Dua Pasar Tradisional Pasaman Direvitalisasi


Kamis, 27 Juni 2019 - 12:42:34 WIB

PASAMAN, HARIANHALUAN.COM - Pemerintah Kabupaten Pasaman, pada tahun anggaran 2019 akan melakukan revitalisasi bangunan dua pasar tradisional guna meningkatkan kenyamanan pedagang dan pembeli di pasar itu.

"Untuk revitalisasi pasar, tahun ini ada dua pasar yang menggunakan Dana Alokasi Khusus atau DAK, yaitu Pasar Salibawan, di Lubuk Sikaping, dan Pasar Ladang Panjang, di Tigo Nagari," kata Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian dan Tenaga Kerja (Perdaginnaker) Kabupaten Pasaman, M.N Susilo, Kamis (27/6).

Menurut Susilo, anggaran untuk revitalisasi bangunan pasar tradisional tersebut sebesar Rp2,575 miliar. Penentuan lokasi pasar yang akan direhab itu dilakukan oleh pemerintah pusat sehingga pemerintah daerah tinggal menjalankan rencana saja.

"Untuk Pasar Salibawan pagu anggarannya sebesar Rp1,5 Miliar. Sedangkan untuk Pasar Ladang Panjang sebesar Rp1,075 miliar," terang Susilo didampingi Kepala Bidang Perdagangan, Ishak.

Ia mengatakan revitalisasi di dua pasar tradisional itu dilakukan karena kondisinya sudah memprihatinkan dan tidak layak untuk dijadikan sebagai tempat transaksi jual beli.

"Kondisinya sudah tidak layak pakai lagi, karena bisa membahayakan keselamatan para pedagang. Tidak sedikit pedagang mengeluhkan kondisi bangunan yang sudah lapuk dan hampir roboh. Kemudian banyak atap los pasar itu rusak dan bocor," katanya.

Saat ini, kata dia, kedua proyek pembangunan pasar rakyat tersebut sedang dalam proses lelang di Unit Layanan Pengadaan (ULP) setempat. Pihaknya menargetkan akhir Desember tahun ini, pasar tersebut sudah dapat ditempati oleh pedagang.

"Pembangunan kedua pasar ini ditargetkan selesai pada November nanti, sehingga di bulan Desember 2019 sudah bisa dipergunakan," katanya.

Terpisah, Wakil Ketua DPRD Pasaman, Bona Lubis mendorong partisipasi aktif pemerintah daerah (Pemda) dalam merevitalisasi pasar tradisional sebagai urat nadi perekonomian rakyat.

Menurutnya, program revitalisasi pasar akan membawa dampak baik, tidak hanya dalam menambah omzet pasar yang bersangkutan, melainkan juga dalam meningkatkan penerimaan daerah tempat pasar itu berada.

"Revitalisasi pasar bisa membuat penerimaan daerah bertambah dikarenakan adanya peningkatan retribusi pajak," kata Bona. (h/yud)

 

loading...
Reporter : Yudi Lubis /  Editor : HSP
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]