KWBT Mandeh Masuk Nominasi Ajang ISTA 2019


Rabu, 10 Juli 2019 - 18:56:22 WIB
KWBT Mandeh Masuk Nominasi Ajang ISTA 2019 Kawasan Mandeh, Kecamatan Koto XI Tarusan, Pesisir Selatan. (dok/net)

PAINAN, HARIANHALUAN.COM-Kawasan Wisata Bahari Terpadu (KWBT) Mandeh, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, masuk nominasi pada ajang Indonesia Sustainable Tourism Award (ISTA) 2019.

"Ya, Mandeh terpilih sebagai nominasi ISTA  bersama 37 destinasi wisata yang ada di Indonesia," ujar Bupati Pessel Hendrajoni di Painan, Rabu (10/7).

Menurut Hendrajoni, terpilihnya Mandeh sebagai dominasi ISTA membuktikan bahwa Mandeh semakin dikenal dan diakui secara nasional maupun internasional.  "Semoga Mandeh terpilih sebagai pemenang anugerah ISTA 2019 ini," ucapny penuh harap. 

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Pessel, Hadi Susilo menyebutkan, sebanyak 37 destinasi wisata yang ada di Indonesia, yang masuk nominasi ISTA adalah, Lombok Barat (Desa Wisata Sesaot), Sumbawa Barat (Alam Asri Jelenga), Sikka (Desa Wisata Koja Doi), Raja Ampat (Budaya Sasi Masyarakat Adat), Kepulauan Kafiau (Kearifan lokal dalam konservasi dan pariwisata), Kampung Wisata Saproken Forest Park, (Kelompok Geowisata Piaynemo). Selanjutnya, Manado (Siladen Resort dan Spa) serta Pesisir Selatan (Kawasan Mandeh). Pendaftaran peserta ISTA dilaksanakan Kementerian Pariwisata RI pada Maret dan Mei lalu, selama masa pendaftaran, diperoleh peserta sebanyak 263 destinasi di Indonesia.

"Setelah dilakukan seleksi kemudian menetapkan hasilnya menjadi 37 destinasi sebagai nominasi penerima ISTA, salah satunya termasuk Kawasan Mandeh, Kabupaten Pesisir Selatan," kata Hadi. 

Lebih lanjut dijelaskan, destinasi wisata terpilih sebagai nominasi akan dilakukan penilaian oleh Tim dari ISTA.

Menurut dia, ISTA merupakan penghargaan dari Kementerian Pariwisata untuk destinasi yang telah menerapkan sistem pariwisata berkelanjutan. Ajang ISTA  diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata untuk ketiga kalinya tahun ini dan terbuka untuk seluruh pengelola destinasi pariwisata baik pengelola kawasan, agen travel, penyedia jasa, yayasan maupun masyarakat lokal.

Selain itu, lanjut Hadia, ajang ISTA juga bertujuan untuk membangun dan meningkatkan kesadaran masyarakat serta para pelaku pariwisata mengenai pembangunan pariwisata berkelanjutan serta memberikan apresiasi kepada destinasi-destinasi yang telah menerapkan prinsip pariwsata berkelanjutan. 

Para pemenang ISTA nantinya akan diumumkan pada malam penganugerahan 27 September 2019 serta berhak memenangkan hadiah dengan total Rp 1 miliar. Selanjutnya, pemenang berhak ikut ajang penghargaan serupa ditingkat ASEAN yaitu ASEAN Sustainable Tourism Award (ASTA)

"Pemberian penghargaan ISTA sejalan dengan rencana strategis pembangunan pariwisata nasional dan global yang menjadikan pariwisata berkelanjutan sebagai dasar dan arah pengembangan untuk membangun dan meningkatkan kesadaran, memberikan apresiasi untuk destinasi, mempromosikan destinasi, mengetahui destinasi yang telah menerapkan prinsip pariwisata berkelanjutan dan lain sebagainya," tuturnya. (h/kis)


Reporter : OKIS MARDIANSYAH /  Editor : DNJ


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM