Kasus Asusila dan Narkoba Terbanyak di Pessel


Rabu, 26 Juni 2019 - 18:15:02 WIB
Kasus Asusila dan Narkoba Terbanyak di Pessel Ketua Pengadilan Negeri Painan, Fauzi Isra, SH, MH

PAINAN, HARIANHALUAN.COM - Pengadilan Negeri Painan, Kabupaten Pesisir Selatan mencatat, hingga Juni 2019, perkara pidana terbanyak di dominasi oleh narkotika dan asusila di daerah itu.

Ketua Pengadilan Negeri Painan, Fauzi Isra mengatakan, dari 97 perkara yang masuk, sebagian besar diantaranya adalah kasus penyalahgunaan narkoba dan cabul.

"Total perkara yang masuk sejak Januari hingga Juni 2019 adalah 97 kasus, 51 diantaranya sudah putus dan 46 lagi sedang berjalan. Sementara khusus anak dibawah umur ada 10 perkara pula dan semuanya sudah putus," ujarnya pada Haluan diruangannya, Rabu (26/6).

Menurut dia, tingginya jumlah kasus penyalahgunaan narkoba di daerah itu, karena masih minimnya pengawasan orangtua dan sosialisasi terhadap anak. Pihaknya berharap, pemerintah daerah menggandeng semua pihak agar penyalahguna narkotika bisa direhabilitasi supaya tidak terjerumus lebih jauh lagi.

"Ya, seperti menyegerakan pembentukan tim khusus Badan Narkotika Kabupaten (BNK). Padahal, anggarannya kan ada, daerah tinggal mempersiapkan diri sebagaimana mestinya," ucapnya.

Lebih jauh dijelaskan, selain penyalahgunaan narkotika, kasus lain yang terbilang cukup tinggi adalah pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur. Mayoritas dari pelaku, merupakan orangtua dan para remaja yang diperkirakan masih menginjak usia muda atau anak sekolah.

"Semuanya tidak lepas dari minimnya pengawasan orangtua terhadap anak-anak mereka. Begitupun diduga karena perkembangan kemajuan teknologi yang cukup pesat sehingga anak-anak banyak yang salah tanggap. Selain itu, pengawasan guru, ninik mamak, tokoh masyarakat, dan pemuda mesti dilibatkan," katanya.

Ia menambahkan, kasus lainnya seperti perjudian, pencurian, dan tindak pidana umum lainnya tidak terlalu banyak di wilayah itu. Sedangkan untuk perkara perdata, sejak Januari hingga Juni 2019 ini tercatat sebanyak 12 kasus. Sementara, untuk kasus tindak pidana korupsi hanya ada di Pengadilan Tipikor Padang.

"Dari seluruh jumlah perkara perdata tersebut, yang telah memiliki keputusan hukum tetap ada 1 kasus, sementara sisa 11 masih berjalan," tuturnya. (h/kis)

 


Reporter : Okis /  Editor : HSP


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 05 September 2019 - 17:48:47 WIB

    Kejari Agam Musnahkan Barang Bukti Kasus Narkoba

    Kejari Agam Musnahkan Barang Bukti Kasus Narkoba AGAM, HARIANHALUAN.COM - Kejaksaan Negeri Agam melakukan pemusnahan barang bukti kasus penyalahgunaan narkoba, di Kabupaten Agam, di kantor Kejaksaan setempat, Kamis (5/9). Barang bukti tersebut berasal dari 33 kasus dari pul.
  • Kamis, 22 Agustus 2019 - 16:25:19 WIB

    Tekan Kasus DBD dengan Aksi Bersih Lingkungan

    PARIAMAN, HARIANHALUAN.COM - Wali Kota Pariaman, Genius Umar minta Dinkes, Kades di Kota Pariaman terus mengingatkan masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan sehingga kasus DBD tidak menjadi langganan tiap bulannya..
  • Kamis, 25 Juli 2019 - 17:05:09 WIB

    Kasus Perkara RT Marak di Kota Solok

    SOLOK, HARIANHALUAN.COM – Kendati berpoligami sah secara UU Perkawinan, asalkan ada surat dari istri pertama dan direkomendasikan Pengadilan Negeri, namun di wilayah kerja Kepala Urusan Agama (KUA) Tanjung Harapan Kota Solo.
  • Selasa, 23 Juli 2019 - 15:37:58 WIB

    Tercatat 153 Kasus AKI di Pasbar Sepanjang 2018

    Tercatat 153 Kasus AKI di Pasbar Sepanjang 2018 PASBAR, HARIANHALUAN.COM – Angka Kematian Ibu (AKI) di Kabupaten Pasaman Barat pada tahun 2018 lalu mencapai 153 kasus. Pasbar merupakan 5 kabupaten kota di Sumbar yang ditetapkan menjadi lokus angka kematian ibu..
  • Rabu, 10 Juli 2019 - 21:38:20 WIB
    TOKOH MUDA SOLSEL ZIGO ROLANDA

    Kasus Bupati Muzni Zakaria Jadikan Pembelajaran dan Evaluasi Pengawasan

    Kasus Bupati Muzni Zakaria Jadikan Pembelajaran dan Evaluasi Pengawasan PADANG, HARIANHALUAN.COM - Politisi Partai Golkar sekaligus calon Ketua DPRD terpilih Solok Selatan periode 2019-2024, Zigo Rolanda prihatin atas dugaan kasus korupsi yang menimpa Bupati Solok Selatan, Muzni Zakaria. .

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM