PDAM Kota Solok Masih Upayakan Air Bersih Siap Minum


Jumat, 21 Juni 2019 - 00:12:10 WIB
PDAM Kota Solok Masih Upayakan Air Bersih Siap Minum PDAM Kota Solok memiliki Instalasi Pengolahan Air (IPA) di Kelurahan KTK. Air yang diolah itu sudah siap saji setelah dilakukan pemurnian bekerja sama dengan pemerintah Toyohashi Jepang.ALFIAN

SOLOK, HARIANHALUAN.COM–PDAM Kota Solok masih belum bisa mendistribusikan air bersih siap saji pada pelanggannya lantaran masih ada langkah kerja lainnya yang harus dilakukan. Langkah kerja itu meliputi perbaikan jaringan dan sosialisasi pada masyarakat.

“Untuk teknologi pengolahan air bersih siap minum yang bekerja sama dengan Pemerintah Toyohashi Jepang tahun lalu memang sudah selesai dan siap diminum dalam keadaan mentah seperti halnya air isi ulang.Namun untuk didistribusikan pada pelanggan belum dilaksanakan,” ujar Direktur PDAM Kota Solok Rabbiluski menjawab Haluan di kantornya, Kamis (20/6).

Baca Juga : Bupati Khairunas Imbau TP PKK Solok Selatan Tingkatkan Etos Kerja di Era New Normal

Teknologi pengolahan air bersih siap saji memang sudah diterima PDAM Kota Solok. Air bersih pada Instalasi Pengolahan Air (IPA) KTK yang dimliki PDAM bisa diminum langsung berkat kerja sama dengan pemerintahan Jepang. Hanya saja tahapan baru sampai pengolahan dan pengeboran dan tinggal pada pemeliharan jaringan.

Air bersih di IPA KTK dengan sumber dari Batang Lembang itu memang tidak bisa diminum langsung dan harus melalui perebusan terlebih dahulu, namun mengingat adanya imej masyarakat tentang jaminan kesehatan dilakukan pemurnian. Sekarang air di IPA KTK itu sudah siap diminum tanpa perebusan layaknya air minum di depot-depot air isi ulang.

Baca Juga : Dokter Dian Fadly Kunjungi Panti Asuhan dan Santri Tahfiz di Padang Panjang

Hanya saja proses pengembangan air bersih itu belum bisa sampai ke konsumennya karena harus membersihkan jaringan perpipaan.

“Untuk tahap tersebut akan datang lagi tim teknis dari Pemerintah Toyohashi melakukan transfer teknologi pada PDAM Kota Solok,” papar Direktur PDAM ini.

Baca Juga : Semarakkan Ramadan, Pemuda Masang Timur Gelar MTQ Tingkat Nagari

Untuk pembersihan jaringan, PDAM Kota Solok tentu membutuhkan anggaran. Pipa transmisi yang bersilewaran dalam tanah pada jalan-jalan utama di Kota Solok harus diganti, kemudian dilakukan pembersihan pipa dari sedimen yang ada.

Kalau dibanding dengan PDAM di Jepang itu, pengawasan air bersih itu dimulai dari hulunya. Tidak ada sungai yang tercemar kotoran rumah tangga maupun pabrik. Di Kota Solok, hampir tiap hari kotoran masuk ke sungai.

Baca Juga : Mudik ke Solsel? Pos Penyekatan Arus Mudik Ada di Kubang Gajah Sangir

Di bagian lain, Rabbiluski menyebutkan, PDAM Kota Solok saat ini terus defisit lantaran besarnya biaya produksi dibanding pendapatan.

Terjadinya persoalan demikian lantaran biaya pemeliharaan dan pembelian bahan baku zat kimia terus merangkak naik. Di sisi lain tarif air minum masih harga lama Rp 910/m kubik. Tarif itu tidak lagi seimbang dengan biaya pemeliharaan.

Untuk mengatasai persoalan demikian, PDAM Kota Solok menyusun kenaikan tarif air minum. Dalam hitungan sementara, besarnya tarif air minum diprediksi Rp 2.100/meter kubik. “Kita akan ajukan pada Pemerintah Kota Solok tentang penyesuaian tarif air minum itu,” katanya.(alf)

Reporter : ALFIAN | Editor : DNJ
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]