AYAH PETANI DAN IBUNYA TELAH TIADA

Kapolri Salut dan Hormati Prestasi M. Idris Lulusan Terbaik Akpol 2019


Senin, 08 Juli 2019 - 08:52:06 WIB
Kapolri Salut dan Hormati Prestasi M. Idris Lulusan Terbaik Akpol 2019 Muhammad Idris bersama orang tua dan unsur pimpinan Akpol usai prosesi wisuda, Jumat (5/7) di Akpol Semarang. Dok/ist

SEMARANG, HARIANHALUAN.COM – Muhammad Idris mendapat perhatian khusus dari Kapolri Jend. Pol. Tito Karnavian saat prosesi wisuda Akademi Polisi (Akpol) di Semarang, Jumat 5 Juli 2019.
Kapolri salut dan hormat atas prestasi yang diraih M. Idris, anak petani dari Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat. Idris meraih prestasi sebagai lulusan terbaik Akpol tahun ini.
“Saya salut karena ada lulusan dari keluarga petani dan ibunya telah tiada. Saya dulu juga dari keluarga sederhana,” kata Tito dalam sambuatanya saat prosesi wisuda tersebut.
Seperti diberitakan harianhaluan.com sebelumnya, Muhammad Idris meraih penghargaan sebagai lulusan terbaik dari 306 taruna lainnya pada wisuda Akpol tahun ini dengan IPk 3.54.
Kapolda Sumbar Irjend. Pol Fakhrizal juga salut dan bangga atas prestasi yang diraih tamatan MTsN dan MAN Solok Selatan tersebut. Bahkan, Kapolda langsung memerintakan Kapolres Solok Selatan untuk mendampingi orang tua Idris untuk mengikuti acara wisuda di semarang tersebut.

"Saya selaku Kapolres Solsel diperintah khusus oleh bapak Kapolda Sumbar, Irjen Pol. Fakhrizal untuk mendampingi orangtua M. Idris dalam rangka kegiatan yudisium wisuda  di Semarang," ujar Kapolres Solsel AKBP Imam Yulisdianto didampingi Wakapolres Kompol Ediwarman dan Kasatreskrim AKP M.Rosyidi pada awak media selepas melakukan Anjangsana di RSUD Solsel, Kamis (4/7).

Menurutnya, mendampingi keberangkatan Orangtua dan Kakak dari M.Idris merupakan suatu bentuk apresiasi langsung oleh Kapolda Sumbar atas prestasi yang membanggakan itu. "Ini juga panggilan batin kami. Insyaallah, semua difasilitasi untuk keberangkatan dan sekembalinya dari Semarang," sebutnya.

Keinginan Idris masik Akpol sempat ditentang oleh sang Ayah, namun remaja yang hobi berolahraga ini tidak patah semangat.

Ayah Idris, Dasrial mengungkapkan, sekitar sembilan tahun yang lalu, Idris yang masih duduk di kelas satu Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN Pasir Talang) ditinggalkan sang Ibu (alm Elfa Mairi) untuk selamanya menghadap sang khalik. "Anak saya sepasang, Idris merupakan anak bungsu. Ibunya meninggal dunia pada 2010, sejak saat itu saya merawat dan membesarkan kedua buah hati," sebutnya.

Idris taat beribadah, hobi olahraga. Ia juga kerap memberikan siraman rohani (penceramah.red) dari Masjid ke Masjid sebab Ilmu agama, sedari kecil sudah ditanamkan kedua orangtuanya. 

Sejak usia sekolah selalu mengenyam pendidikan di sekolah agama. Pertama di MIN Bandar Gadang lalu melanjutkan di MTsN Pasir Talang dan MAN 1 Solsel. "Idris anak yang aktif dan multi talenta sebab selain gemar olahraga dan pencak silat juga aktif organisasi Pramuka. Apabila dirumah, gemar main Voliball atau Jogging," katanya.

Dikatakannya, Idris juga pernah meraih juara pertama se-Indonesia dalam lomba karya ilmiah fisika yang diadakan Universitas Andalas. Sehingga sejak sekolah MIN hingga MAN selalu mendapatkan beasiswa. Padahal waktu kecil, ia ingin menjadi dokter. (*)

 Sumber : bbs/jef /  Editor : DavidR

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]