Orgen Tunggal Pulgar, Dewan Minta Pemko Padang Menindak Tegas 


Kamis, 11 Juli 2019 - 20:44:47 WIB
Orgen Tunggal Pulgar, Dewan Minta Pemko Padang Menindak Tegas  Wali Kota Padang, Mahyeldi saat memimpin apel Satpol PP di Lapangan RTH Iman Bonjol Padang, Senin (18/3). IST

PADANG,HARIANHALUAN.COM- Wakil rakyat di  dewan  mendesak Pemerintah Kota (Pemko) Padang agar menindak tegas orgen tunggal yang yang biasanya menghadirkan artis saweran berbusana fulgar. 

Hal tersebut dikatakan anggota Komisi III DPRD Kota Padang, Muzni Zein. "Pemko Padang agar konsisten perang melawan segala bentuk maksiat. Hal tersebut, untuk menggerakan seluruh komponen masyarakat terlibat dan berperan aktif karenanya," kata Muzni Zein, Kamis (11/7).

Pemko untuk melakukan penyadaran serta mencegah adanya praktek liar, seperti orgen tunggal mempertontonkan aksi pornoaksi. Secara umum juga bagian penting untuk mencegah kenakalan remaja, perbuatan asusila atau pelanggaran hukum lainnya pada masyarakat. “Orgen tunggal, lebih banyak berdampak buruk ketimbang nilai positifnya. Seperti mabuk-mabukan, peredaran narkoba dan diiringi aksi fulgar mempertontonkan aurat wanita. Hal tersebut jelas mencoreng dan mempermalukan peran dan fungsi Kota Padang sebagai kota religius," ucapnya.

Perlahan-lahan, lanjutnya, setelah aksi fulgar ditonton langsung oleh anak-anak, membuat mereka penasaran dan berlanjut pada tontonan internet di handphone seluler atau komputer.

“Perkembangan teknologi internet melalui handphone dan komputer juga sudah berdampak buruk pada anak-anak. Berharap teknologi informasi yang sudah canggih ini termanfaatkan pada generasi muda,” tuturnya.

Anggota Komisi IV DPRD Kota Padang, Gustin Pramona meminta Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) mendukung tentang penertiban orgen tunggal. Menurutnya, aturan penertiban orgen tunggal tersebut karena banyaknya permasalahan apabila ada hiburan itu, di antaranya narkoba, minuman keras dan perkelahian.

Namun meskipun organ tunggal itu sudah dilarang, tapi masih banyak ditemukan warga yang melaksanakan pesta dengan orgen tunggal di malam hari.

Oleh karena itu, ia meminta dukungan dari LKAAM, karena menurutnya pemko tidak akan bisa berjalan sendiri apabila tidak ada bantuan dari niniak mamak.  "Organ tunggal itu harus ditindak, karena sekarang pakaian penyanyinya kan banyak yang tidak senonoh," tuturnya. (h/ade) 


Reporter : ADE /  Editor : DNJ


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
BERITA TERKAIT

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu, 28 Maret 2018 - 16:23:27 WIB

    Jam Operasional Orgen Tunggal di Payakumbuh Bakal Dibatasi

    Jam Operasional Orgen Tunggal di Payakumbuh Bakal Dibatasi PADANG, HARIANHALUAN.COM--Penikmat musik orgen tunggal di Kota Payakumbuh bakal memiliki batas waktu mendengar lantunan suara biduannya. Batasan itu tertuang dalam Peraturan Walikota Payakumbuh..
  • Kamis, 06 Juli 2017 - 16:31:53 WIB

    Acara Orgen Tunggal Berujung Maut, Satu Orang Tewas Ditikam

    Acara Orgen Tunggal Berujung Maut, Satu Orang Tewas Ditikam AGAM, HARIANHALUAN.COM- Warga Jorong V Sungai Jariang Nagari Lubuk Basung tewas bersimbah darah usai bertikai adalam acara orgen tunggal di Sikabu Nagari Kampung Tangah Kecamatan Lubuk Basung Kabupaten Agam, Kamis (6/7) sek.

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM