Tinggalkan Rutan KPK, Syafruddin Temenggung Bersyukur


Rabu, 10 Juli 2019 - 00:43:14 WIB
Tinggalkan Rutan KPK, Syafruddin Temenggung Bersyukur Syafruddin Arsyad Temenggung tampak bahagia meninggalkan Rutan KPK malam ini.(antara)

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM-Mantan Kepala Badan Penyehatan Perbankan (BPPN) Syafruddin Arsyad Temenggung melangkah bebas  meninggalkan Rutan Kelas 1 Jakarta Timur Cabang Rutan KPK, Jakarta, Selasa malam  (9/7/2019). 

Syafruddin adalah terdakwa yang ditetapkan KPK atas  perkara dugaan korupsi penghapusan piutang Bantuan Langsung Bank Indonesia (BLBI) terhadap Bank Dagang Negara Indonesia, bahkan ia  sebelumnya dihukum 15 tahun penjara pada tingkat banding. 
Akhirnya   divonis bebas oleh Mahkamah Agung dari segala tuntutan hukum. 

Syafruddin Temenggung mengaku  bersyukur dapat bebas berdasarkan putusan kasasi dari Mahkamah Agung.
"Saya mengucapkan puji syukur bahwa saya bisa di luar sekarang dan ini satu proses perjalanan panjang, saya terilhami dari perjalanan Nelson Mandela dia nulis buku tentang long walk to freedom ini perjalanan tentang kebebasan dan perjalanan itu cukup panjang," kata dia seperti dikutip antara.

Ia menyatakan,  telah menyelesasikan urusan soal pemberikan Surat Keterangan Lunas (SKL) kepada pemegang saham Bank Dagang Nasional Indonesia (BDNI) Tahun 2004.

Adapun pemberikan SKL itu sehubungan dengan pemenuhan kewajiban penyerahan aset oleh obligor Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) kepada BPPN.

"Alhamdulillah ini satu proses yang saya ikuti dari PN (Pengadilan Negeri), kemudian ada PT (Pengadilan Tinggi) kemudian sampai proses kasasi. Alhamdulilah apa yang kami mintakan dikabulkan dan ini satu hari yang bersejarah bagi saya karena sebagai mantan Ketua BPPN saya sudah menyelesaikan semua urusan itu dan sudah diaudit BPK Tahun 2006. Jadi, setelah selesai itu saya tidak tahu lagi tiba-tiba tahun 2017 jadi tersangka," katanya.
Ia juga mengaku selalu kooperatif mengikuti proses hukum sampai akhirnya dibebaskan hari ini.

"Saya selalu kooperatif mengikuti semua prosesnya sampai 1 tahun 6 bulan 19 hari saya ikuti terus dan saya yakin memang ada titik di ujung terowongan yang gelap akhirnya saya bisa menemukan titik itu," ujar dia. (*)
 


 Sumber : Antara /  Editor : DNJ


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM