Kawasan Wisata Mandeh Pesisir Selatan Masuk Nominasi ISTA 2019


Rabu, 10 Juli 2019 - 19:16:05 WIB
Kawasan Wisata Mandeh Pesisir Selatan Masuk Nominasi ISTA 2019 Keindahan Kawasan Wisata Bahari Terpadu (KWBT) Mandeh Pesisir Selatan. dok/ist

PAINAN, HARIANHALUAN.COM - Kawasan Wisata Bahari Terpadu (KWBT) Mandeh, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, masuk nominasi pada ajang Indonesia Sustainable Tourism Award (ISTA) 2019.

"Ya, Mandeh terpilih sebagai nominasi ISTA bersama 37 destinasi wisata yang ada di Indonesia," ujar Bupati Pessel Hendrajoni di Painan, Rabu (10/7).

Menurut Hendrajoni, terpilihnya Mandeh sebagai dominasi ISTA membuktikan bahwa Mandeh semakin dikenal dan diakui secara nasional maupun internasional.

"Semoga Mandeh terpilih sebagai pemenang anugerah ISTA 2019 ini," ucapny penuh harap.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Pessel, Hadi Susilo menyebutkan, sebanyak 37 destinasi wisata yang ada di Indonesia, yang masuk nominasi ISTA adalah, Lombok Barat (Desa Wisata Sesaot), Sumbawa Barat (Alam Asri Jelenga), Sikka (Desa Wisata Koja Doi), Raja Ampat (Budaya Sasi Masyarakat Adat), Kepulauan Kafiau (Kearifan lokal dalam konservasi dan pariwisata), Kampung Wisata Saproken Forest Park, (Kelompok Geowisata Piaynemo).

Selanjutnya, Manado (Siladen Resort dan Spa) serta Pesisir Selatan (Kawasan Mandeh). Pendaftaran peserta ISTA dilaksanakan Kementerian Pariwisata RI pada Maret dan Mei lalu, selama masa pendaftaran, diperoleh peserta sebanyak 263 destinasi di Indonesia.

"Setelah dilakukan seleksi kemudian menetapkan hasilnya menjadi 37 destinasi sebagai nominasi penerima ISTA, salah satunya termasuk Kawasan Mandeh, Kabupaten Pesisir Selatan," kata Hadi.

Lebih lanjut dijelaskan, destinasi wisata terpilih sebagai nominasi akan dilakukan penilaian oleh Tim dari ISTA.

Menurut dia, ISTA merupakan penghargaan dari Kementerian Pariwisata untuk destinasi yang telah menerapkan sistem pariwisata berkelanjutan. Ajang ISTA diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata untuk ketiga kalinya tahun ini dan terbuka untuk seluruh pengelola destinasi pariwisata baik pengelola kawasan, agen travel, penyedia jasa, yayasan maupun masyarakat lokal.

Selain itu, lanjut Hadia, ajang ISTA juga bertujuan untuk membangun dan meningkatkan kesadaran masyarakat serta para pelaku pariwisata mengenai pembangunan pariwisata berkelanjutan serta memberikan apresiasi kepada destinasi-destinasi yang telah menerapkan prinsip pariwsata berkelanjutan.

Para pemenang ISTA nantinya akan diumumkan pada malam penganugerahan 27 September 2019 serta berhak memenangkan hadiah dengan total Rp 1 miliar. Selanjutnya, pemenang berhak ikut ajang penghargaan serupa ditingkat ASEAN yaitu ASEAN Sustainable Tourism Award (ASTA)

"Pemberian penghargaan ISTA sejalan dengan rencana strategis pembangunan pariwisata nasional dan global yang menjadi dan pariwisata berkelanjutan sebagai dasar dan arah pengembangan untuk membangun dan meningkatkan kesadaran, memberikan apresiasi untuk destinasi, mempromosikan destinasi, mengetahui destinasi yang telah menerapkan prinsip pariwisata berkelanjutan dan lain sebagainya," tuturnya. (*)


Reporter : Okis /  Editor : DavidR


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 26 Juli 2016 - 04:03:15 WIB

    Kawasan Magrove di Batam Tersisa 4,2 Persen

    Kawasan Magrove di Batam Tersisa 4,2 Persen BATAM, HALUAN — Luas Batam secara menyeluruh 41.500 Hektar dan 42 persen merupakan hutan magrove, namun saat ini hanya tinggal 4,2 persen. Me­nyusutnya hutan magrove atau bakau akibat tiga faktor terjadi di Batam sehingga .
  • Jumat, 22 Juli 2016 - 02:27:13 WIB

    Tajur Biru Siap Jadi Kawasan Minapolitan

    LINGGA, HALUAN — Masyarakat Desa Tajur Biru Kecamatan Senayang yang terkenal sebagai salah satu pusat perdagangan hasil laut di Lingga terbuka terhadap wacana pemerintah sebagai pusat minapolitan di Lingga. Bahkan masyaraka.
  • Rabu, 30 Maret 2016 - 03:16:05 WIB
    Penambang Kucing-Kucingan dengan Petugas

    Petugas Obok-obok Kawasan Tambang Ilegal

    BINTAN, HALUAN — Kawasan pertambangan pasir darat yang dilakukan secara ilegal dekat Galang Batang, Kecamatan Gunung Kijang, berhasil diobok-obok petugas gabungan. Kendati demikian, nyatanya masih banyak penambang yang kuci.
  • Rabu, 17 Februari 2016 - 03:10:24 WIB

    Pemerintah akan Buat Kawasan Tanpa Rokok

    PEKANBARU, HALUAN — Pemerintah Kota Pekanbaru akan membuat ruang khusus bagi para pegawai perokok di setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah di lingkungannya..
  • Sabtu, 19 Desember 2015 - 03:03:44 WIB

    Bappedako Petakan 10 Kawasan Kumuh

    DUMAI, HALUAN — Pe­me­­rintah Kota Dumai mela­lui Badan Perencanaan Pem­­­bangunan Daerah (Bap­­pe­da) yang beker­jasa­ma de­ngan P2KP Dumai melaku­kan presentasi Kon­sul­tasi Publik Penyusunan Kawasan Pemuk.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM