Balai Karantina Kelai I Padang Gagalkan Penyeludupan Kulit Harimau


Rabu, 17 Juli 2019 - 16:11:41 WIB
Balai Karantina Kelai I Padang Gagalkan Penyeludupan Kulit Harimau Tim saat memperlihatkan hasil seludupan kulit harimau. IST
PADANGPARIAMAN, HARIANHALUAN.COM -  Balai Karantina Pertanian Kelas I Padang, menggagalkan pengiriman satu lembar kulit Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) yang dikirim melalui pengiriman paket lewat salah satu ekspedisi, di Bandara Internasional Minang Kabau (BIM), Kabupaten Padang Pariaman.
 
Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas I Padang, Eka Darnida Yanto mengatakan, rencananya kulit harimau tersebut akan diterbangkan menuju Jakarta Pusat, dari pengirim yang beralamat di Kabupaten Sijunjung. Hal itu berdasarkan informasi yang tertera di kemasan paket pengirim tersebut. 
 
"Kejadian terjadi pada Jumat (12/07/2019) sekitar pukul 20.30 WIB. Saat itu ada laporan dari Avsec kargo BIM ketika di x-ray, bahwa salah satu paket yang dikirim menunjukkan isi berupa bahan asal hewan, padahal yang tertulis dipaket tersebut makanan ringan, sepertinya mereka berusaha mengelabui petugas," kata Eka, kemarin.
 
Lebih lanjut Eka menjelaskan kemudian seorang paramedik veteriner Sity Shofwatu Ningsih segera menuju kargo. Setelah itu dilakukan pemeriksaan, ternyata isi paket tersebut adalah selembar kulit harimau yang utuh lengkap dengan kulit kepala dan kaki. 
"Paket tersebut dikemas dengan menggunakan kardus bekas yang dibungkus kertas kado. Dalam kardus itu, kulit harimau yang masih basah dan diberi formalin itu digulung kemudian diikat dengan tali rafia," jelasnya.
 
Dikatakan Eka, sekarang paket kulit harimau itu sudah diamankan, guna  untuk dilakukan koordinasi dengan BKSDA, kepolisian, dan instansi terkait lainnya. Agar pengirim dapat ditelusur dan diproses secara hukum yang berlaku, supaya bisa menjadi efek jera bagi pengirim.
 
Eka menyebutkan, permintaan yang tinggi di pasar gelap terhadap Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) mendorong semakin meningkatnya perburuan liar. Karena bagian-bagian tubuh harimau diminati untuk dijadikan dekorasi, obat-obatan, perhiasan, dan jimat. Jadi, tidak heran jika perdagangan ilegal semakin subur setiap tahunnya. "Hal ini menjadi keprihatinan tersendiri. Kekayaan alam yang semestinya dijaga dan pelihara, malah dirusak dengan perbuatan yang melanggar aturan," ujarnya. (h/mg-hen)


Reporter : Yuhendra /  Editor : HSP


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
BERITA TERKAIT

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin, 15 Juli 2019 - 23:57:41 WIB

    TNI Lanal Tanjungbalai Karimun Gagalkan Penyelundupan 21 Kg Sabu

    TNI Lanal Tanjungbalai Karimun Gagalkan Penyelundupan 21 Kg Sabu TANJUNGBALAI KARIMUN, HARIANHALUAN.COM – Tim gabungan Fleet One Quick Response (F1QR) Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Tanjungbalai Karimun menggagalkan aksi penyelundupan narkoba jenis sabu seberat 21 kg di Kepulauan Ri.
  • Senin, 15 Juli 2019 - 21:57:37 WIB

    Rumah di Kompleks Polda Balai Baru Membara

    Rumah di Kompleks Polda Balai Baru Membara PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Satu rumah semi permanen di Komplek Polda, Balai Baru hangus terbakar, Senin (15/07). Tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian ini. Kepala Seksi Operasi Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Syahru.
  • Selasa, 12 Maret 2019 - 22:39:48 WIB

    Balai Karantina Padang Amankan 11,7 Kg Sarang Burung Sriti di BIM

    Balai Karantina Padang Amankan 11,7 Kg Sarang Burung Sriti di BIM PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Balai Karantina Padang mengamankan 11,7 kg sarang burung sriti yang akan diterbangkan dari Padang menuju Pasuruan, Jakarta Timur (Jatim), di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), pada Selasa (12.
  • Rabu, 02 Januari 2019 - 10:48:34 WIB

    Tak Bermanfaat Lebih Baik Tutup, Usut Tuntas Hotel Balairung

    Tak Bermanfaat Lebih Baik Tutup, Usut Tuntas Hotel Balairung Penanaman modal perhotelan oleh Pemprov Sumbar di DKI menimbulkan kesan bahwa Sumbar bukan tempat yang menarik untuk membangun hotel. Jika kesan itu ditangkap para investor, maka akan merugikan Sumbar. Belum lagi, pemberitaan.
  • Selasa, 13 November 2018 - 12:09:24 WIB

    Tak Bayar Pajak, Hotel Balairung Milik Pemprov Sumbar Disegel

    Tak Bayar Pajak, Hotel Balairung Milik Pemprov Sumbar Disegel PADANG, HARIANHALUAN.COM - PT Balairung sebagai salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi Sumbar kedapatan tidak membayar pajak pada pada Pemerintah DKI Jakarta sebagai provinsi tempat hotel itu berdiri. Temuan ini .
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM