Terpilih Aklamasi, Rabiatul Adabiah Pimpin IPPNU Sumbar Periode 2019-2022


Rabu, 10 Juli 2019 - 16:31:25 WIB
Terpilih Aklamasi, Rabiatul Adabiah Pimpin IPPNU Sumbar Periode 2019-2022 Suasana Konferensi Wilayah IPPNU ke-5 Sumbar di Aula Kemenag Sumatera Barat, Rabu (10/7). Yuhendra

PADANG, HARIANHALUAN.COM – Rabiatul Adabiah Mu'allimatus Shufiyyah terpilih sebagai Ketua Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Sumatera Barat periode 2019-2022. Rabiatul Adabiah terpilih pada Konferensi Wilayah IPPNU ke-5 yang berlangsung, Selasa (9/7) di aula Kementerian Agama Propinsi Sumatera Barat, Padang.

Rabiatul Adabiah yang direkomendasikan PC IPNU Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Bukittinggi, akhirnya terpilih secara aklamasi. Pimpinan sidang Komite Organisasi PP IPPNU Eni Sapura setelah membacakan tata tertib pemilihan Ketua IPPNU Sumbar periode 2019-2022, syarat calon ketua IPPNU dan mendengarkan masukan dari peserta, akhirnya menetapkan Rabiatul Adabiah memimpin IPPNU Sumbar empat tahun ke depan.

Sebelumnya, Rabiatul menjabat di Departemen Kepesantrenan dan Kemasyarakatan IPPNU Sumbar 2015-2017 dan Sekretaris IPPNU Sumbar 2017-2018 pengurus antar waktu. Rabiatul mahasiswa pascasarjana UIN Imam Bonjol Padang konsentrasi Pendidikan Agama Islam (PAI) ini, merupakan alumni pondok pesantren Nurul Yaqin Ringan-Ringan, Pakandangan Kabupaten Padang Pariaman.

“Saya ingin IPPNU Sumbar lebih aktif ke depannya. Terutama aktif melakukan pengkaderan di kalangan pelajar. Selama ini memang masih dirasakan kurang pengkaderan. Padahal pengkaderan tersebut sangat penting artinya dalam kelangsungan hidup IPPNU ke depan. Sehingga IPPNU di Sumbar semakin di kenal di lingkungan pelajar maupun di masyarakat umumnya,” kata Rabiatul alumni Pesantren Nurul Yaqin Ringan-Ringan Pakandangan 2014.

Sedangkan Ketua IPPNU Sumbar demisioner Leni Herfina dalam laporan pertanggungjawabannya mengakui masih banyak PR yang harus dilakukan pada periode mendatang. Terutama terkait dengan pelatihan kaderisasi yang harus menjadi focus pengurus ke depan. “Selama kepengurusan kami memang belum maksimal dalam melakukan kaderisasi. Hal ini disebabkan keterbatasan, belum maksimalnya personalia kepengurusan dan hal lainnya,” tutur Leni.

Dikatakan Leni, pelajar yang berhimpun di IPPNU sungguh beruntung. Karena berada dalam organisasi yang dinaungi para kiai dan ulama. Sehingga dalam berproses di IPPNU mudah-mudahan selalu diiringi oleh doa para kiai dan ulama tersebut.

“Kepada ketua terpilih bersama pengurus yang bakal disusun, hendaknya selalu menjaga IPPNU dengan berproses dan berkegiatan sebagaimana diatur dalam PD/PRT IPPNU. Lanjutkan silaturrahmi dengan para tokoh-tokoh NU dan stakeholder lainnya,” tutur Leni menegaskan. (*)


Reporter : Imam /  Editor : DavidR


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM