Tewaskan Seorang Bocah, Kolam Bekas Tambang Makan Korban Lagi 


Ahad, 23 Juni 2019 - 23:32:16 WIB
Tewaskan Seorang Bocah, Kolam Bekas Tambang Makan Korban Lagi  Kolam bekas tambang. (merdeka.com)

HARIANHALUAN.COM-Seorang bocah  ditemukan sudah tidak  bernyawa kagi dalam kolam bekas tambang. Peristiwa  ini menambah daftar  panjang korban bekas galian tambang batu bara.

    Dilansir  merdeka.com,  bocah Ahmad Setiawan (10),  ditemukan meninggal di kolam bekas tambang di kampung Pinang. Dia tewas tenggelam di kolam tanpa plang peringatan milik perusahaan tambang PT IBP.

Tewasnya Ahmad menambah panjang daftar korban anak tewas di kolam bekas tambang jadi 35 anak.

"Dua jam sebelumnya, sekira jam 04.30 sore, korban bersama teman-temannya, sempat bermain di pinggir kolam, usai mengaji. Lalu teman-teman korban pulang," kata Dinamisator Jatam Kaltim, Pradarma Rupang, seperti dikutip merdeka.com, Minggu (23/6) malam.

Lantaran korban tidak kunjung pulang, keluarganya pun bergegas mencari. "Ada barang-barang milik korban di pinggir kolam. Setelah dicari, korban ditemukan meninggal di kolam," ujar Rupang.

Masih dari investigasi Jatam, selain kolam tempat ditemukannya korban, ada 2 kolam lainnya yang juga eks tambang batubara. "Dari pemetaan konsesi, itu kolam eks lahan tambang PT IBP site Pinang. Berjarak sekitar 500-an meter dari permukiman," sebut Rupang.

"Tidak ada plang peringatan, pagar pembatas, maupun sekuriti yang bertugas mengawasi kolam itu, agar tidak jadi arena bermain warga, terutama anak-anak," tegas Rupang.

Ahmad menjadi korban anak ke-35 yang meninggal di kolam eks tambang batubara di Kaltim. "Padahal, tanggal 20 Juni 2016, ada penandatanganan pakta integritas yang diikuti dan diteken 100-an perusahaan tambang, untuk komitmen menjaga lubang bekas tambang agar tidak menelan korban jiwa," ungkap Rupang.

Dia meminta Presiden Joko Widodo turun tangan agar ke depan tidak ada lagi anak-anak yang meninggal di kolam bekas tambang. Sebab,  diduga  tidak ada keseriusan Gubernur untuk menindak perusahaan yang tidak mengindahkan kewajiban reklamasi, memasang plang peringatan, pagar pembatas, maupun menempatkan sekuriti di areal bekas tambang. [*)


 Sumber : Merdeka.com /  Editor : DNJ


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
BERITA TERKAIT

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM