Harga TBS Sawit di Pasbar Anjlok Hingga Rp500/Kg, Mahasiswa Demo Tuntut Kepedulian Pemerintah


Rabu, 26 Juni 2019 - 20:00:29 WIB
Harga TBS Sawit  di Pasbar Anjlok Hingga Rp500/Kg, Mahasiswa Demo Tuntut Kepedulian Pemerintah Aksi mahasiswa Pasbar demo di Kantor Dinas Perkebunan menuntut penganangan serius atas terpuruknya harga sawit. OSNIWATI

PASBAR, HARIANHALUAN.COM--Puluhan kader  Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) menggelar unjuk rasa damai di Dinas Perkebunan dan Kantor DPRD Kabupaten Pasaman Barat, Sumbar sejak pukul 10.00-13.00 WIB Rabu (26/06).

Koordinator aksi Hamidan kepada Haluan mengatakan tujuan aksi damai itu untuk menuntut Pemda Pasbar turun tangan menyelesaikan permasalahan anjloknya harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa Sawit para petani. 

Baca Juga : Diduga Bakar Kantor Bupati, Seorang Oknum PNS Ditangkap

"Ada sekitar 30 orang peserta yang ikut aksi. Kami meminta Dinas Perkebunan untuk segera mengkaji harga TBS kelapa Sawit yang saat ini hanya dihargai Rp500 per Kilogramnya. Karena sudah satu tahun lebih harga TBS ini terus mengalami penurunan. Maka dari itu diminta Kepada Dinas Perkebunan mencari solusinya demi kesejahteraan petani sawit swadaya," kata Hamidan.

Pihaknya juga kata Hamidan meminta mencabut  Izin Usaha Perusaan (IUP) bagi Perusahaan Kelapa Sawit (PKS) yang tidak peduli dengan harga TBS petani sawit swadaya.

Baca Juga : Cabuli Siswi Kelas VI SD, Pria BN Ditangkap Polisi

"Karena sepertinya sudah tidak peduli lagi dengan kesejahteraan para petani Sawit," katanya.

Disamping itu pihaknya juga menyampaikan agar Pemda Pasbar bisa mendirikan Perusahaan Industri Hilir Seperti Minyak Goreng dan lainnya. 

Baca Juga : Pedagang Daging Nyambi Jual Sabu di Pasar Raya Padang

"Jadi bahan baku Sawit petani bisa langsung diolah jadi minyak goreng. Dengan itu bisa mendongkrak harga TBS ini," katanya.

Sementara Ketua LSM Pelindas, Bisri Batubara yang ikut tergabung dalam aksi tersebut berharap kepada DPRD Pasbar untuk memanggil Perusahaan Sawit yang ada di Pasbar untuk duduk bersama menyelesaikan masalah tersebut.

Baca Juga : Innalillahi, Bocah Fauzan Tewas Terbakar Bersama Rumahnya

"Kemudian mendesak Pemda membuat Peraturan Bupati (Perbup) tentang penetapan harga TBS Sawit ini. Agar para Petani Swadaya bisa lebih sejahtera," kata Bisri.

Saat ini kata dia, para petani kelapa Sawit mengalami kerugian yang tak terkira. "Karena harga TBS ini tidak sesuai dengan tenaga dan biaya yang mereka keluarkan. Kalau persoalan ini terus dibiarkan kami yakin banyak petani sawit yang gulung tikar," tutupnya.(ows)

Reporter : OSNIWATI | Editor : DODI NJ
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]