Semalam Sebelum Gempa, Warga Badung Bali Dihebohkan Ikan-ikan Mengambang di Pantai


Selasa, 16 Juli 2019 - 16:39:23 WIB
Semalam Sebelum Gempa, Warga Badung Bali Dihebohkan Ikan-ikan Mengambang di Pantai Ikan-ikan yang mengambang di Pantai Batu Bolong, Canggu Badung, Bali terjadi semalam

DENPASAR, HARIANHALUAN.COM – Sebelum gempa bermagnitudo 6 mengguncang Bali tadi pagi, warga Badung, Bali dihebohkan dengan ikan-ikan yang jumlahnya sangat banyak mengambang di Pantai Batu Bolong, Canggu. Vidionya viral di media sosial.

Ikan-ikan itu banyak mengambang di kawasan pantai yang juga menjadi salah satu spot menikmati matahari terbenam (sunset).

Berdasarkan cerita warga setempat, ikan-ikan itu terdampar pada Senin (15/7) sejak pukul 21.00 Wita. Banyak pengunjung lalu 'memanen' ikan tersebut. Kejadian itu persis satu malam sebelum gempa Bali, yang terjadi hari ini pada pukul 08.18 Wita.

"Ada tiga tahapan, terakhir jam 22.30 Wita karena teman yang ngirim (video). Ada ikan pempen anaknya lemuru, baru tiyang (saya) sampai rumah pastikan ada anak ikan pindang, ada anaknya ikan tongkol," kata warga banjar Canggu, Wayan Mursada, saat ditemui di Pantai Batu Bolong, Canggu, Badung, Bali seperti dilansir daridetik.com, Selasa (16/7/2019).

Wayan mengatakan fenomena ikan terdampar ini merupakan siklus tahunan. Hanya, terakhir kali dia menemukan banyaknya ikan serupa pada dua tahun yang lalu.

"Kalau tahun lalu nggak, dua tahun lalu iya tergantung musim dingin, kalau bulan-bulannya sih nggak pasti. Tapi musim-musim gini dah. Dua tahun lalu itu temuan ikan (terdampar) selama tiga bulan itu dari bulan 7-9 banyak sekali kayak sekarang," ujar pria yang sehari-hari mencari lobster itu.

"Saya lihat gambar pantai di sana sepanjang 50 meter dipenuhi banyak ikan, kayak daun rontok. Banyak yang ngambil ikannya ada yang sampai dapat 5 kg, dulu saya juga pernah dapat satu ember terus dibagi-bagi sama keluarga, tadi saya siangan masih dapat satu kilo," imbuhnya.

Beberapa jejak ikan yang terdampar itu masih terlihat di salah satu warung di tepi pantai. Ikan-ikan itu berukuran kecil dan sudah mengering.

"Pagi tadi masih ada sisa-sisa ikannya, tapi habis itu kena air laut kembali lagi," kata Ayu, yang sehari-hari bertugas menyapu di pura.

Dia mengatakan ikan-ikan itu kebanyakan dijual langsung oleh beberapa orang di pantai dini hari tadi. "Satu bungkusnya dijual Rp 10 ribu di pantai, tapi kalau sampai pasar lebih mahal," terangnya.

Secara terpisah, Kepala Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Denpasar Suko Wardono mengatakan ikan-ikan yang terdampar tersebut berjenis lemuru. Di kawasan Canggu, kawanan ikan lemuru biasa ditemui.

"Kalau dilihat kondisi yang ada di perairan tersebut sedang musim ikan atau banyak ikan. Sifat ikan tersebut tertarik oleh cahaya, akhirnya ya lebih mendekat ke sumber sinar," terangnya. (*)


 Sumber : dtk.com /  Editor : DavidR


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM