Horee...! Tiket Pesawat Turun Mulai 1Juli 2019


Rabu, 26 Juni 2019 - 10:54:13 WIB
Horee...! Tiket Pesawat Turun Mulai 1Juli 2019 Ilustrasi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM – Tarif pesawat terbang berbiaya murah (Low cost carrier LCC)) akan turun paling lambat 1 Juli 2019. Namun Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution menaksir penurunan tarif oleh maskapai mungkin tidka terlalu dalam.

Pemerintah masih memberikan waktu bagi maskapai untuk menghitung efisiensi yang bisa dilakukan. Ia meyakini penurunan tarif tiket pesawat bukan hanya disebabkan karena eflsiensi internal maskapai, namun juga faktor lain, seperti biaya jasa kebandarudaraan hingga bahan bakar.

Baca Juga : Waspada! Siklon Surigae Meningkat 24 Jam ke Depan, 9 Provinsi Diminta Siap Siaga

"Paling lambat memang 1 Juli, tapi bukan berarti semuanya akan turun. Karena kesepakatan kami saat itu (rapat koordinasi tingkat Kemenko Perekonomian) sudah diturunkan tapi tak cukup tinggi," jelas Darmin, Selasa (25/6) dilansir dari cnnindonesia.com.

Kemudian, lanjut Darmin, maskapai juga dipersilakan untuk menentukan waktu penerbangan tertentu yang memiliki tarif lebih murah dibandingkan jam-jam penerbangan yang lain. Hal yang sama juga berlaku untuk rute penerbangannya. Maskapai bebas memilih rute penerbangan apa saja yang bisa diberlakukan tarif lebih murah.

"Penerbangan yang lainnya tetap harga normal seperti saat ini. Tapi kadang kan penerbangan yang laku keras ini pagi dan sore, jadi yang siang bisa saja dimurahkan oleh maskapai. Arahnya seperti itu," tutur Darmin.

Baca Juga : Kabar Gembira Bagi PNS, THR Dipercepat & Bisa Lebih Besar dari Gaji Pokok

Hanya saja, ia masih belum mau menyimpulkan, apakah kenaikan harga tiket pesawat yang terjadi belakangan merupakan bentuk persaingan usaha tidak sehat. Menurut Darmin, maskapai sibuk memperebutkan pangsa pasar dalam empat tahun terakhir, sehingga kini memang saat yang tepat bagi maskapai untuk menaikkan kembali tarif penerbangan mereka.

Apalagi, ia menilai maskapai masih berdarah-darah. Kemarin, AirAsia Indonesia mengumumkan rugi Rp93,79 miliar di kuartal I 2019. Tak lupa, Lion Air pun sempat meminta penundaan pembayaran jasa kebandarudaraan di beberapa bandara.

Baca Juga : 9 Provinsi Diminta Waspada, Siklon Surigae Meningkat 24 Jam ke Depan

"Jadi memang kalau dihitung secara keekonomian, mereka sebenarnya sudah kesulitan," jelas dia.

Pekan lalu, pemerintah menegaskan tengah mengupayakan agar tarif penerbangan berbiaya murah (Low Cost Carrier/LCC) bisa turun. Kebijakan tersebut terdiri dari efisiensi biaya penerbangan dan juga beban-beban usaha yang lain. (*)

Baca Juga : Bukan karena Vaksin Sinovac, Jemaah Indonesia Dilarang Masuk Arab Saudi Ternyata Gara-gara Ini

Editor : DavidR | Sumber : cnn
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]