Dr. H. YUSPAR, SH, MH

Tak Kenal Lelah dalam Mengabdi


Rabu, 17 Juli 2019 - 08:40:22 WIB
Tak Kenal Lelah dalam Mengabdi Dr.H. Yuspar, SH, MH

PAK Jaksa yang satu ini memulai kariernya dari bawah dan kini anak mudik Kampung Lalang, Kelurahan Pasar Ambacang Pauh IX Kecamatan Kuranji Kota Padang  dengan nama lengkap Dr.H. Yuspar, SH, MH. dipercaya sebagai Direktur Pelanggaran Hak Asasi Manusia Berat Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung.


Suami dari Hj. Kurniawati ini menapak karirnya mulai dari staf Tata Usaha Kejaksaan Tinggi Sumbar tahun 1983.

Dengan perjuangan dan kegigihannya selama lebih dari 30 tahun, dia dipercaya menduduki sejumlah jabatan pada institusi penegak hukum itu, diantaranya Kepala Kejaksaan Negeri Kepulauan Mentawai, Kepala Kejaksaan Negeri Demak, Asisten Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur, Kepala Kejaksaan Negeri Palembang, Asisten Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Sumut dan Koordinator pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung.

Jaksa kelahiran Padang, 28 Juni 1961 yang berpenampilan sederhana ini memiliki hobi bersih-bersih dan baca buku ini tak lantas senang dengan pendidikan sampai sarjana saja. Dalam kesibukan sebagai aparat penegak hukum lelaki berkulit “tacelak” ini terus melanjutkan pendidikannya hingga berhasil meraih gelar doktor pada Program Pascasarjana Fakultas Hukum Universitas Negeri Sumatera Utara (USU) di Medan pada tahun 2016.

Sebelumnya dia bersekolah di SD Durian Tarung, SMP Kuranji (kini SMP 10 Padang), SMAN 4 Padang, S1 dan S2 di Unes Padang.

“Alhamdulillah berkat doa kedua orang tua, istri dan anak-anak tercinta, saya bisa menamatkan pendidikan dan meraih gelar doktor dengan predikat cum laude,” katanya kepada Haluan melalui telepon genggamnya dari Jakarta beberapa hari lalu.

Judul disertasinya “Penegakan Hukum Responsif”. Terobosan Kejaksaan Menyelesaikan Tunggakan Perkara Korupsi untuk Kepastian Hukum.

Dengan berbekal pengalaman dan ilmu tersebut anak dari Yazid (alm) dan Yuliar yang memiliki tujuh saudara ini tak pernah mengenal lelah dalam menjalankan tugas.

Untuk kampung halaman, jaksa yang sudah cukup banyak menangani kasus tindak pidana korupsi pejabat negara ini juga tetap memberikan perhatian yang cukup tinggi, baik secara moril maupun materil. Tentunya sesuai dengan kemampuan dan rezki yang dititipkan Allah SWT kepadanya. Pengabdian untuk kampung tentunya tak akan pernah berhenti, ia berikan sampai ajal menjempunyanya kelak.

Sebagai penegak hukum dia harus selalu dispilin dan hal itu selalu ditanamkan kepada anak-anaknya.

“Mustahil keberhasilan digapai tanpa kesungguh-sungguhan dan kedispilinan,” kata lelaki yang punya motto “ Hidup berbuat yang terbaik kepada semua orang”

Alhasil anak-anaknya juga bisa menamatkan pendidikan kesarjanaannya, yakni dr. Ninda Septia Yuspar, Spd dan Hamdika Wiradi Putra, SH, MH. Menantunya dr. Ardiles, Spog.

Dr.H. Yuspar, SH, MH sudah diaungerahi dua cucu, Ghaisan Arinda Putra dan Ghailan Arinda Putra. (ANDRI YUSRAN)


Reporter : Andri Yusran /  Editor : DODI NJ


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
BERITA TERKAIT

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu, 21 September 2019 - 01:17:45 WIB

    Kecamatan Koto Baru Akan Gelar Shalat Istisqa Serentak Seluruh Nagari

    Kecamatan Koto Baru Akan Gelar Shalat Istisqa Serentak Seluruh Nagari DHARMASRAYA, HARIANHALUAN.COM –Camat Koto Baru Berlian Oemar dimana wilayahnya merupakan salah satu wilayah terdekat dengan Provinsi Jambi, tanggap dengan mengadakan rapat koordinasi bersama Forkopimcam, terkait kebakaran h.
  • Senin, 26 Agustus 2019 - 16:53:22 WIB

    Bendi, Nasibmu Kini, Dulu Ditunggu, Kini Tak Lagi Dilirik

    Bendi, Nasibmu Kini, Dulu Ditunggu, Kini Tak Lagi Dilirik Bendi merupakan salah satu sarana transportasi tradisional yang keberadaannya kini mulai ditinggalkan. Pasalnya, perkembangan zaman saat ini merubah berbagai jenis angkutan atau alat transportasi di Sumatera Barat baik angkot.
  • Kamis, 29 November 2018 - 00:44:38 WIB

    Manggani, Kisah yang Tak Pernah Usai....

    Manggani, Kisah yang Tak Pernah Usai.... Emas Manggani pertama dikelola oleh West Sumatra Mijnen Syndicaat, perusahaan pertambangan asal Roterdaam. Eksplorasi oleh West Sumatra Mijnen Syndicaat dila­kukan dari tahun 1906-1911. Namun, tanpa diketahui sebab pastinya,.
  • Rabu, 19 September 2018 - 20:35:33 WIB

    Rektor Nyatakan Kependekan Universitas Andalas Adalah Unand

    Rektor Nyatakan Kependekan Universitas Andalas Adalah Unand Selama ini, ada dua abreviasi Universitas Andalas yang beredar di tengah masyarakat, yakni Unand dan UA. Akronim Unand lebih populer daripada singkatan UA. Manakah kependekan yang resmi menurut otoritas perguruan tinggi it.
  • Kamis, 30 Agustus 2018 - 10:12:27 WIB

    Tak Ada Bantuan, Pria di Pasir Jambak Ini Jual Tujuh Vespa Demi Penyu

    Tak Ada Bantuan, Pria di Pasir Jambak Ini Jual Tujuh Vespa Demi Penyu Teriris hati rasanya, mendengar cerita Fati Hariyose (39), yang secara sukarela mengelola konservasi penyu di Pantai Pasir Jambak, selama lebih kurang 5 tahun terakhir..
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM