 Juli 2017 - 18:00:35 WIB

    Pertemuan Dai dan Ulama, Wako Padang Bantah Tidak Libatkan MUI

    Pertemuan Dai dan Ulama, Wako Padang Bantah Tidak Libatkan MUI PADANG, HARIANHALUAN.COM--Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah membantah bahwa pihaknya tidak melibatkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Padang dan Sumbar dalam iven pertemuan dai dan ulama se Asia Tenggara, Afrika dan E.
  • Ahad, 16 Juli 2017 - 17:05:31 WIB

    MUI Sumbar Tidak Ikut Dalam Pertemuan Dai dan Ulama

    MUI Sumbar Tidak Ikut Dalam Pertemuan Dai dan Ulama PADANG, HARIANHALUAN.COM-- Majelis Ulama Indonesia Sumatra Barat menyatakan tidak akan ikut dalam pertemuan dai dan ulama se Asia Tenggara, Afrika, dan Eropa yang diadakan oleh Pemerintah Kota Padang, pada 17 Juli hingga 20 J.
  • Senin, 10 April 2017 - 19:14:58 WIB

    Ribuan Massa GNPF MUI Demo di Padang Tolak Tempat Pembakaran Mayat

    Ribuan Massa GNPF MUI Demo di Padang Tolak Tempat Pembakaran Mayat PADANG, HALUAN - Sebanyak 2.500 masyarakat yang tergabung ke dalam Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) Sumbar melakukan aksi zikir di Masjid Agung Nurul Iman, Jalan M Yamin, Kecamatan Padang Se.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM